Home / Blog / Alam & Taman / 10 Taman Nasional di Indonesia ini wajib kamu datangi

10 Taman Nasional di Indonesia ini wajib kamu datangi

Taman nasional adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi. Taman nasional merupakan salah satu jenis kawasan konservasi karena dilindungi, biasanya oleh pemerintah pusat, dari perkembangan manusia dan polusi.

Taman nasional merupakan kawasan yang dilindungi (protected area) oleh World Conservation Union Kategori II. Taman nasional terbesar adalah Northeast Greenland National Park, yang didirikan sejak tahun 1974 (wikipedia).

Nah dibawah ini ada 10 Taman Nasional di Indonesia yang bisa kamu kunjungi untuk berbagai kepentingan baik penelitian, edukasi ataupun destinasi wisata. Tentunya Taman Nasional ini wajib kita jaga kelestarianya maupun keberadaanya.

1. Taman Nasional Kerinci Seblat – Sumatra

Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan taman nasional terbesar di Sumatera. Taman nasional ini terdiri dari Pegunungan Bukit Barisan yang memiliki wilayah dataran tertinggi di Sumatera, Gunung Kerinci (3.805 m). Taman nasional ini juga terdiri dari mata air panas, sungai beraliran deras, goa, air terjun dan danau Kaldera yang menjadi air terjun tertinggi di Asia Tenggara, Gunung Tujuh. Taman nasional ini termasuk warisan hutan hujan tropis di Sumatera. Keanekaragaman flora dan fauna yang menghuni, membuat Taman Nasional Kerinci Seblat ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

foto : Mongabay

Spesies yang terdapat di taman nasional ini sangat beragam, termasuk kehadiran jenis burung Schneider Pitta, burung Salvadore dan Sumatera Cochoa, yang selama ini dianggap punah selama abad ke-20. Lebih dari 375 jenis burung telah dicatat sampai saat ini. Ini juga merupakan lokasi yang paling penting di Sumatera untuk Harimau Sumatera liar dan salah satu dari 12 cadangan harimau yang paling penting di mana saja di dunia meskipun melihat harimau liar tidak biasa karena harimau nyaman di hutan lebat. Fauna lainnya termasuk gajah, macan tutul, tapir, beruang madu dan ada tujuh spesies primata.

Baca Selengkapnya disini : Taman Nasional Kerinci Seblat, terbesar di Sumatera

2. Taman Nasional Tanjung Puting

Taman Nasional (TN) Tanjung Puting terletak di semenanjung Kalimantan Tengah. Di sini terdapat konservasi orangutan terbesar di dunia dengan populasi diperkirakan 30.000 sampai 40.000 orangutan yang tersebar di taman nasional dan juga di luar taman nasional ini. Selain itu TN Tanjung Puting juga merupakan cagar biosfer yang ditunjuk pada tahun 1977 dengan area inti TN Tanjung Puting seluas 415.040 ha yang ditetapkan pada tahun 1982.

Foto by pontinesia

aman Nasional Tanjung Puting ini dikelola oleh Balai Taman Nasional Tanjung Puting, salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) Kementerian Kehutanan. Dengan status Taman Nasional dan cagar biosfer TN Tanjung Puting ini dapat terjaga kelestariannya dan merupakan daya tarik salah satu wisata di Indonesia, berbeda dengan Konservasi orangutan yang terdapat d ibagian Kalimantan lainnya kita melihat Orangutan di habitat buatan manusia. tidak di TN Tanjung Puting ini kita dapat melihat langsung habitat alami Orangutan secara langsung dan melihat langsung hidup mereka di alam liar.

Baca Selengkapnya disini : Taman Nasional Tanjung Puting, Surga Bagi Habitat Orang Utan di Kalimantan Tengah

3. Taman Nasional Way Kambas- Lampung

Indonesia memang kaya akan keanekaragaman hewani maupun hayati, jadi tidak heran jika di Indonesia banyak terdapat Taman Nasional yang difungsikan guna menjaga keberadaan hewan dan tumbuhan agar tetap lestari di habitat asli salah satunya adalah Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung yang ditetapkan sebagai kawasan Taman Warisan ASEAN (ASEAN Heritage Park). Penetapan ini menjadikan TNWK sebagai Taman Warisan ASEAN ke-4 di Indonesia atau bisa dikatakan urutan ke-36 di Asia Tenggara.

foto : cepamagz.com

Taman Nasional Way Kambas berdiri pada tahun 1985 merupakan sekolah gajah pertama di Indonesia. Dengan nama awal Pusat Latihan Gajah (PLG) namun semenjak beberapa tahun terakhir ini namanya berubah menjadi Pusat Konservasi Gajah (PKG) yang diharapkan mampu menjadi pusat konservasi gajah dalam penjinakan, pelatihan, perkembangbiakan dan konservasi. Hingga sekarang PKG ini telah melatih sekitar 300 ekor gajah yang sudah disebar ke seluruh penjuru Tanah Air.

Baca Selengkapnya disini : Bermain Dengan Gajah Di Taman Nasional Way Kambas – Lampung Timur

4. Taman Nasional Wasur – Papua

Taman Nasional Wasur merupakan bagian dari lahan basah terbesar yang ada di Papua dan suasananya masih sangat alami sekali . Lahan basah di taman nasional ini merupakan ekosistem yang paling produktif dalam menyediakan bahan pangan dan perlindungan bagi kehidupan berbagai jenis ikan, udang, dan kepiting yang mempunyai nilai ekonomis tinggi.

Foto : berbagaitempatwisata.blogspot.com

Menurut para Peneliti Badan dari Suaka Alam Sedunia (WWF), mereka menemukan sekitar 390 jenis burung di Taman Nasional Wasur, Kabupaten Merauke, Papua. Di taman nasional tersebut, hidup juga sekitar 80 jenis mamalia yang 20 di antaranya endemik (Berdiam disatu tempat tertentu).

Baca Selengkapnya disini : Taman Nasional Wasur, Papua

5. Taman Nasional Wakatobi – Sulawesi Tenggara

Taman Nasional Wakatobi. Siapa sih yang tidak mengenal Taman Laut yang satu ini. Salah satu Taman Nasional terbesar di Indonesia yang sudah mendunia dan memiliki surga bawah laut yang begitu mempesona. Terletak di Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Luas areanya 1,390,000 hektar dan memiliki keanekaragaman hayati laut serta skala dan kondisi karang yang menempati posisi priotitas tertinggi dari konservasi laut di Indonesia. Dan pada saat ini, TN Wakatobi menjadi pusat penelitian bawah laut dunia.

Ciri khas dari TN Wakatobi ini adalah gugusan terumbu karang yang dapat dijumpai disepanjang ratusan km garis pantai, dimana terdapat gua bawah laut yang ada di beberapa tempat sepanjang karang tersebut. Selain itu TN Wakatobi juga terkenal akan keanekaragaman biota laut yang cantik nan menawan yang dapat memanjakan mata siapa saja yang mengunjunginya.

Baca Selengkapnya disini : Taman Nasional Wakatobi, Salah Satu Surga Bawah Laut Indonesia Yang Mendunia

6. Taman Nasional Sebangau – Kalimantan Tengah

Taman Nasional Sebangau (TNS) adalah kawasan konservasi alam yang dimiliki oleh Provinsi Kalimantan Tengah. Taman ini diapit oleh beberapa sungai, yaitu Sungai Sebangau dan Katingan. Selain itu Sungai Kahayan juga mengalir melewati kawasan TNS. Taman nasional ini merupakan lahan hutan gambut yang dilalui beberapa sungai, salah satunya Sungai Koran yang berair hitam. Warna ini bukanlah hasil limbah, melainkan zat tanin yang ada di dalam rawa gambut.

Foto by Backpacker Borneo

Mungkin belum banyak yang mendengar mengenai Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Tengah (Kalteng). Lokasinya sangat mudah diakses dari ibukota provinsi Kalteng, Palangkaraya. Hanya 15 menit perjalanan dari Kota Palangkaraya, anda akan tiba di Desa Kereng yang menjadi gerbang utama TN Sebangau. Taman Nasional Sebangau masuk dalam tiga wilayah yakni Kota Palangkaraya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Pulang Pisau.

Baca Selengkapnya disini : Cermin Di Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Tengah

7. Taman Nasional Teluk Cendrawasih – Papua

Taman Nasional Teluk Cendrawasih atau lebih dikenal sebagai Teluk Cendrawasih. Taman Nasional Teluk Cendrawasih merupakan taman nasional laut terbesar di Indonesia. Taman Nasional Teluk Cendrawasih terletak di Teluk Cendrawasih Papua, Provinsi Papua Barat yang meliputi beberapa pulau yaitu Pulau Mioswaar, Nusrowi, Roon, Rumberpon, dan Yoop. Secara administratif, Taman Nasional Teluk Cendrawasih atau yang biasa disingkat dengan (TNTC) berada di dua wilayah Kabupaten yaitu Kabupaten Teluk Wondama dan Kabupaten Nabire.

Foto : jalanindonesiakita.wordpress.com

Bagi kalian yang berkunjung ke taman ini, kalian akan bermain dengan salah satu hewan terbesar di dunia yaitu Hiu Paus (Whaleshark) yang berbintik atau Rhincodon Typus. Hiu Paus (Whalesharks) merupakan binatang imigrasi, Hiu Paus ini bisa bertumbuh hingga 18 meter atau bahkan lebih. Sebuah Hiu Paus yang memiliki ukuran 7 meter bisa memiliki berat hingga mencapai 22 ton. Seekor Hiu Paus (Whalesharks) merupakan spesies kuno yang berasal sekitar 60 juta tahun yang lalu dan kalian bisa menemukannya di laut terbuka.

Baca Selengkapnya disini : Taman Nasional Teluk Cendrawasih, Papua

9.Taman Nasional Baluran – Jawa Timur

Mau liburan ke padang savana yang luas dengan pemandangan hewan yang berkeliaran di alam bebas seperti banteng? Padang Savana ini sering disebut sebagai Little Affrica in Java, yaitu Padang Savana Bengkol di Taman Nasional Baluran yang terletak di Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuwangi, Situbondo.

Kawasan Taman Nasional Baluran memiliki luas sebesar 25.000 Ha dan untuk Savana Bekol sendiri memiliki luas kurang lebih 300 Ha dengan pemandangan Gunung Baluran dibelakangnya. Lokasi ini berjarak kurang lebih 12 km dari pintu masuk Taman Nasional Baluran.

Baca Selengkapnya disini : Eksotisme Afrika di Baluran – Jawa Timur

10. Taman Nasional Tiga Puluh – Riau

Taman Nasional Bukit Tigapuluh menyimpan kekayaan flora dan fauna yang luar biasa. Di dalamnya terdapat sekitar 660 spesies tumbuh-tumbuhan, 246 di antaranya adalah tumbuhan obat-obatan yang sering dimanfaatkan oleh penduduk setempat. Sebanyak 550 spesies merupakan spesies langka yang sudah didata, dikumpulkan, dan dipelihara. Adapun jenis spesies langka tersebut di antaranya adalah cendawan muka rimau (rafflessia hasselti), jernang (daemonorops draco), pulai (alstonia scholaris), getah merah (palaguyum sopi), jelutung (dyeracosculata), dan lain-lain.

foto : Trip Riau

Selain itu, di kawasan taman nasional ini juga terdapat pohon nibung (oncosperma tigilarium), sejenis palem liar, mirip pohon pinang, yang secara spesifik tergolong dari suku palmae. Pohon ini tumbuh secara berumpun, berbatang lurus, yang memiliki ketinggian mencapai 20—30 meter. Habitat tumbuhan jenis ini adalah di hutan-hutan pantai, air payau, dan berkembang secara alami. Bagi masyarakat Riau, pohon nibung memiliki makna tersendiri, yaitu sebagai simbol semangat persatuan dan persaudaraan masyarakat Riau. Oleh Pemerintah Propinsi Riau, pohon ini kemudian dijadikan sebagai maskot Propinsi Riau.

Baca Selengkapnya disini : Paru Paru Dunia Di Taman Nasional Tiga Puluh, Riau

 

Menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, Taman Nasional didefinisikan sebagai kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi.

Saat ini terdapat 50 Taman Nasional di Indonesia, yang pengelolaannya di bawah Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Enam di antaranya, nal Gunung Leuser di Sumatera Utara dan Aceh, Taman Nasional Kerinci Seblat di Jambi dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Sumatera Selatan, juga di termaksud Situs Warisan Dunia UNESCO yang tergabung sebagai Warisan Hutan Hujan Tropis Sumatera (wikipedia).

About Mr Edoy -

Follow Instagram @emyebpj
Web Developer & Traveller Blogger

Check Also

Wajib Tahu, 10 Taman Terbaik di Jakarta

Sebagai Ibu kota, Jakarta merupakan daerah yang padat penduduk lengkap dengan segala aktivitas yang membuat …