Liputan Trip Explore Dieng Backpacker Jakarta #26

Siapa yang belum tau Dieng ? Dataran tinggi yang kerap disapa sebagai Negeri Diatas Awan ini punya keistimewaan sendiri karena kearifan lokalnya. Dan untuk ke sekian kalinya, Backpacker Jakarta kembali mengexplore negeri yang sejuk dan syahdu itu pada 4-5 Februari 2023 lalu.

Anyway trip kali ini digawangi oleh sepasang kakak cepe random dari RT 39 yaitu Dits dan Zulmye dengan membawa sebanyak 17 peserta. And then, tepat di hari jumat tanggal 3 Februari 2023,  jam 21.15 Elf langganan BPJ pun bertolak menuju Dieng.

Memakan waktu sekitar 10 jam, kami langsung menuju ke destinasi pertama dihari itu. yaitu Watu Angkruk. Tapi sebelum mengexplore keindahan Watu Angkruk, kami mengisi perut terlebih dahulu di salah satu warung makan dekat tempat wisata tersebut.

Jepret-jepret di Watu Angkruk

Yups, Watu Angkruk menyuguhkan spot menarik berupa Jembatan Kaca yang harapannya dapat meningkatkan daya tarik wisatawan.

Sumber Foto : Dokumentasi BPJ
Sumber Foto : Dokumentasi BPJ

So, disini kami bebas menikmati indahnya panorama dieng dari atas jembatan kaca. Selain itu juga tardapat jembatan gantung dan beberapa spot foto menarik lainnya.

Sumber Foto : Dokumentasi BPJ

Usai menghabiskan pagi itu di Watu Angkruk, kami pun kembali melanjutkan perjalanan menuju Candi Arjuna.

Main ke Candi Arjuna

Berbeda dari destinasi pertama, Candi Arjuna menyajikan mahakarya agung peninggalan peradaban Kerajaan Mataram Kuno yang berpadu dengan panorama dataran tinggi Dieng yang mempesona.

Kami langsung mengambil posisi untuk berfoto keluarga seperti rombongan lainnya.

Sumber Foto : Dokumentasi BPJ
Sumber Foto : Dokumentasi BPJ

Muterin Kawah Sikidang

Kawah Sikidang menjadi penutup destinasi hari ini. Namanya juga kawah, panorama yang disajikan adalah hamparan kolam lumpur seperti pop corn yang meletup-letup kata kata suka menari-nariii~

Tidak banyak aktivitas yang dapat dilakukan disini, kami cuma muterin kawah dari ujung keujung sambil foto-foto bersama. Ya sesekali jajan disepanjang jalan keluar. Dan usai menikmati keindahan kawah tersebut kami pun kembali ke elf dan melanjutkan perjalanan menuju Homestay.

Leye-leye di Homestay

Finally touchdown! Setelah semaleman ngga ketemu kasur. Kami nyampe juga di homestay yang cukup nyaman. Langsung aja deh beberes dan bersih-bersih badan. Kebetulan sore ini free time jadi beberapa ada yang tidur sore, ada yang ngobrol-ngobrol, ada juga yang bengong mikirin hidup yang penuh tanda tanya.

Tepat pukul 21.00 WIB usai makan malam kami duduk bersama quality time untuk kenalan satu sama lain. Lalu dilanjutkan dengan istirahat untuk mengumpulkan tenaga untuk hiking ke Bukit Sikunir dini hari.

Btw, ada kejadian unik yang unforgettable. Yaitu momen dimana aku mau pipisss tapi kamar mandinya tuh terkunci dari dalem. Kukira itu Kak Boim, tapi gataunya kak Boim turun dari atas. Dan dicoba buka lagi tetap ngga bisa. Dan beberapa saat dibuka kak Dits langsung kebuka dong :’) So, siapa tuh yang didalem ? Hihihi

Bukit Sikunir

Selamat pagi! Lebih tepatnya sebelum subuh sih karena masih jam setengah 3 dini hari dan kita langsung siap-siap untuk menuju Bukit Sikunir. So,  we’re ready to catch the sunrise!

Tepat jam 4 subuh, dengan membawa keperluan pribadi masing-masing, kami memulai menanjaki Bukit Sikunir yang terkenal dengan Golden Sunrise nya itu. Cuaca pagi itu cukup dingin dengan angin yang menusuk badan. Beberapa saat juga gerimis sih, jadi beberapa dari kami ada yang memilih untuk stay dibawah dan sisanya lanjut naik keatas.

Sekitar 40 menitan nanjak dengan topografi yang sudah berbentuk tangga, sampe juga akhirnya di sunrise point. Tapi sayangnya cuaca saat itu berkabut, dan mataharinya belum juga muncul karena dia baru buka jam 10 pagi biasanya kalo di Mall.

Jadi, yang bisa dinikmati pagi itu adalah ambience dari Bukit Sikunir itu sendiri dan juga penampakan gunung sindoro sumbing yang gagah didepan mata.

Usai menghabiskan waktu di Bukit Sikunir, kami kembali turun dan menuju destinasi terakhir.

Batu Ratapan Angin

Destinasi ini menjadi penutup trip explore Dieng yang seru ini. Yay, disini menyuguhkan panorama danau tiga warna yang cantik dan menawan.

Wisata ini juga memiliki beberapa jembatan kayu yang bisa dijadikan spot foto menarik. So, beberapa dari kami memilih untuk berfoto disetiap sudutnya. Sedangkan aku pribadi lebih memilih untuk duduk diatas batu sambil bengong nikmatin vibesnya.

Tadaaaa, gak kerasa akhirnya udah sampe di penghujung trip. Kami lanjut makan siang dan kembali ke Homestay untuk siap-siap balik Jekartaaa.

Anyway, terimakasih buat temen-temen semua. Especially kakak cepe Kak Dits dan kak Zulmye & semua peserta yang tak bisa disebutkan satu-satu karena banyak banget tapi gapapa deh kita sebutin aja semua pesertanya yaaaaa.

Puji Rahayu #9
Gagari Alfi #28
Marcella #39
Rika #39
Wira #39
Risa N #42
Nahla #43
Sally #43
Shanty #43
Rifqy #44
Kiky #Web
Alfadila Anas #NM
Atma #NM
Endrawan #NM
Jef Sarwo #NM
Kushal Goyal #NM
Rifka #NM

 

See you babay, see u on next trip!

Author : @kikyamaleader

Baca juga :

Solo Traveling ke Nusa Penida ? Bisa Banget Bestie
Tips Traveling Murah ke Belitung

Hits: 144

fairytalekiky

Menulis adalah caraku melukiskan pikiran, perasaan, serta gairah jiwa.
Dan tulisan-tulisan inilah yang akan menandakan bahwa aku pernah ada dan melintas di bumi ini.

Baca Artikel Lainnya