KulinerReviewWisata Jakarta

Nyicipin Kenikmatan Bakmi Gang Kelinci Tahun 1957-an Yang Legendaris

” Jakarta, kotaku indah dan megah. Disitulah aku dilahirkan. Rumahku di salah satu gang, namanya gang Kelinci.” 

Hai kuliner lovers! Pernah denger lagu tersebut? Kalo pernah harusnya kamu udah gak heran lagi dengan kuliner yang satu ini. Yaps, kuliner yang udah melegenda dan berdiri sejak tahun 1957 di daerah Pasar Baru. Dan sekarang digawangi oleh Manajemen AK. Yaitu, jengjengjeng… Bakmi Gang Kelinci. Yeayy ~

Oke gengs, jadi kulineran kali ini dimulai ketika aku lagi jalan-jalan cantik bareng dua orang blogger kece yaitu @Tantejulit dan Kak @Salmanbiroe disekitar Pasar Baru. Tiba-tiba keinget ada Bakmi Gang Kelinci yang legendaris itu. Langsung aja, kulangkahkan kakiku menuju kesana. Lokasinya pun cukup mudah ditemukan, dan di depannya sudah terdapat plang besar yang menyala bertuliskan “Bakmi Gang Kelinci”.

Bakmi Gang Kelinci

Tanpa berfikir lama, langsung aja aku masuk kedalem, terus memiih tempat duduk yang cozy dan enak didudukin hehehe. Tak lama kemudian, salah satu pelayan nyamperin sambil bawain menu. Dan setelah nanya-nanya tentang macam-macam mie yang ada, akupun memilih menu “Bakmi Spesial AK” seharga Rp. 26.000 beserta minuman “Pop Ice Coklat” seharga Rp. 7.000.

Menu Bakmi Gang Kelinci

Tak lama kemudian, ya sekitar 7 menitan gitu deh. Pesananku pun datang. Taraaaa…. It looks so delicious gengs! Sebuah mangkok berisikan mie yang tipis-tipis bertabur sayuran, jamur, potongan ayam kecap, dan potongan ayam gurih tersaji dengan cantik di atas mejaku. Anw, perhatiin deh mie nya, warnanya lebih natural kan? Untuk rasanya, hem jangan ditanya! Rasain aja sendiri sensasinya.

Bakmi Spesial AK
Struk belanja di Bakmi Gang Kelinci

Fyi guys, yang membuat Bakmi Gang Kelinci ini unik daripada yang lain yaitu karena mereka memiliki beberapa jenis mie yang berbeda bentuk dan ketebalan. Dengan citarasa yang khas dan segerrrrrrr banget. Katanya sih, citarasa khasnya itu berasal dari resep dan bumbu ‘rahasia’ yang cuma ada disini. Waaah.. keren yah! Nggak heran deh kalo Bakmi Gang Kelinci ini bener-bener jadi bakmi yang melegenda.

Photo by tripadvisor.com

Selain itu, untuk menambah kenikmatan yang hakiki, bakminya itu lebih enak lagi diseasoning bersama acar cabe rawit beserta kawan-kawannya, seperti saos cabe, saos tomat, kecap, dan sambal yang tersedia di atas meja. Dan plusnya lagi, pelayanannya cepet banget geeeengs. Dijamin gak bikin emosi dan gak bikin perutmu keroncongan karena lama menunggu.

Kikyamaleader lagi icip-icip Bakmi Gang Kelinci

So, dari sekian banyaknya bakmi yang pernah aku cobain. Disinilah yang paling nendang di lidahku. Karena punya citarasa yang unik dan gak ada duanya. Ohya, buat kamu yang gak doyan bakmi, jangan khawatir. Kamu tetep masih bisa makan kok. Karena Bakmi Gang Kelinci juga menyediakan aneka menu lain yang tak kalah enak. Seperti bakso, nasigoreng, capcay, pangsit, somay, bihun, kwetiau, ayam, ikan, dan lain sebagainya.

Bakmi Gang Kelinci punya tempat yang luas dan ber-AC

Overall aku anggap Bakmi Gang Kelinci cukup rekomended. Selain karena rasanya yang niqmadddd, pelayanannya yg baik, harganya juga standar kok. Tempatnya pun cukup luas dan bersih, terdiri dari 2 lantai, ber-AC dan dilengkapi dengan wastafel serta toilet. So, tunggu apalagi? Yuk ajak pacar dan keluargamu makan disini. Selamat mencicipi ya :)

Bakmi Gang Kelinci Pusat (Pasar Baru)
Address        : Jl. Kelinci Raya No. 1-3, Pasar Baru, RT.4/RW.3, Ps. Baru, Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat,                               Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Phone          : (021) 3522288
Open Hour   : Monday – Saturday at 7AM – 9PM, Sunday at 7AM – 7PM
Range Price : Rp30.000/pax

 

Tags

kikyamaleader

Hai! Panggil saja aku Rizky Amalia. Seorang perempuan yang hobby traveling dan hiking, kemudian dengan hati berbunga-bunga selalu bersemangat menceritakan kembali dalam bentuk tulisan agar bisa bermanfaat untuk orang banyak. Anyway, selain aktif menulis di Backpacker Jakarta, aku juga bagian dari Teater Enjuku'18, selain itu pernah menjadi Ketua UKM Seni Budaya STEI '15, Wakil Ketua OSIS SMKN 14, dan bagian dari Paskibra SMKN 14 serta Racata Taekwondo.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *