PantaiPulau

Pantai Teluk Hijau, Surga Tersembunyi Yang Belum Terjamah Di Banyuwangi

Foto by Wisata Palabuhanratu

Indonesia memang terkenal dengan garis pantainya yang terpanjang di dunia. Hal ini dikarenakan Indonesia merupakan negara kepulauan dengan begitu banyak pulau.

Setelah pada artikel sebelumnya kita membahas mengenai Pantai Bangsring dan Teluk Biru dengan spot menyelam terbaiknya, dan Pulau Tabuhan dengan spot snokling yang memukau, kalian harus mampir juga ke tempat wisata yang ada di Banyuwangi yang satu ini. Diam-diam, pantai yang masih sepi ini menyimpan kemilau keindahan yang akan membuat kegiatan ‘mantai’ kalian berbeda.

Foto by Blog Reservasi

Pantai Teluk Hijau namanya. Pantai di Banyuwangi ini memiliki pasir putih dengan tekstur yang lembut, sehingga tempat ini cocok buat kalian yang suka bermain pasir. Pesona lainnya yang bisa dinikmati adalah air terjun setinggi delapan meter yang berlokasi di dekat pantai. Suara gemerincing air dan ombak yang menyatu, akan membuat kalian semakin rileks dan fresh kembali.

Pantai Teluk Hijau ini relatif aman untuk berenang. Ombaknya gak terlalu berbahaya namun tetap kalian harus waspada. Yang lebih menarik lagi, di tempat yang sama terdapat pantai Batu. Benar, pantai ini dinamakan batu karena pesisir pantainya bukan ditutupi pasir putih nan lembut, melainkan hampir seluruhnya ditutupi oleh bebatuan yang bersih. Susunan bebatuan di Pantai Batu ini seperti sudah ditata secara rapi. Padahal, bebatuan tersebut tersusun secara alami.

Foto by Blog Reservasi
Foto by Jejak si Olipe

Panduan Menuju Teluk Hijau

  • Dari Banyuwangi ikuti petunjuk jalan menuju Kecamatan Pesanggrahan, Banyuwangi. Sampai saat ini belum ada transportasi umum langsung dari Banyuwangi menuju Teluk Hijau. Namun, kalian bisa menyewa Land Rover atau kendaraan jenis Trooper menuju Rajegwesi.
  • Jika menggunakan kendaraan sendiri, disarankan menggunakan kendaraan roda dua atau kendaraan yang lebih tinggi asal bukan sedan. Karena medan jalan dari perkebunan PTPN XII akan berubah menjadi medan jalan off-road.
  • Saat di Pos Rajegwesi kalian harus membayar retribusi sebesar Rp7.500,- per-orang.
  • Untuk parkir motor Rp5.000, kendaraan roda empat Rp10.000 dan kendaraan roda enam Rp50.000
  • Dari pemukiman penduduk Rajegwesi perjalanan bisa dilanjutkan dengan berjalan kaki  sekitar 2 kilometer menuju Teluk Hijau. Meskipun juga tersedia ojek motor atau melalui jalur laut dengan menyewa perahu.
  • Pejalanan trekking memang tidak mudah, karena medan jalan akan melewati tebing dan lembah yang dijamin membuat kalian akan berkeringat. Pastikan kalian menggunakan alas kaki yang nyaman karena kalian juga akan melewati beberapa muara sungai.
  • Sewa perahu dari Rajegwesi biayanya sekitar Rp25.000 (sekali jalan) dan Rp35.000 (pulang pergi) per-orang. Lama perjalanan hanya sekitar 15 menit saja. Bagi yang membawa balita dan orang tua disarankan menggunakan perahu karena jalan darat benar-benar akan menguras tenaga dan membutuhkan stamina yang cukup untuk sampai hingga ke Teluk Hijau.
  • Jalur darat dari Rajegwesi ke Teluk Hijau relatif menurun dengan berbagai medan jalan. Sedangkan sebaliknya cukup menantang karena jalur menanjak. Jika ingin menghemat tenaga, disarankan ketika berangkat melalui jalur darat dan saat pulang bisa menggunakan jalur laut.
Referensi by http://blog.reservasi.com; https://tempatwisataindonesia.id
Tags

febeshinta

Hi, I'm Febe Sinta Franciska, author of www.febeshinta.com and also www.backpackerjakarta.com; Besides that, I like writing and photography. So, I can share my experience and capturing a perfect moment as long as I travel. If you want to know my daily activities and where I am going, just follow my Instagram @febe_shinta Please enjoy both of this website with a cup of coffee or tea! Happy reading! Me love you all :)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *