Editor PicksMuseum & Sejarah

Relief Candi Muara Takus, Pekanbaru

Candi Muara Takus merupakan objek wisata bersejarah yang terletak sekitar 135 kilometer dari Kota Pekanbaru Provinsi Riau, tepatnya di desa Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar Pekanbaru, Sumatera Barat. Kamu bisa menggunakan kendaraan umum ataupun pribadi dengan waktu perjalanan sekitar 3 sampai 4 jam dari pusat kota.

Foto : travel.kompas.com

Candi Muara Takus adalah candi terbesar yang ada di pulau Sumatera. Bentuk candi ini sangat unik di mana pada umumnya bentuk stupa candi budha berbentuk lonceng duduk, sedangkan muara takus berbentuk bulat keatas dan meruncing. Yang lebih menariknya, kamu tidak akan melihat relief-relief ataupun gambar lain disetiap dinding-dindingnya karena bangunan ini hanya memberikan arsitektur bertingkat dan bertumpuk yang membentuk satu kesatuan sehingga terlihat lebih artistic dan megah.

CANDI MUARA TIKUS1
foto : candi1001.blogspot

Candi Muara Takus terdiri dari pagar keliling, Candi Tua, Candi Bungsu, Candi Mahligai, Candi Palangka, Bangunan I, Bangunan II, Bangunan III, Bangunan IV, Bangunan VII, dan Tanggul kuno. Tidak cukup sampai di situ, disini kamu juga akan menemukan fragmen arca singa, fragmen arca gajah pada puncak candi Mahligai, inskripsi mantra, pahatan vajra, gulungan daun emas dengan permukaan ukiran berpahat mantra, gambar vajra dan sebuah gundukan yang diperkirakan sebagai tempat pembakaran tulang manusia.

Foto : riaudailyphoto.com

Disini kamu dapat melakukan berbagai macam dokumentasi mulai dari berfoto-foto hingga merekam pemandangan dan panorama di sekitar candi. dan bisa kamu kunjungi pada pukul 8 pagi hingga 5 sore, hanya dengan membayar sekitar 5 ribu rupiah per orang untuk memasuki pusat wisata.

Foto : winstar-hotel.com

Di dekat candi tersebut kamu akan melihat beberapa fasilitas seperti tempat-tempat makan, perbelanjaan dan beberapa tempat-tempat lainnya seperti tempat penginapan, yang akan mempermudah kamu untuk melakukan liburan ke candi muara takus dan membeli oleh-oleh bersama keluarga ataupun teman-teman dengan lebih menyenangkan.

Tags

Hanindi Fajrina Tri Hardi

Pemburu fajar, perindu senja, dan penikmat kesunyian yang terkadang menulis dan membidik karena hobi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close