Gunung

Wisata Adrenalin : Climbing Gunung Parang Via Ferrata, Tertinggi Kedua Di Asia

Aku salah satu orang yang cinta banget sama gunung. Dan punya target untuk mendaki seluruh gunung di Indonesia sebelum menikah. Tapi, berhubung kali ini aku lagi males bawa carrier gede-gede. Jadi, aku memilih untuk menapaki gunung purba yang ada di Purwakarta, yaitu Gunung Parang Via Ferrata.

Sumber Foto : @kikyamaleader

By the way, Via Ferrata sendiri merupakan jalur menggunakan tangga besi. That’s why, ini lebih tepat di disebut Climbing. Dimana kita akan memanjat melalui besi-besi baja yang membentang di sisi gunung. Wah, safety nggak sih ? Tentu safety dong ! Karena kita dilengkapi dengan peralatan berupa tali dan carabiner yang dimasukan ke sling baja dengan kapasitas kekuatan mencapai 600 kg. So, don’t worry, and keep calm gengs !

Sumber Foto : @kikyamaleader

Fyi guys, Via Ferrata di Gunung Parang ini merupakan Via Ferrata pertama yang ada di Indonesia. Sekaligus tertinggi kedua di Asia, setelah Via Ferrata Gunung Kinabalu di Malaysia. So, kalau kamu kesini pada hari Sabtu/Minggu, kamu pasti banyak menemukan orang-orang dari berbagai daerah yang ingin memacu adrenalinnya dengan menaiki Gunung Parang Via Ferrata.

Sumber Foto : @kikyamaleader

Nah, untuk menapaki gagahnya si Parang via Ferrata, kamu bisa menggunakan jasa operator seperti Badega Gunung Parang, Parang Via Ferrata, Sky Walker, dan sejenisnya. Kebetulan kemarin aku mengambil operator dari Badega Gunung Parang yang terletak di Kampung Cihuni, Sukamulya, Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta.

Sumber Foto : @kikyamaleader

Disini, Badega Gunung Parang menyediakan pilihan climbing dengan ketinggian yang bermacam macam. Mulai dari 250 meter, 300 meter, dan 900 meter dengan harga yang berbeda. So, kamu bisa menyesuaikan dengan kapasitas dan juga isi dompetmu hehe. Kalau aku sih kemarin memilih yang 300 meter seharga 150K, termasuk guide, safety gear, dokumentasi dan foto-foto keren :).

Sumber Foto : @kikyamaleader

Selain itu, Badega Gunung Parang juga menyediakan fasilitas lainnya, seperti penginapan saung yang lucu, campground, kamar mandi, kolam ikan, dan juga kantin. Untuk saung, aku kemarin menyewa 1 saung seharga 300K yang ruangannya bisa menampung sampai 15 orang loh. Kalau kamu mau perorangan juga bisa, yaitu seharga 50K per orang. Dan rasakanlah sensasi bobo cantik di saung tradisional yang punya view kece badai.

Sumber Foto : @kikyamaleader
Sumber Foto : @kikyamaleader

Untuk menuju kesini, perjalanannya memang susah-susah gampang gengs. Aku sendiri menggunakan kereta api dari Stasiun Tanjung Priuk pada pukul 11.05 WIB dan sampai di Purwakarta pukul 14.30 WIB . Adapun harga tiketnya cuma 6K ! Murah banget kan. Setelah itu, aku menyambung menggunakan Grabcar dengan lokasi tujuan Parang Via Ferrata. Tarifnya sekitar 68-80K. Tapi, berhubung akses jalan kesana itu susah dan menanjak terus selama 2 jam, kasian si driver, jadi aku bayar 120K.

Sumber Foto : @kikyamaleader

So, kalo kamu pengen nyobain manjat gunung yang menyenangkan dan tidak merepotkan, kamu cocok banget berkunjung kesini. Selain karena persiapannya yang mudah, ada banyak tempat cantik yang bisa kamu jadikan spot foto yang instagrammable banget.  Atau, kalau kamu cuma ingin main dan nggak manjat juga bisa kok. Dijamin, kamu pasti betah.

Sumber Foto : @kikyamaleader

Oke gengs, untuk kamu yang tiba-tiba kepengen cobain climbing cantik dengan background waduk jatiluhur dan sawah hijau membentang, langsung aja cusssssss ke Gunung Parang Via Ferrata.

Sumber Foto : @kikyamaleader

The last but not least, nih aku kasih tips buat kamu yang baru pertama kali ingin kesini :

  1. Untuk kamu yg berlokasi di Jabodetabek, transportasi kereta api hanya bisa diakses dari Stasiun Tanjung Priuk, Kemayoran, dan Tambun. Dengan keberangkatan dr Priuk pada pukul 10.05 WIB, 11.05 WIB, dan juga 16.15 WIB. Jadi, datanglah sebelum jam tersebut.
  2. Akses dari Kota Purwakarta ke Kampung Cihuni itu rada susah, harus 3 kali naik angkot nyambung-nyambung. Tapi kalo mau simple, kamu bisa naik Grabcar/Gocar dengan tarif 70-80K, belum termasuk tips driver.
  3. Kalau kamu bingung lokasinya dimana, pake aja google maps. Dan masukan tujuan “Parang Via Ferrata”.
  4. Sinyal yang bagus cuma XL dan Telkomsel
  5. Usahakan jumlah orang minimal 6, supaya lebih murah sharecost Grabcarnya. Dan kalo pulang, kamu bisa bareng sama peserta lain naik mobil pick up dari lokasi gunung parang seharga 250K permobil yang muat sampe 13 Orang. Jadi bisa sharecost sesuai jumlah orang.
  6. Usahakan pakai sendal gunung atau sepatu kets, karna kamu harus tracking dulu sekitar 15 menit untuk sampai ke titik tangga pertama.
  7. Kamu bisa melakukan reservasi terlebih dahulu ke Badega Gunung Parang yang bisa di hubungi di nomor 081322117942 atau instagram @gunungparang_badega
  8. Kalau kamu nggak mau ribet, kamu bisa ikut trip Climbing Ferrata dari Backpacker Jakarta yang sharecost-nya cuma sekitar 260K  sudah termasuk transport dan biaya climbing. Dijamin lebih murah daripada kamu ngeteng sendiri.

Selamat merayap di Gunung Parang gengs:)

 

 

 

 

 

 

 

 

Tags

kikyamaleader

Hai! Panggil saja aku Rizky Amalia. Seorang perempuan yang hobby traveling dan hiking, kemudian dengan hati berbunga-bunga selalu bersemangat menceritakan kembali dalam bentuk tulisan agar bisa bermanfaat untuk orang banyak. Anyway, selain aktif menulis di Backpacker Jakarta, aku juga bagian dari Teater Enjuku'18, selain itu pernah menjadi Ketua UKM Seni Budaya STEI '15, Wakil Ketua OSIS SMKN 14, dan bagian dari Paskibra SMKN 14 serta Racata Taekwondo.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close