Air Terjun

Curug Penganten (pengantin) Tegal

Curug ini terletak di desa Tuwel kecamatan Bojong Kabupaten Tegal Jawa Tengah. Untuk mencapai curug tersebut  patokanya adalah SMA Negeri I Bojong. Akses menuju ke curug pengantin tepat di bawah Sekolah tersebut. Curug yang berlokasi sama dengan Curug Luhur serta Curug Tunggengan jadi  satu tempat anda akan mendapatkan tiga curug yang berbeda. Tak ada retribusi untuk masuk ke wisata ini, atanya sih Cuma bayar parkir Rp 3000 saja, murah kan…..

Curug pengantin tegal 3

Trekking di mulai dengan menyusuri jalanan onblok ini, kami berjalan sekitar 100 meter ada spanduk yang tertuliskan peraturan pengunjung. Ada beberapa hal yang harus di patuhi oleh wisata saat mengunjungi Curug ini, larangan tersebut di antaranya adalah  Star menuju lokasi air terjun  tidak melebihi pukul 16.00 Wib, Dilarang berbuat mesum , dilarang mandi di sekitar air terjun dan dilarang membuang sampah

Curug pengantin tegal 2

Perjalanan Ke arah Curug Penganten sangatlah mengasikan. Anda menyusuri jalanan setapak dengan suguhan panorama yang sangat mempesona. Hijaunya perbukitan yang menawan dengan hamparan sawah yang menghijau dengan di selingi beberapa nyiur yang melambai dan undakan terasering yang memukau membuat rasa lelah akan terobati. Dengan menyusuri jalanan setapak anda akan menjumpai pertigaan yang terdapat petunujuk dan mengarahkan anda ke arah curug Luhur dan Curug Pengantin, menuju curug pengantin anda harus melakukan trekking dengan mnyusuri teraserin persawahan yang tentunya akan membuat anda semakin terpesona. Dalam perjalanan menuju curug pengantin anda akan disuguhi beberapa air terjun pembuka yang tentunya akan menambah tenaga anda untuk segera sampai di curug penganten

Curug pengantin tegal

Dari kejauhan Curug pengantin sudah terlihat, untuk dapat mendekatinya anda harus  menyusuri sungai dan menyebranginya. Nah saat menyebrangi sungai anda harus ekstra hati-hati, arus yang deras dapat menyeret anda,  setelah menyebrangi sungai anda akan di suguhkan dua buah curug yang menawan.  Pantaslah jika curug ini di sebut curug pengantin, Karena letaknya berjejer berdampingan layaknya seorang pengantin yang sedang bersanding tak akan terpisahkan. Aliran curug yang melewati sebuah tebing besar dan berahir di satu muara. Derasnya tumpahan air membuat pembatas dan tulisan di larang mandi tertempel di dinding curug.

Curug pengantin tegal 6

Jangan sekali-kali melanggar larangan yang tertera di sini, Beberapa kejadin-kejadian yang terjadi di curug ini. Janganlah sampai terulang lagi apalagi sampai memakan korban. kita cukup menikmati keindahna curug pengantin dan janganlah berharap dapat merasakan deburan  curug pengantin dari dekat dan yang terpenting adalah keselamtan.  Kita sebagai penikmat keindahan haruslah tetap menjaga dan ikut melestarikan keindahan yang sudah di ciptakan. Jangan sampai meruskanya. Sikap santun saat mengunjungi sesuatu yang indah harus tetap di jaga. Buang sampah sembarangan dan corat coret kini tak lagi musim, Jagalah jangan sampai kita dianggap pengrusak di negri sendiri.

Sumber : jalantraveller.blogspot.com

Jejak tak berujung

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *