PantaiPulau

Menjerit Manja Di Manjarite, Labuan Bajo

Menjerit Manja Di Manjarite

Manjarite. Sekilas nama yang aneh memang. Bahkan teman-teman seperjalananku sailing saja banyak yang tidak tau dimana itu Manjarite. Padahal, secara tidak sadar mereka semua asik snorkeling dan leye-leye manja di Manjarite.

Oke gengs, jadi sebenernya Manjarite itu adalah pulau kedua yang aku kunjungi pada saat sailing komodo. Letaknya tak jauh dari Pulau Kelor. Hanya memakan waktu sekitar 40 menit perjalanan, akupun telah melihat dermaga dikelilingi perbukitan dari kejauhan. Dan itulah, Manjarite.

For your information gengs, Pulau Manjarite sendiri merupakan pulau tak berpenghuni. Di depannya terdapat dermaga membentang sepanjang 20-30 meter yang cukup instagenic untuk kamu berfoto-foto cantik. Atau mungkin menjerit-jerit manja sambil mensyukuri nikmat tuhan yang begitu indahnya.

Selain dermaga yang manja, air laut disekitar Manjarite juga memiliki warna hijau jernih yang membuat sinar matahari menembus hingga kedasar laut. Adapun kedalamannya yaitu sekitar 4-5 meter. So, kamu pasti langsung terpesona deh dengan ekosistem bawah lautnya. Dimana kamu dapat dengan mudah menemukan aneka ikan berwarna-warni serta coral-coral yang menawan.

Anyway, balik lagi ke dermaga. Jadi di ujung dermaganya itu terdapat pulau tak berpenghuni seperti yang tadi aku bilang, tapi sayangnya pulau tersebut statusnya sudah dijual menjadi milik orang asing. Haaa menyedihkan sekali ya ketika salah satu situs warisan dunia tersebut harus berpindah tangan. Aku sendiri merasa sangat prihatin mendengarnya.

Baiklah, usai bersnorkeling dan leye-leye manja di dermaganya, akupun kembali ke kapal dan melanjutkan perjalanan ke Pulau Padar. By the way, kalo kamu tertarik ingin kesini, kamu bisa mengikuti trip sailing komodo dari Backpacker Jakarta. Selamat berkunjung :)

Baca juga : Pulau Padar, Primadona Indonesia Yang Mendunia

Tags

kikyamaleader

Nama saya Rizky Amalia. Seorang Accountant sekaligus Mahasiswi jurusan Hubungan Internasional yang hobby menceritakan indahnya Indonesia melalui goresan pena. Bagiku, menulis adalah cara untuk melukiskan pikiran, perasaan, serta gairah jiwa. Hingga pada akhirnya, tulisan-tulisan itulah yang akan menceritakan kembali siapa aku dan bagaimana aku melintas di bumi ini.

Related Articles

1 thought on “Menjerit Manja Di Manjarite, Labuan Bajo”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close