Alam & Taman

Menanan Bibit Pohon Mangrove Secara Langsung – Muara Gembong – Bekasi

Traveling adalah cara terbaik untuk memiliki pengalaman baru seperti kesan selama mendaki gunung, pergi ke pantai, atau pergi ke museum dll. Kalian juga akan bertemu dengan banyak orang sepanjang perjalanan kalian dan mereka semua secara tidak langsung akan memberikan kesan positif seperti kehidupan dan kepribadian. Apalagi saat kalian pergi kesuatu tempat yang terpencil atau tempat yang memiliki budaya adat yang kental. Disana kalian akan melihat langsung dan memahami ada banyak orang yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan dalam mereka hidup dan mempertahankan budaya adat mereka.

New Image1

Foto bersama bibit mangrove

Satu kali saya mendapatkan kesempatan pertama kalinya untuk menanam bibit pohon bakau secara langsung ( mangrove ) di Muara Gembong. Oh iya, Muara Gembong adalah sebuah kabupaten yang terletak di Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Indonesia.

New Image4

Mendenger cara menanam bibit yang baik dan benar

Untuk sampai kesana, dibutuhkan waktu kurang lebih dua atau dua setengah jam dari Stasiun Bekasi menuju Polsek Muara Gembong dengan menyewa transportasi umum. Penduduk disana sebagian besar adalah nelayan yang menangkap ikan, kepiting dan udang untuk dijual ke Jakarta.

Setelah melewati panjang nya perjalanan, akhirnya kami pun tiba di Polsek Muara Gembong dan rehat sejenak, dan dilanjutkan menuju Dermaga Pasar Pantai Mekar dengan berjalan kaki selama 5 menit. Setelah itu kami menaiki perahu menuju Dermaga Pantai Bahagia selama kurang lebih 40 menit, yang dimana dermaga ini adalah titik point menuju lokasi penanaman mangrove dengan trekking selama 30 menit.

Setelah trekking, kami semua singgah di salah satu rumah warga yang lokasi nya tidak jauh dari tempat penanaman mangrove. Disana kami makan siang, berganti pakaian dan istirahat sejenak lalu dilanjutkan menuju lokasi penanaman dengan trekking selama 10 sampai 15 menit.

New Image2

Setelah kami tiba dan sebelum menanam mangrove secara langsung, kami dibekal kan ilmu secara singkat oleh guide yang bertugas disana dan diberitahukan bagaimana menanam mangrove yang baik dan benar sbb :

  1. Kalian harus menanam bibit mangrove di bawah lumpur dengan membuat lubang dengan tangan secara langsung.
  2. Setelah itu bibit ikat di tongkat bambu yang sengaja ditanam agar bibit magrove yang masih baru tidak goyang terbawa air dan dapat berdiri kokoh.

Oh iya setelah selesai menanam mangrove selesai, mandi dan kembali menuju kapal, kami mendapatkan informasi dari Bapak yang membawa kapal bahwa salah satu sekolah SD yang berada di sekitar lokasi penanaman mangrove masih aktif walaupun air sedang naik ( pasang ) dan memasuki area sekolah. Dan untuk anak anak yang SMP dan SMA mereka setiap hari nya harus menaiki kapal untuk menyebrang menuju sekolah mereka.

New Image3

Nah gaes, kalian bisa tahukan bagaimana perjuangan anak anak yang tinggal di Muara Gembong. Walaupun disana kita hanya menanam mangrove, kalian juga dapat mengetahui gaya hidup penduduk diwilayah sana dan kalian mendapatkan kesan baru serta rasa syukur akan kehidupan kita saat ini.

Tags

febeshinta

Hi, I'm Febe Sinta Franciska, author of www.febeshinta.com and also www.backpackerjakarta.com; Besides that, I like writing and photography. So, I can share my experience and capturing a perfect moment as long as I travel. If you want to know my daily activities and where I am going, just follow my Instagram @febe_shinta Please enjoy both of this website with a cup of coffee or tea! Happy reading! Me love you all :)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *