Alam & TamanReviewSeputar Travelling

Pesona Keindahan Alam Negeri Di Atas Awan, Kebun Buah Mangunan, Yogyakarta

Sumber : review google

Negeri Di Atas Awan Yogyakarta, begitulah julukan bagi kebun buah mangunan bantul ini. Adapun daya tarik untuk tempat wisata ini adalah gardu pandang mangunan. Gardu ini memiliki ketinggian 200 meter di atas permukaan laut, sehingga pengunjung bisa menikmati keindaan gumpalan awan membalut pegunungan sewu.

Pada awal bulan September 2017, saya dan partner pergi berlibur ke kota Yogyakarta untuk menikmati liburan panjang kala itu. Kami pergi dengan menaiki kendaraan umum (Bis dari Jakarta ke Yogyakarta). Setibanya di Yogyakarta kami langsung bergegas ke salah satu destinasi yang menjadi hits perbincangan akhir-akhir ini di kalangan para netizen.

Sumber : review google

Untuk mengunjungi tempat tersebut kami langsung menyewa kendaraan roda dua (motor) di sekitaran malioboro. Biaya sewa motor sebesar Rp.80.000/hari (24jam) untuk menjadi alat transportasi kami selama disini.

Sumber : review google

Kami saat itu langsung menuju lokasi yang bakal di kunjungi dengan bantuan google maps. Lokasi ini berjarak sekitar 15 km dari ibukota Kabupaten Bantul dan 35 km dari pusat Kota Yogyakarta.

Sumber : review google

Tempat wisata yang terletak di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Bantul ini terkenal sebagai negeri diatas awan dan dilengkapi dengan kebun buah.

Katanya untuk melihat gumpalan awan dan kabut kita harus datang di pagi hari sekitar 05.00 WIB pada saat menunggu sunrise atau di sore hari ketika pukul 17.00 WIB pas ketika sunset.

Sumber : review google

Menurut informasi yang saya dapat, lokasi ini mulai dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bantul pada Tahun 2003 di atas seluas 23,3415 hektar pada ketinggian 150-200m diatas permukaan laut. Titik ketinggian tersebut membuat kawasan ini memiliki udara yang sejuk serta pemandangan pegunungan seribu.

Lokasi objek wisata kebun buah mangunan ini selalu ramai ketika musim libur tiba/weekand. Harga tiket masuk nya, kami membayar sebesar Rp 5.000/orang. Buka dari pukul 08.00 – 18.00 WIB. Di sini juga terdapat kontak nomor telepon observasi objek wisata yaitu (0274) 6460182 atau 6460236.

Setelah sampai di pintu masuk dan parkir kendaraan, perjalanan kami belumlah selesai, kami masih harus jalan kaki menapaki anak tangga menuju puncaknya kurang lebih 300 meter dari tempat parkir paling ujung (sampai jalanan untuk kendaraan mentok).

Rute menuju Kebun Buah Mangunan
Untuk menuju ke Kebun Buah Mangunan tidaklah sulit. Waktu itu kami yang mengunakan kendaraan roda dua (motor) estimasi perjalanan kurang lebih 1 jam – 1,5 jam dari pusat kota yogyakarta menuju lokasi. Kami langsung berkendara menuju perempatan ringroad terminal Giwangan.

Dari situ diteruskan ke jalan Imogiri Timur (arah selatan), lalu ikuti jalan Imogiri barat sampai pertigaan mentok dan dari situ akan dituntun oleh papan petunjuk yang mengarahkan ke Kebun Buah Mangunan, mulai dari sini jalanan juga sudah mulai menanjak, teruslah melaju hingga menemukan gerbang masuk Kebun Buah Mangunan.

Ketika sampai dilokasi saya menemukan beberapa fasilitas yang begitu sangat menarik saat berkunjung kesana meliputi :

Area parkir

Setelah memasuki kawasan wisata kebun buah mangunan kami langsung memarkir kendaraannya di area parkir yang telah disediakan. Untuk biaya parkir sendiri, yaitu Rp. 2.000 untuk roda dua (motor) dan Rp. 3.000 untuk roda empat (mobil).

Mushola

Bagi yang beragama muslim tidak perlu bingung mencari tempat beribadah, karena pengola tempat wisata sudah menyediakan mushola lengkap dengan tempat wudhu dan mukena untuk menunaikan ibadah sholat.

Gazebo

Terdapat beberapa gazebo yang bisa digunakan untuk menikmati suasana sekitar kebuh buah mangunan.

Gedung Pertemuan

Info dari pengelola lokasi terdapat 2 gedung pertemuan yang berkapasitas 300 orang dan 100 orang yang di fungsikan untuk acara formal (rapat) maupun non formal (pernikahan). Kita bebas menyewa gedung pertemuan ini sesuai dengan keperluanya.

Penginapan atau homestay

Untuk di sekitaran kawasan objek wisata terdapat beberapa hotel dan penginapan yang bisa kita gunakan untuk bermalam dan beristirahat dengan estimasi harga mulai dari Rp. 300.000.

Pembibitan sapi dan mempelajari aneka tanaman hias dan tanamanan buah

Ditempat ini juga kita juga bisa belajar cara bagaimana menambah populasi ternak sapi agar terjadi siklus berkelanjutan antara ternak sapi yang menghasilkan pupuk kandang untuk pemeliharaan tanaman-tanaman buah dan hias sekitar lokasi tersebut.  Selain itu juga, kita bisa mengamati pertumbuhan tanaman hias dan buah yang ada disana dan jika musim panen, kita juga bisa mencicipi aneka buah dengan gratis.

Berkemah atau camping

Disini juga untuk para pecinta alam atau sekolah-sekolah yang biasa mengadakan kegiatan pramuka seperti camping bisa berkemah di sini tidaklah mahal, cukup menyiapkan uang Rp. 5.000 untuk setiap orang di setiap harinya.

Wisata yang dekat kebun buah Mangunan
Bukit Mojo Gumelang , Jurang Tembelan Dlingo, Wisata Seribu Batu Songgo Langit dan lokasi Bukit Panguk Kediwung.

So, tunggu apa lagi, buat kamu yang belum kesana dan penasaran bagaimana tempat negeri di atas awan tersebut, segera cus agendakan untuk berkunjung kesini!

Tags

Desi kurniawati putri

Hi, perkenalkan, Aku bekerja di perusahaan swasta sebagai Assiten R&D Staff Devisi Laborat Kimia. Motivasi hidup aku saat ini : I do my best to be a good one. Insha Allah, Semoga artikel aku bisa memberikan manfaat bagi orang lain dan bisa menjadi kenangan terindah dikemudian hari. Thank you. Follow my instagram : @desi.kurniawatiputri

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close