Alam & Taman

Taman Nasional Lore Lindu

Kawasan Taman Nasional Lore Lindu terletak di Kabupaten Donggala (Kecamatan Kulawi, Sigibiromaru, Palolo dan Pipikoro) dan Poso (Kecamatan Lore Utara, Lore Tengah, Lore Timur, Lore Piore, Lore Barat dan Lore Selatan) Provinsi Sulawesi Tengah. Kawasan ini telah ditetapkan sejak Tahun 1993 yang merupakan gabungan Suaka Alam Lore Kalamata dan Hutan Lindung dan Taman Rekreasi Danau Lindu. Untuk perjalanan darat dapat ditempuh sekitar 3,5 jam dari Palu atau bisa juga sekitar 1,5 jam dari Poso.

800px-Danau_Lindu_w_bird_2007
foto : id.wikipedia.org

Taman Nasional Lore Lindu memiliki fauna dan flora endemik Sulawesi serta panorama alam yang menarik karena terletak di garis Wallace yang merupakan wilayah peralihan antara zona Asia dan Australia. Kawasan Taman Nasional Lore Lindu merupakan habitat mamalia asli terbesar di Sulawesi. Di Taman Nasional Lore Lindu tinggal 117 jenis mamalia, 88 jenis burung, 29 jenis reptilian, dan 19 jenis amfibi. Darisemua jenis fauna tersebut 50 persen diantaranya merupakan fauna endemik Sulawesi. Beberapa fauna endemik yang tinggal di sini antara lain adalah kera tonkean, babi rusa, tangkasi, kuskus, maleo, katak Sulawesi, musang Sulawesi, tikus Sulawesi, kangkareng sulawesi, ular emas, dan ikan endemik di Danau Lindu.

lore lindu 2
foto : tolaretripfun

Kalian tidak hanya menikmati keindahan flora dan fauna di sini, tapi Taman Nasional Lore Lindu juga terdapat peninggalan sejarah peradaban megalitik. 431 situs megalitik peninggalan peradaban Lembah Besoa membuat situs ini menjadi monument megalitik terbaik di Indonesia. Di sini Anda bisa menemukan patung batu manusia, jambangan besar, piringan, batu-batu cembung, mortar batu, serta tiang penyangga rumah dengan ukuran yang berbeda-beda dengan usia yang mencapai ratusan tahun.

lore-lindu-2
foto : sidomi

Nah kan, selain menghirup udara segar di Taman Nasional Lore Lindu, lagi-lagi Indonesia selalu saja banyak meninggalkan benda-benda Sejarah. Sekalian belajar sejarah juga kan jadinya. Seru kan. Kunjung kesana yuk.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *