Museum & Sejarah

Melihat Keindahan Sejarah Benteng Kalamata, Sisa peninggalan Portugis di Ternate

Beberapa waktu lalu saya menyempatkan untuk berkunjung ke Benteng Kalamata saat saya berkunjung ke kota 1000 Benteng yakni kota Ternate. Menurut saya sendiri, benteng ini memang terlihat unik apalagi jika kita melihat dari atas maka akan menyerupai seperti bentuk 4 ujung sisi yang runcing.

Dibangun oleh Bangsa Portugis

Benteng Kalamata sendiri dibangun oleh bangsa Portugis pada tahun 1540. Benteng ini disebut juga Benteng Kayu Merah mengingat benteng ini berada kelurahan Kayu Merah, Kota Ternate Selatan.

foto : @feri_latief –

Umumnya, penamaan benteng di Ternate akan disesuaikan dengan nama daerah keberadaan benteng tersebut dibandingkan nama aslinya. Nama asli benteng ini sendiri yakni Santa Lucia namun pada akhirnya benteng ini lebih dikenal dengan Benteng Kalamata. Nama Kalamata sendiri berasal dari nama Pengeran Kalamata, yakni adik dari Sultan Ternate Madarsyah.

Keindahan Tidore & Pulau lain di Ternate

Dari Benteng Kalamata kita bisa melihat keindahan Pulau Tidore dan pulau lainya disekitar Pulau Ternate. Benteng ini juga berada tepat di bibir pantai dan lautan luas sehingga dari benteng akan terlihat musuh yang datang dari arah laut. Itulah alasan mengapa benteng ini dibangun tepat di samping pantai menghadap lautan.

Benteng Kalamata dibangun pertama kali oleh Portugis yakni Fransisco Serao pada tahun 1540 untuk menghadapi serangan Spanyol dari Rum, Tidore. Namun benteng Kalama ini dipugar kembali oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Pieter Both, pada tahun 1609. Benteng Kalamata juga pernah diduduki oleh bangsa Spanyol pada tahun 1625 setelah dikosongkan Geen Huigen Schapen atau Portugis.

Diduduki Oleh Bangsa Belanda

Setelah ditinggal Spanyol, Benteng Kalamata ini kemudian diduduki oleh bangsa Belanda dan benteng ini diperbaiki oleh Mayor Lutzow pada tahun 1799. Benteng Kalamata pertama kali dipugar oleh Pemerintah Indonesia pada tahun 1994 dan akhirnya diresmikan purna pugarnya pada tahun 1997. Akhirnya Pada tahun 2005, Pemerintah Kota Ternate merenovasi benteng ini dengan menambahkan halaman dan rumah untuk penjaga benteng dan menjaga bentuk bangunanya maupun area sekitarnya.

Tiket masuk ke Benteng ini geratis loh jadi kalian cukup datang atau bila ada petugas yang berjaga biasanya hanya membayar parkiran saja. Karena benteng ini berada di Ternate Selatan maka arahkan laju kendaraan kalian menuju Selatan Ternate. Bila dari pusat titik kota atau kawasan kantor walikota Ternate hanya dibutuhkan sekitar 15 menit saja untuk tiba dibenteng cantik ini.

Tags

Emye

Seorang Traveller yang hanya membantu untuk mempromosikan setiap wisata di Indonesia. ( Follow Instagram @kataomed - wa 081237395539 )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *