KulinerReview

Mau Martabak Enak dan Gelato Super Lembut ? Tenggo Food Street Pondok Indah Tempatnya

Enak dan Lembut. Yaa. Itulah yang saya rasakan ketika mencicipi salah satu varian Martabak dan Gelato super lembut yang ada di cafe ini. Tenggo Food Street Pondok Indah, adalah nama tempat yang akan saya coba ulas kali ini. Tenggo Food Street Pondok Indah adalah salah satu tempat makan yang nyaman bagi saya di tengah megahnya bangunan di kawasan Pondok Indah. Letaknya sangat strategis, yaitu di Jalan Margaguna No 12A, Pondok Indah Jakarta Selatan atau persis di sebelah Pondok Indah Mall.

Ketika saya berkunjung ke Tenggo Pondok Indah, kebetulan saya bertemu dengan Chef Executive yang juga salah satu Tim Marketing Komunikasi Tenggo Food Street. Ini menjadi hal langka karena saya dapat bertanya langsung tentang tempat ini. Setelah berbincang dengan Mas Ovi Zulkarnaen, yang kerap disebut Mas Zul, Tenggo Pondok Indah merupakan cabang pertama dari Tenggo Food Street yang sudah ada beberapa cabang di Jakarta. Bahkan dalam waktu dekat akan di buka di Balikpapan dan menyusul di Jogja.

Tenggo Food Street Pondok Indah

Cafe dengan jargon “Meet & Eat Up” ini mengusung tema family cafe, dengan kapasitas 250 orang yang sudah berdiri dari tahun 2016 lalu. Nama Tenggo sendiri memiliki filosofi berupa pelayanan yang cepat. Tempatnya yang luas dengan ornamen vintage pun menawarkan nuansa dan sensasi berbeda yang membuat pengunjung menjadi nyaman, atau istilah sekarang ‘cozy.’ Selain itu, Tenggo Pondok Indah buka mulai dari jam 11.00 WIB hingga 01.00 WIB. Namun khusus weekend, tutup lebih lama yaitu pukul 02.00 WIB atau menyesuaikan kondisi.

Martabak dan Gelato? Eits.. tunggu dulu. Ngomongin soal dua hidangan ini berarti ngomongin menu. Menu yang ada disini sangat beragam bahkan bisa dibilang komplit. Dari yang cuma sekedar cemilan, kopi, atau yang ingin makan besar semua ada disini. Mulai dari Nasi, Kentang, Mie, Roti. Beberapa bahan dasar di sini juga dibuat sendiri oleh Tim Tenggo, jadi pastinya ada taste yang beda ketika makan disini. Seperti Roti Tawar hingga Gelato yang dibuat sendiri di Tenggo Pondok Indah.

Menu pertama yang saya coba adalah Martabaknya, karena saya penasaran dengan Martabak Red Velvetnya. Red Velvet Cream Chese Oreo adalah menu yang saya coba untuk pertama kalinya. Dan begitu melihat penampakannya, hemm perut langsung berasa lapar ingin segera menyantap hidangan ini. Asli enak banget. Cream chese nya berasa, adonan red velvetnya juga kuat, dan yang membuatnya berbeda adalah Martabak Red Velvetnya tidak terlalu manis seperti di tempat lain kebanyakan. Inilah yang membuat saya tidak bosen walau sudah menyantap 5 potong martabak. Upss.

Selanjutnya saya mencoba Chicken Cordon Blue dan Fish n’ Chip. Yang saya suka dari dua hidangan ini adalah sausnya, tiap menu di sini memiliki saus yang berbeda dan punya taste yang kuat. Komposisi dari masing-masing hidangan juga menurut saya pas, tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis. Kentangnya juga ukurannya pas tidak terlalu kecil, hal ini yang membuat Chicken Cordon Blue dan Fish n’ Chip menjadi salah satu menu favorit di Tenggo Pondok Indah selain Martabaknya tadi.

Tak lengkap rasanya kalo saya tidak mencicipi nasi, makanan wajib saya ketika di tempat makan. Rasa penasaran pun tertuju pada Nasi Goreng Rempah. Tak lama kemudian, hidangan itupun tiba di depan mata. Sungguh luar biasa ketika rasa rempah yang biasa hadir di Mie Aceh saya rasakan di Nasi Goreng Rempah ala Tenggo. Wah, rempah khas Bumi Serambi Mekah ada di hidangan yang satu ini, rempahnya kuat dan rasa pedas khas rempahnya pun tak hilang. Bagi saya ini the best nasi goreng yang saya temui di Jakarta, ditambah lagi paduan telor mata sapinya semakin mempercantik hidangan satu ini.

Martabaknya udah, kentangnya udah, nasinya udah, tinggal hidangan penutupnya. Gelato, satu yang membuat saya penasaran di Tenggo Pondok Indah. Saya pilih Greentea, Taro dan Strawberry, dan apa yang terjadi? Gelato yang super lembut menari-nari di lidah saya, belum lagi rasa yang kuat yang tak cuma sekedar nama menjadikan Gelato khas Tenggo Pondok Indah ini semakin nikmat. Btw, Gelato yang ada di Tenggo Pondok Indah ada 7 variant, di antaranya adalah Greentea, Taro, Strawberry, Ovomaltine, Dark Chocolate, Vanila dan Tiramisu. Dan kita bebas mengkombinasi variant sesuai keinginan.

Dengan semua itu bagaimana kisaran harganya? Awalnya saya khawatir harga di Tenggo Pondok Indah setara dengan cafe-cafe mewah yang ada di sekitaranya Ternyata, begitu saya melihat daftar menu yang ada, kisaran harga yang ditawarkan Tenggo Pondok Indah tergolong murah dan masih aman buat kantong pelajar. Range harga yang ada masih di bawah 30K, bahkan untuk menikmati Gelato yang super lembutnya, saya cukup mengeluarkan 20K saja. Apalagi jika dinikmati secara sharing dengan komunitas atau teman, semakin terjangkau pula apa yang ada di Tenggo Pondok Indah ini.

Di luar itu semua, ada yang membuat saya exited saat berbincang dengan sang chef, yakni adanya penawaran khusus untuk komunitas, perkumpulan, atau semacam geng nonkrong. Yang mana ketika menjadikan Tenggo Pondok Indah sebagai basecamp maka akan ada potongan harga khusus setiap kali datang ke Tenggo Food Street Pondok Indah. Wahh ini jadi kesempatan saya dan komunitas untuk dapat diskon tiap kali makan.

Tenggo Food Street Pondok Indah

Cukup dengan minimal 15 orang anggota atau teman, kemudian didaftarkan menjadi member di Tenggo Foodstreet maka secara otomatis akan mendapatkan potongan khusus ketika berkunjung. Tak melulu komunitas, bahkan sekolah atau instansi pun bisa menggunakan penawaran ini. Selain itu bagi pengunjung setia yang sudah 5 kali datang, pada kedatangan ke-6 nya ke Tenggo Pondok Indah akan memberikan potongan harga yang tidak kalah menarik.

Kemudian, bicara fasilitas disini, tempat ini bisa dibilang komplit. Selain ada wifi gratis, toilet, dan parkir yang luas, disini juga disediakan Mushola bagi yang ingin beribadah. Terlebih, Tenggo Pondok Indah secara rutin mengadakan event yang memanjakan pengunjung. Begitu juga dengan live musicnya, tak perlu diragukan lagi di sini. Setiap hari mulai dari jam 8 malam banyak penampilan dari musisi yang menjadikan suasana semakin menarik.

Selain itu, Tenggo Pondok Indah juga menjadikan tempat ini sebagai ajang untuk unjuk kreatifitas bermusik, dimana setiap hari Senin dan Selasa, pihak Tenggo Pondok Indah akan mengaudisi musisi-musisi baru yang akan tampil reguler di Tenggo Pondok Indah. Kesempatan ini tentunya dapat digunakan siapa saja yang ingin menyalurkan bakat musiknya. Belum lagi event-event lain seperti nobar hingga kompetisi stand up comedi juga sering diadakan di Tenggo Pondok Indah.

Terakhir, harapan dari pihak Tenggo Pondok Indah yaitu menjadikan Tenggo sebagai basecamp yang nyaman serta tempat utama untuk mengisi waktu bagi semua kalangan. Hingga tak terasa ternyata saya sudah melewatkan 5 jam di Tenggo Pondok Indah. Saking cozynya tempat ini, saya tidak sadar ternyata hari sudah gelap. Perbincangan kami pun ditutup dengan penutup berupa Ice Cappuchino ala Tenggo Pondok Indah.

Tak bisa berkata banyak untuk kopi yang satu ini, asli deh enak dan komposisinya pas. Bagi saya sih Tenggo Pondok Indah cocok menjadi rekomendasi tempat untuk melepas penat setelah beraktifitas seharian atau untuk mengisi akhir pekan anda. Sampai jumpa di Tenggo Food Street Pondok Indah.

Penulis : Guruh Handoyo
Editor : @rizkyamalia
Narasumber : Ovi Zulkarnaen ( Chef Eksekutif / Marketing Komunikasi @tenggo.pondokindah )

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close