Tips Travelling

7 Tips Agar Anak Tidak Rewel di Kereta

Perjalanan Menjadi Lancar

Kereta api masih menjadi mode transportasi yang aman, nyaman dan cepat untuk bepergian, terutama untuk mudik. Bepergian bersama keluarga pasti sangat nyaman. Namun, bagaimana kalau memiliki bayi atau anak yang masih di bawah umur? Perjalanan jauh memang acapkali membuat anak rewel. Terlebih harus duduk berjam – jam dalam kereta. Untuk hal yang seperti ini sebenarnya tidak perlu khawatir. Nah, beberapa tips berikut ini mungkin bisa membantu anak agar tidak rewel saat naik kereta.

Tips Agar Anak Tidak Rewel di Kereta (pict : Pixabay)
Tips Agar Anak Tidak Rewel di Kereta (pict : Pixabay)

1. Pesan Tiket Jauh Hari

Sangat penting untuk memesan tiket jauh – jauh hari. Sekarang, pemesanan tiket sudah bisa dilakukan 90 hari sebelum keberangkatan. Kemudahan semakin terasa dengan adanya situs KAI Indonesia yang memungkinkan Kamu memesan tiket secara online. Selain itu juga bisa memesan tiket kai indonesia dengan mudah di Traveloka. Dengan memesan tiket jauh – jauh hari, Kamu bisa memilih jenis kereta yang sesuai kebutuhan. Selain itu juga Kamu bebas memilih tempat duduk sesuka hati.

Bagi Kamu yang membawa anak kecil atau bayi, pastikan memilih tempat duduk di tengah. Hal ini bertujuan agar si kecil merasakan guncangan terlalu besar saat berada dalam kereta api yang melaju di atas rel.

2. Pilih Keberangkatan Malam Hari

Jika memang si kecil termasuk anak yang rewel dan aktif, maka solusinya memilih pemberangkatan di malam hari. Hal ini dilakukan agar Kamu tidak repot untuk menenangkannya atau mengajak si kecil jalan – jalan saat rewel. Pasalnya, kebanyakan anak akan mudah tertidur di malam hari.

Namun pastikan sebelum tidur, anak sudah makan dengan kenyang. Hal ini agar anak bisa mudah dan cepat tidur. Tidak ketinggalan, kenakan baju tebal, kaus kaki dan minyak hangat untuk si kecil karena suhu dalam kereta lumayan cukup dingin, terutama di malam hari.

3. Tidak Mengubah Jadwal Makan dan Tidur 

Anak usia 1,5 hingga 3 tahun masih sering melemparkan tantrum saat lapar dan mengantuk. Jadi, selama perjalanan jangan merubah jadwal makan atau tidur mereka. Saat naik kereta lebih baik kasih makan dan minum dalam porsi kecil, tapi makan beberapa kali. Hal ini dilakukan untuk menghindari mabuk darat kalau langsung makan. Walaupun memang jarang ada kasus mabuk darat dengan kereta api. Tidak ketinggalan, ajak anak untuk pergi ke toilet secara rutin. Jangan sampai buat anak takut buang air kecil. Resiko terbesarnya adalah infeksi saluran kencing.

4. Hindari Membawa Barang Terlalu Banyak

Terkadang, orang tua tergoda untuk membawa barang banyak. Rasanya semua keperluan si kecil harus dibawa. Namun sebaiknya hal tersebut ditahan agar tidak merepotkan. Jangan sampai terlalu banyak barang yang dibawa, jadinya perhatian teralihkan pada barang – barang, bukan si kecil.

Mungkin bisa mencuci baju di tempat tujuan, jadi tak banyak membawa baju ganti. Kalau anak masih pakai diaper gunakan seperlunya saja, sisanya bisa membeli di lokasi tujuan.

5. Bawa Barang Kesayangan Si Kecil 

Memang terkadang perjalanan dengan kereta api membuat si kecil tidak nyaman. Oleh karena itu, jangan lupa bawa 1 atau 2 barang kesayangan si kecil yang bisa buat dia nyaman. Mungkin bisa membawa bantal leher, boneka atau selimut kesayangan. Bila perlu biarkan si kecil memilih barang kesayangannya untuk dibawa selama perjalanan.

6. Jangan Lupa Camilan Sehat

Untuk perjalanan kereta api yang cukup jauh dengan lebih baik membawa makanan atau camilan sehat untuk si kecil. Misalnya, Kamu bisa membawakan kue – kue buatan, buah atau puding. Selain itu, jangan biarkan si kecil dehidrasi dan berikan minum sesuai waktunya.

7. Ajak Anak Ngobrol Selama Perjalanan

Buat yang tidak memilih jadwal perjalanan malam hari, selalu ajak anak ngobrol selama perjalanan. Kamu bisa menceritakan bagaimana serunya perjalanan hingga nanti sampai ke tempat tujuan. Melihat pemandangan dari balik jendela kereta api sembari memberikan beberapa pengetahuan juga bisa Kamu lakukan.

Selain itu, jangan biarkan anak duduk terlalu lama, sesekali bisa ajak berjalan – jalan menyusuri gerbong. Bahkan, Kamu bisa mengajak anak untuk mengenal sekitar atau berkenalan dengan penumpang lainnya. Dengan begitu, selama perjalanan anak menjadi tidak bosan dan rewel.

Tags

Maya Nirmala Sari

Citizen Journalist - www.nirmalamedia.com - maeshare.blogspot.com - Suka belajar dan mencoba hal baru. Penikmat kuliner. Pemerhati lingkungan. Cinta bumi dan buah-buahan. - Tinggal di Solo, Jawa tengah, Indonesia. IG @kuliner.soloraya - IG @Maenequeen - IG @maya.nirmalasari

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *