Pulau

Jangan Ngaku Sailing Komodo Kalau Belum Ke Taman Nasional Komodo!

Taman Nasional Komodo

Kalau tadi kita bicara tentang pulau-pulau cantik nan eksotis. Kali ini aku mau ajak kamu ke salah satu situs warisan dunia yang terkenal dengan binatang tertuanya. Yaitu, Komodo! Hem, sekilas mengingatkan kita pada iklan pasta gigi anak-anak ya. Dan, aku juga gak nyangka akhirnya bisa ketemu dan melepas rindu dengan komodo secara langsung.

Fyi gengs, Taman Nasional Komodo adalah taman nasional di Indonesia yang terletak di Kepulauan Sunda Kecil di wilayah perbatasan antara provinsi Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Luas areanya sekitar 1,733 km².

Aku Pilih Yang Short Track !

By the way, di Taman Nasional Komodo ini kamu bisa memilih jenis tracking sesuai yang kamu inginkan. Dimana trackingnya terbagi menjadi Adventure Track, Long Track, Medium Track, dan Short Track. Kebetulan kemarin aku memilih yang Short Track. Yaitu jalur yang cukup datar, dan memasuki hutan asem sejauh 1 km. Waktu tempuhnya sekitar 1 jam pulang pergi. Dan selama itu pula aku bersama kawan ditemani sang ranger menjelajahi Taman Nasional Komodo.

Setelah berjalan sekitar 400 m, akhirnya aku menemukan sebuah komodo sedang tertidur. Bentuknya menyerupai batang pohon, tapi sebenernya dia itu tidak tidur. Dia hanya berkamuflase seakan-akan tidur dan tak bergerak padahal sedang mengawasi gerak-gerik mangsanya. Dan kamu tau? Semua hewan disini seperti rusa, babi, bahkan manusia adalah mangsanya para komodo lucu itu.

Komodo, Aku Rindu !

Oke balik lg ke hewan tertua asal Australia itu. Jadi, pas ketemu komodo pertama, aku langsung meminta si ranger untuk mengambil foto. Dan tentu saja sang ranger membaca terlebih dahulu gerakan si komo sampai dirasa aman untuk berfoto bersama.

Ngomong-ngomong soal si komo, disini jumlahnya mencapai angka 2.000 ekor loh gengs. Wah gilak, bahaya nggak tuh? Jelas bahaya. Sebab, Komodo sendiri merupakan binatang predator yang mana di air liurnya terdapat banyak bakteri beracun dan mematikan. Terlebih, si komo juga termasuk binatang yang sangat peka dengan darah. Dia bisa mencium darah sejauh 5 km. Oh Em Ji, gimana kalo kita lagi dateng bulan?

Nah, kemarin banyak banget temenku yang bertanya-tanya boleh apa engga ke Pulau Komodo pas lagi berhalangan. Jawabannya boleh! Asalkan tetap dalam kawalan ranger, alias tidak misah dari rombongan. Dan tidak melakukan hal yang memancing si komo tentunya.

Tips Menjelajahi Komodo National Park

Ohya tips dari aku buat kamu yang ingin ke komodo :

  1. Jangan mengayunkan atau menggantungkan sesuatu didepan muka si komo. Karena si komo akan terpancing dan kemudian dengan sigap menggigit kakimu terlebih dahulu.
  2. Jangan grasak-grusuk. Dan jangan melakukan gerakan secara tiba-tiba yang membuat doi terganggu. Seperti berlari. Ataupun panik. Karena itu akan memancing dia untuk menerkammu.
  3. Bawalah tongkat bercabang 2, karena itu dapat membantu mengalihkan perhatian si komo.
  4. Jangan terpisah dari rombongan
  5. Apabila ingin ke toilet, mintalah ranger untuk memeriksa dalamnya terlebih dahulu. Karena komo suka nongkrong didalem toilet tiba-tiba.
  6. Bawa uang cash, karena di Pulau Komodo terdapat pasar yang menjual aneka oleh-oleh dengan harga yang cukup murah bagiku. Seperti aneka gelang, pajangan, kaos, dan sebagainya.
  7. Selalu menjaga kebersihan dan jangan merokok.
  8. Gunakanlah jasa ranger agar aman dan tetap dalam pengawasan.

Nah itulah sedikit pengalamanku mengunjungi habitat si komo yang lucu ini. Semoga bermanfaat, dan selamat berkunjung :)

Baca juga : Pulau Padar, Primadonanya Indonesia Yang Mendunia

Tags
Show More

kikyamaleader

Nama saya Rizky Amalia. Seorang Accountant sekaligus Mahasiswi jurusan Hubungan Internasional yang hobby menceritakan indahnya Indonesia melalui goresan pena. Bagiku, menulis adalah cara untuk melukiskan pikiran, perasaan, serta gairah jiwa. Hingga pada akhirnya, tulisan-tulisan itulah yang akan menceritakan kembali siapa aku dan bagaimana aku melintas di bumi ini.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *