Alam & TamanGunungPantai

Bernostalgia di Bukit Maracah, Gunung Kidul

Gunung Kidul, jika sekilas didengar pasti akan terbayang daerah pegunungan yang panas dan berbatu. Namun, jangan salah Gunung Kidul yang dikenal dengan daerah batuan kapur ini banyak sekali menyimpan potensi wisata unggul yang masih tersembunyi. Tak terkecuali wisata perbukitan yang diberi nama Bukit Maracah ini menjadi primadona baru untuk ajang mengisi liburan dan bernostagia.

Spot keren di bukit maracah (foto: ngadem.com)

Bukit Maracah, merupakan sebuah destinasi yang terletak di Dusun Bedalo, Desa Kerambilsawit, Kecamatan Saptosari Gunung Kidul, Yogyakarta. Bukit ini letaknya juga hanya bersebelahan dengan pasir putihnya Pantai Butuh lhoh. Akses untuk mencapainya pun terbilang mudah. Kamu bisa melewati daerah Panggang dengan melewati jalur Pantai Ngeden sebagai jalur yang paling dekat. Atau bisa juga dari Kota Wonosari menuju pantai butuh dengan melewati track jalanan khas Gunung Kidul yang berkelok-kelok. Tak perlu khawatir dengan kondisi jalannya, sebab jalanan di gunung kidul ini bisa dijangkau dengan kendaraan mobil meskipun penampakan jalannya memang naik turun.

Background lautan biru diatas bukit (citizen6.liputan6.com)

Untuk panoramanya sendiri, jelas kamu bakalan betah banget berada di bukit ini. Bukit Maracah menyajikan bentangan alam yang indah berupa perbukitan hijau dengan background lautan lepas yang berwarna biru. Guna menunjang wisata ini semakin menonjol, pengelola telah menghadirkan spot khusus yaitu berupa gardu pandang di sebuah pohon akasia lengkap dengan propertinya berupa sepeda onthel. Bentangan luas  pesisir gunung kidul yang berbatasan dengan  Samudera Hindia dipadu langit biru dan hijaunya pepohonan di Bukit Maracah bisa kita pandang langsung dari gardu ini. Perpaduan warna alam yang menawan dari sang Pencipta.

Foto: brilio.net (gradasi pemandangan bukit yang indah)

Fasilitas lain yang disediakan yaitu tempat camp. Buat kamu-kamu yang hobi camping, disinilah tempat yang pas. Karena udara di Bukit Maracah ini sangat fresh dan segar. Petak-petak sawah yang sedang digarap warga akan terlihat dari ketinggian bukit. Sedikit bocoran buat kamu-kamu yang berniat ngecamp disini, yaitu pada malam hari taburan bintang dan indahnya sinar rembulan yang memantul ke lautan di seberang benar-benar menakjubkan. Bahkan pada pagi harinya kamu akan disambut dengan mentari pagi yang memancar lembut menembus cakrawala. Dijamin kamu bakalan betah dan nggak mau pulang jika sudah menyatu dengan panorama Bukit Maracah ini .

Foto: ngadem.com

Mengenai tiket retribusi, untuk saat ini berkisar harga Rp. 5000,- dan itu sudah plus biaya parkir kendaraan bermotor kamu. Sekedar saran bagi kamu-kamu yang nantinya bakalan berkunjung kesini :

1. Bawa bekal makanan dan minuman dari rumah yang cukup,  jangan berlebihan apalagi kekurangan.

2. Pastiin kendaraan yang kamu gunakan (mobil/motor) dalam kondisi yang baik dan layak dikemudikan. Karena kamu-kamu bakalan disambut oleh liku-liku jalanan gunung kidul yang bagaikan roller coaster yang terkadang lurus naik-turun, berbelok-belok dan menikung tajam seperti kisahmu dengan si dia (Upps).

3. Ingat !! jangan main buang sampah sembarangan. Nggak cuma di Bukit Maracah ini saja, dimanapun biasakan untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Seperti halnya kamu menempatkan mantan pada tempat yang selayaknya.

4. Tetap jaga kondisi dan stamina selama bertravelling serta pandai-pandailah bersahabat baik dengan alam. Have a nice trip !!

 

 

Sumber Referensi : explorewisata.com

 

Tags

Defi Susisusanti

Gadis biasa yang tak punya kelebihan namun punya beragam kegemaran.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *