City Tour & LandmarkSeputar Travelling

Surga Buah dan Sayur di Pasar Berastagi

Bila jalan-jalan ke Berastagi, jangan lupa mampir ke Pasar Buah Berastagi. Kota Berastagi dengan ketinggian 1300 mdpl adalah salah satu kota terdingin di Indonesia, dan termasuk sebagai penghasil buah dan sayur terbesar di Sumatera Utara.

Foto : nonikhairani.com

Pasar yang dalam Bahasa Medan disebut pajak ini terletak tidak jauh dari Tugu Perjuangan Berastagi, yang menjadi tanda saat Anda memasuki kota tersebut. Beraneka ragam buah di jual di sini yang pasti buahnya lebih besar dan lebih segar. Buah favorit di pasar ini adalah pepino dan kesemek, kedua buah eksotis ini menjadi favorit karena sulit didapatkan di tempat lain. Terung Belanda yang notabene tumbuh di dataran tinggi pun banyak terdapat di sini. Ada juga berbagai macam aneka buah yang dijual seperti jeruk Berastagi, delima, dan markisa.

Kesemek. Foto : nonikhairani.com

Bukan hanya buah-buahan dan sayur-sayuran lho, terdapat juga tanaman dan bibit bunga maupun souvenir khas Tanah Karo seperti syal, gelang, kalung dan kain. Di pinggir jalan banyak juga pedagang yang menjajakan jagung rebus hangat dan air tebu dingin.

Foto : http://medanbang.blogspot.co.id
Foto : sandurezu.wordpress.com

Walaupun pasar tradisional, tata ruang dan tata letak pasar yang berdiri di atas lahan seluas 1 hektar ini sangat rapi dan teratur. Para pedagang tampak berjajar rapi dengan lapak mereka yang sesuai dengan pengklasifikasian dagangan mereka. Kondisi pasar yang bersih juga menjadi kelebihan dan daya magnet bagi para pengunjung, tak heran jika mereka yang tidak suka dengan pasar tradisional pun, akan mau dan betah untuk berkeliling melihat-lihat dan bahkan bertransaksi di pasar tempat di mana roda ekonomi Berastagi berputar ini.

Foto : http://www.pa-kabanjahe.net/
Foto : Google

Beberapa tips untuk berbelanja di sini adalah jangan ragu untuk menawar, bila dirasa harga yang diberikan penjual kurang cocok, pastinya dalam batas yang wajar. Selain itu diharapkan setiap pengunjung menjaga dompetnya masing-masing karena tempat yang ramai ini agak rawan pencopetan.

Author : Maria Ulfah @backpackerjakarta_32

Tags

Maria Ulfah

I am an ordinary person, try my best with perseverance and persistence to make me extraordinary one.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close