Review

Hunian Minimalis di Gusti Putu Oka Guesthouse, Ubud

Pada akhir bulan Agustus 2017, saya bersama teman liburan ke Bali, karena merindukan suasana pedesaan yang tenang. Sampai pada akhirnya, saya memutuskan untuk mengunjungi Ubud kemudian dilanjutkan ke Denpasar. Setelah browsing di internet untuk mencari penginapan, akhirnya saya mendapati Gusti Putu Oka Guesthouse sebagai tempat untuk mengistirahatkan diri.

Foto : Google

Gusti Putu Oka Guesthouse ini terletak di Jl. Nuri, Banjar Yangloni, Desa Peliatan, Ubud yang jarak nya kira-kira 1 jam dari Bandara Ngurah Rai (jaraknya sekitar 28 km). Setelah tiba, kami disambut dengan ramah oleh pemiliknya, lalu setelah menunjukkan KTP, kami langsung diantar ke kamar.

Setiap kamar dilengkapi AC, televisi dan sofa. Selain itu, juga tersedia air mineral 2 botol berukuran 600 ml sebagai welcome drink di atas meja bagi tamu. Di beberapa kamar terdapat balkon yang menghadap sungai dan pepohonan dan bisa dijadikan tempat untuk bersantai sambil minum teh atau kopi.

Bukan hanya itu, tempat tidurnya juga bersih dan nyaman berbalut seprei putih bersih serta 2 handuk good quality besar dan kecil (bath towel dan bath sheet) di toilet. Dikamar mandi pun harum dan bersih dilengkapi dengan hot shower serta sabun mandi.

Foto : Dokumen pribadi

Tarif untuk menginap di Gusti Putu Oka berkisar Rp150.000  hingga Rp250.000, semua kamar tipe Double Room. Kita pun tak perlu khawatir kehabisan kuota internet karena ada Wifi gratis disini. Untuk sarapan, kita diberi pilihan nasi goreng, omellete, scrambled egg atau pancake, dengan pilihan minum teh atau kopi dilengkapi sepiring kecil buah. Kami memilih scrambled egg dan pancake serta teh manis, dengan buah pepaya dan semangka.

Oh iya, di guesthouse juga tersedia parkir pribadi untuk pengunjung yang menginap, lokasinya sendiri termasuk strategis, 1,3 km ke Ubud Monkey Forest dan 1,6 km ke Puri Saren Ubud. Waktu check in dimulai pukul 14.00 WITA dan check out 12.00 WITA.

Yang paling berkesan selain kebersihan, ketenangan dan kenyamanan kamar adalah keramahan pemilik Gusti Putu Oka, yang membuat rindu ingin menginap di sana lagi bila berkunjung ke Ubud.

Author : Maria Ulfah @backpackerjakarta_32
Tags

Maria Ulfah

I am an ordinary person, try my best with perseverance and persistence to make me extraordinary one.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *