City Tour & LandmarkMuseum & Sejarah

Situs Tugu Jepang Peninggalan Perang Dunia Ke II

Indonesia memang punya peninggalan sejarah yang begitu berlimpah, nah salah satunya Bangunan Situs Tugu Jepang merupakan peninggalan perang dunia ke II yang terletak di Jalan Antonov RT.017 RW.008 Kelurahan Penfui, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Bangunan Situs Tugu Jepang didirikan pada April 1943.

Di sekitar areal tempat didirikannya situs Tugu Jepang, yang sebelumnya merupakan tempat pembakaran mayat Tentara Jepang yang gugur dalam pertempuran melawan tentara sekutu/gugur oleh perlawanan rakyat indonesia. Setelah mayat Tentara Jepang dibakar, abu jenasahnya dihamburkan ke laut karena mereka menganggap bahwa air lautlah yang membawa abu tesebut sampai ke negara jepang.

Situs tugu Jepang sendiri mempunya bangunan berbentuk persegi empat yang berundak-undak dengan 17 anak tangga , bagian bawah situs terdapat 5 tannga, di undak yang pertama ada 6 tangga, untuk menuju ke undak yg ke II juga 6 tangga. Pada undak yang ke II terdapat sebuah ruangan ukuran 1×1 m dengan pintu ke arah utara, sedangkan tampak depan yang menghadap ke selatan sebenarnya terpampang 2 marmer yang bertuliskan nama-nama tentara jepang yang jenasahnya dibakar dilokasi tersebut, tetapi hilang dicuri orang yang tidak tahu keberadaannya sampai saat ini.

Ruangan 1×1 m yang ada pada bangunan Situs Tugu Jepang merupakan tempat pemujaan yang di lakukan oleh 6 orang serdadu jepang 2 orang menghadap ke timur, 2 orang menghadap ke barat dan 2 orang menghadap ke utara dan di tengah-tengah keenam serdadu ini diletakan Patung Zinto yang terbuat dari emas.

Sumber : tourism.nttprov.go.id
Sumber : tourism.nttprov.go.id
Sumber : tourism.nttprov.go.id
Sumber : tourism.nttprov.go.id
Sumber : kupang.tribunnews.com
Sumber : kupang.tribunnews.com

Nah, sejarah lagi sejarah lagi. Jangan bosan bosan ya dengan Indonesia yang punya banyak sejarah di masa lampau. Kalian para generasi muda dilarang melupakan peninggalan sejarah di masa lampau. Mengingat dan mempelajarinya itu adalah hal wajib.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *