Editor PicksGunung

Kamu Pendaki? Kenali Dulu “Seven Summitnya Indonesia”!

Kamu pendaki ? Jangan ngaku pendaki kalau kamu belum mengenal Seven Summit nya Indonesia. Atau jangan-jangan kamu belum tau apa itu Seven Summit ? Hayoo……. Oke baiklah, jadi Seven Summit merupakan tujuh puncak tertinggi.

So, kalau di dunia punya Seven Summit yang merupakan tujuh puncak tertinggi dari 7 benua, Seven Summit nya Indonesia adalah 7 puncak tertinggi di Indonesia dari berbagai kepulauan utama Indonesia. Yaitu Papua, Kalimantan, Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan Kepulauan Nusa Tenggara (Bali & Nusa Tenggara).

Penasarankan kan puncak-puncak mana aja yang menjadi Seven Summit nya Indonesia? Yuk scroll terus kebawah!

1. Carstenzs Pyramid (Papua)

cartens
Sumber Foto : www.exploregunung.net

Carstenzs Pyramid. Inilah puncak tertinggi di Pulau Papua. Yang juga merupakan titik tertingggi Indonesia serta  masuk kedalam Seven Summit di tujuh benua dunia. Carstenz Pyramid berketinggian  4.884 m dari permukaan laut. Dan berada didalam kawasan pegunungan Jaya Wijaya pada posisi 04º03’48″LS 137º11’09″BT. Karakteristik gunung ini berupa gunung karang (limestone) yang memiliki hamparan salju abadi dibeberapa tempat di pegunungan ini. Gunung yang berada di provinsi Papua ini bisa diakses lewat rute normal yaitu dari desa Ilaga dan Sugapa.

2. Gunung Kerinci (Sumatera)

Puncak Indrapura

Ini dia gunung tertinggi kedua di Indonesia. Dan juga Gunung Tertinggi di Sumatra. Gunung Kerinci memiliki  ketinggian 3.805 m dari permukaan laut. Berada di perbatasan provinsi Sumatera Barat dan provinsi Jambi pada posisi geografi 10° 25,50’ LS dan 1010°160’ BT. By the way, secara administrasi gunung ini berada dalam kawasan wewenang Taman Nasional Kerinci Seblat. Gunung berapi yang masih aktif ini juga merupakan gunung berapi tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Jalur normal pendakian ke gunung ini hanya satu yaitu dari desa Kersik Tuo dekat dengan kota Sungai Penuh yang berada dalam wilayah provinsi Jambi.

3. Gunung Rinjani

Puncak rinjani

Nah, ini dia singgasananya Dewi Anjani. Gunung tertinggi ketiga di Indonesia ini berada dalam gugusan Kepulauan Sunda Kecil, dengan ketinggian 3.726 m dari permukaan laut. Gunung Rinjani juga merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia. Dan memiliki status masih aktif  yang secara periodik memperlihatkan keaktifannya dari kepundan anak gunung barunya yang muncul dari tengah danau kaldera yang terkenal dari gunung ini yaitu Danau Segara Anak. Fyi, gunung ini berada di pulau Lombok propinsi Nusa Tenggara Barat pada posisi lintang 8º25′ LS dan 116º28′ BT. Secara administrasi gunung ini berada dibawah naungan Taman Nasional Gunung Rinjani. Untuk menuju kesini, kamu bisa melakukan pendakian dari dua jalur. Yaitu dari Desa Sembalun dan Desa Senaru.

4. Gunung Semeru

semeru

Gunung Semeru  atau biasa disebut Mahameru. Fyi, gunung tertinggi di pulau Jawa ini mmeiliki ketinggian 3.676 m dari permukaan laut. Berada di propinsi Jawa Timur diantara wilayah administrasi Kabupaten Malang dan Lumajang, dengan posisi geografis antara 8°06′ LS dan 120°55′ BT.  By the way, Mahameru ini adalah salah satu gunung berapi yang teraktif di Indonesia, yang mana setiap kurang lebih 20 menit sekali kawahnya mengeluarkan abu vulkanik berwarna hitam bercampur pasir dan batu-batu kecil. Gunung ini berada dibawah pengawasan administrasi dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. So, kalau kamu bermaksud untuk mendaki Mahameru, kamu bisa mengakses dari Desa Ranupane.

5. Gunung Binaiya

binaiya

Ini dia pegunungan karst yang memiliki eksotisme luar biasa. Dan merupakan Gunung dengan tingkat kesulitan pendakian yang cukup ekstrem. By the way, Gunung Binaiya merupakan gunung tertinggi di Kepulauan Maluku. Dimana kepulauan ini dikelompokan sebagai satu kepulauan utama. Puncak Binaiya sendiri memiliki ketinggian 3.027 m dari permukaan laut yang terletak di propinsi Maluku. Tepatnya di Pulau Seram Kabupaten Maluku Tengah pada posisi geografis 3° 10′ LS dan 129° 28′ BT. Jika kamu ingin kesana, kamu bisa mengakses melalui rute normal pendakian yang dimulai dari sisi utara yaitu desa Kanike atau dari sisi selatan yaitu desa Piliana.

6. Gunung Latimojong

latimojong
Sumber Foto : www.exploregunung.net

Gunung Latimojong. Begitulah orang menyebutnya. Gunung tertinggi di pulau Sulawesi ini bukan tergolong gunung berapi. Akan tetapi merupakan sebuah jajaran pegunungan dengan beberapa puncak-puncak. Puncak tertingginya bernama Rante Mario, dan memiliki ketinggian 3.430 m dari permukaan laut. Pegunungan Latimojong ini berada di kabupaten Enrekang propinsi Sulawesi Selatan, pada koordinat 120°01’30″ BT – 03°23’01″ LS. Akses rute normal pendakiannya bisa kamu akses dari desa Karangan.

7. Gunung Bukit Raya

medina
Sumber Foto : www.exploregunung.net

Nah, yang terakhir adalah Gunung Bukit Raya. Terletak di pulau Kalimantan. Tepatnya perbatasan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah pada posisi 112º 07′ – 112º 56′ BT dan 00º 24′ – 00º 59′ LS. Fyi, sebenarnya puncak gunung tertingginya adalah gunung Kinabalu, akan tetapi gunung tersebut berada dibawah kedaulatan negara jiran Malaysia sehingga tidak bisa dimasukan kedalam kelompok “Seven Summitnya Indonesia”. Sehingga puncak gunung tertingginya dipengang oleh Gunung Bukit Raya dengan ketinggian 2.278 m dari permukaan laut. Gunung bukan tergolong gunung berapi, dan berada dibawah pengawasan Taman Nasional Bukit Baka – Bukit Raya. Rute normal pendakian gunung ini berawal dari Desa Rantau Malam, dan bisa diakses melalui Pontianak.

Nah, itulah Seven Sumitnya Indonesia. Gimana? Apa kamu tertarik untuk menapaki tujuh gunung tertinggi diatas puncaknya? Jika iya, segeralah persiapkan fisik, uang dan waktu cutimu. Dan susunlah jadwal yang tepat! Selamat Mendaki. Salam Lestari!

Referensi : www.exploregunung.net
Tags

kikyamaleader

Hai! Panggil saja aku Rizky Amalia. Seorang perempuan yang hobby traveling dan hiking, kemudian dengan hati berbunga-bunga selalu bersemangat menceritakan kembali dalam bentuk tulisan agar bisa bermanfaat untuk orang banyak. Anyway, selain aktif menulis di Backpacker Jakarta, aku juga bagian dari Teater Enjuku'18, selain itu pernah menjadi Ketua UKM Seni Budaya STEI '15, Wakil Ketua OSIS SMKN 14, dan bagian dari Paskibra SMKN 14 serta Racata Taekwondo.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *