Alam & Taman

Umbul Ponggok pindah ke Subang

Ternyata eh ternyata, Subang punya segudang potensi alam yang luar biasa. Tetapi sayangnya masih kalah pamor dengan Kota lain di Jawa Barat. Padahal, boleh jadi Subang disebut-sebut sebagai Klatennya Jawa Barat loh saking banyaknya kolam pemandian yang airnya langsung berasal dari mata air di bawah tanahnya. Salah satunya adalah Mata Air Aqua, yang berada di Kampung Cipondok, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat

Foto:@rerendi

Mata Air Aqua atau beberapa reviewer menyebutnya Mata Air Kasumber, pada dasarnya berupa pasir dan bebatuan yang nampak alami saat akan diabadikan dengan cara difoto. Hasilnya pun tak jauh berbeda dengan keadaan dasar laut yang sesungguhnya. Kejernihannya sama dengan air minum kemasan atau galon yang sering kita minum. Selain itu debit air yang keluar pun sangat banyak. Meskipun musim kemarau sekalipun, mata air ditempat ini tetap mengeluarkan air dalam jumlah yang besar dan seakan tak pernah ada habisnya.

Sebenarnya tempat ini bukanlah sebuah tempat wisata umum seperti pemandian Ciater atau Sari Ater. Tempat ini hanya sebuah penampungan dari sebuah mata air yang kemudian dijadikan tempat mandi bagi warga sekitar. Karena banyaknya warga yang sering datang dan mencoba untuk merasakan mandi di mata air yang jernih, maka ditempat ini akhirnya dibangun beberapa fasilitas umum seperti toilet, tempat ganti pakaian, tempat parkir, serta beberapa warung yang menjual berbagai macam makanan dan minuman.

Foto:Muzz Tafid

Selain fasilitas umum tersebut, sarana penunjang seperti akses jalan sayangnya masih kurang memadai. Jalanan yang bisa dilalui hanya cukup untuk satu motor. Belum lagi di perjalanan harus menyusuri daerah persawahan yang sangat sempit, karena tempat ini bukan merupakan sebuah tempat wisata yang dikelola secara serius oleh pemerintah kabupaten maupun desa setempat. Sehingga tempat ini juga belum diberlakukan sistem retribusi tiket.

Adapun biaya yang harus dikeluarkan ditempat ini hanyalah untuk parkir motor sebesar Rp. 2.000/motor serta toilet atau tempat ganti pakaian sebesar Rp. 2.000/orang.

Jadi gimana menurut kalian? Murah meriah serta anti mainstream kan tempat ini?

Tags

BerlianSelig

Jangan biarkan dunia merubahmu tapi berusahalah dunia yg mengubah kita

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close