Seputar Travelling

Perlengkapan Merek Outdoor Yang Paling Populer Dan Digemari Oleh Warga Backpacker Jakarta !!

Di Indonesia, berbagai macam merek perlengkapan outdoor bermunculan. Pasti buat kamu yang suka Travelling sudah tidak aneh lagi dengan merek perlengkapan outdoor saat ini yang berjamur banyak sekali, ada yang suka karena harganya nyaman di kantong, ada pula yang lebih memilih kualitasnya meski dompet agak meringis Hehehee.

Komunitas Backpacker Jakarta belum lama ini baru saja mengadakan Survey tentang Travelling yang diadakan pada bulan Februari 2018. Survey tersebut Resmi ditutup pada Tanggal 1 Maret 2018 pukul 21.00 dengan Total Suara yang Masuk mencapai 1530 vote dari semua Group official BPJ. Survey yang dilakukan selama 4 hari yakni mulai dari 26 Februari 2018 hingga 1 maret 2018 ini diikuti lebih dari 52.3% dari seluruh total warga Backpacker Jakarta yang aktif dalam dunia Travelling.

Dalam salah satu point survey tersebut ada pertanyaan tentang merek outdoor apa yang paling disukai oleh warga BPJ, mulai dari yang paling populer dan digemari oleh warga BPJ antara lain :

1. Eiger (39,7 %)

Eiger merupakan merek perlengkapan outdoor asal Indonesia yang kesohor hingga mancanegara. Nama Eiger berasal dari nama gunung di Alpen, Swiss. Eiger pertama kali dibuka di Bandung, Jawa Barat. Eiger bernaung di bawah perusahaan PT Eigerindo Multi Produk Industri.

Sumber foto by instagram @eiger.mountaineering

Perusahaan tersebut mengeluarkan beragam model yang mengakomodasi kebutuhan orang untuk mendaki gunung, berkemah, dan panjat tebing. Belakangan, Eiger mengeluarkan produk yang lebih trendi dan muda dengan desain yang stylist. Sejumlah artis digaet untuk menjadi pengendorse Eiger, seperti Ramon Y. Tungka. Pecinta alam banyak memuji produk anak bangsa ini karena kualitasnya mumpuni, pun harganya miring.

2. Consina (25,9 %)

Consina, yang kerap bersanding dengan brand perlengkapan outdoor luar, ternyata merupakan karya anak bangsa lho. Seperti Eiger, Consina menyediakan beragam perlengkapan. Namun, merek ini banyak bermain di produk carrier. Mereka menyediakan carrier dengan beragam bentuk dan ukuran. Menariknya, harganya cukup miring.

Sumber foto by instagram @galang_aditya_d

Tas carrier Consina dikenal punya strap sternum kokoh, hydration system yang tangguh, serta air circulation back system. Sistem ini membuat pundak tidak berkeringat, meski menggendongnya dalam waktu yang relatif lama.

3. Merek lain yang sering digunakan (18,9 %), seperti :

– Deuter

Deuter adalah merek kesohor dari Jerman, yang memproduksi perlengkapan outdoor untuk hiking, trekking, olahraga salju, dan lainnya. Deuter didirikan pada 1898 di Augsburg. Pada tahun itu, Hans Deuter mendirikan Deuter Sport. Deuter lalu berkembang pada 1905, yang memproduksi selimut tenun dan menawarkan penyewaan tenda.

Sumber foto by instagram @deuter

Pada 1910, ada permintaan tinggi untuk produk dari militer, yang membuat Deuter Sport mulai memproduksi tas, ransel, ransel, ikat pinggang, tenda mesiu, dan tenda toko untuk militer. Mulai 1919, Deuter sport berkembang dan mulai memproduksi koper, ransel, tenda, dan kanopi truk. Di Indonesia, Deuter merupakan merek bergengsi untuk perlengkapan outdoor, khususnya untuk carrier.

– Oespray

Sejak didirikan pada 1974, Osprey telah melewati beberapa pemilik. Meski demikian, pendiri utamanya, Mike Pfotenhauer, selalu memeriksa kualitasnya. Dari jahitan, custom-fitted, pengembangan produk inovatif dengan fitur intuitif, dan sebagainya. Karena itulah, produk ini selalu terjaga kualitasnya dan menjadi salah satu yang menjadi unggulan. Oespray memang terkenal mematok harga tinggi. Namun, sesuai dengan kualitas yang didapatkan.

Sumber foto by instagram @ozonadventure

4. The North Face (6,9 %)

The Nort Face adalah salah satu produsen peralatan luar ruangan terlengkap dan terbesar di dunia, perusahaan ini di dirikan pada tahun 1966 di San Francisco California oleh Douglas Tompkins dan Kenneth. Nama ini di ambil dari pegunungan di belahan bumi utara paling sulit di panjat. Logo The North Face merupakan interpretasi dari Half Dome, sebuah tebing granit besar di Taman Nasional Yosemite. Dan saat ini The North Face sepenuhnya dimiliki VF Corporation yang berbasis di San Leandro, California.

Sumber foto by instagram @chrisburkard

5. Rei (4,8 %)

Recreational Equipment, Inc., atau yang biasa dikenal dengan REI, adalah perusahaan penyedia produk peralatan outdoor yang berbasis di Amerika. REI cukup tenar di Indonesia. Merek ini menjadi alternatif para pecinta aktivitas luar ruangan untuk memilih peralatan yang dibutuhkan. Harganya relatif murah. REI tak hanya menjual perlengkapan outdoor seperti peralatan berkemah, peralatan perjalanan, dan pakaian, tapi juga barang olahraga. REI mengoperasikan 154 toko retail di 36 negara bagian.

Sumber foto by instagram @harismn19

6. Avtech (2,1 %)

Avtech adalah salah satu produsen peralatan outdoor terkenal di Indonesia, perusahaan ini berdiri pada tahun 1999 dan bermarkas di Sunter Jakarta Utara, sebelumnya dengan nama Gelarwangi dan kemudian seiring dengan perkembangan produk petualangan yang serupa akhirnya merubah namanya menjadi Avtech, kepanjangan dari Adventure Technologi, produk yang telah Avtech keluarkan antara lain Carrier, Jaket, Bodypack, Pakaian dan lainnya.

Sumber foto by instagram @ozonadventure
Tags

Desi kurniawati putri

Hi, perkenalkan, Aku bekerja di perusahaan swasta sebagai Assiten R&D Staff Devisi Laborat Kimia. Motivasi hidup aku saat ini : I do my best to be a good one. Insha Allah, Semoga artikel aku bisa memberikan manfaat bagi orang lain dan bisa menjadi kenangan terindah dikemudian hari. Thank you. Follow my instagram : @desi.kurniawatiputri

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close