Liputan Trip

Liputan Trip Pulau Pahawang – Wayang Part 3

Lampung memang memiliki banyak tempat wisata yang indah, terutama keindahan pantainya. Pulau-pulau kecil di perairan Lampung terkenal memiliki keindahan bawah laut yang menawan serta pantai dengan pasir halus dan ombak yang cenderung tenang.Salah satunya adalah Pulau Pahawang.

Pulau Pahawang tercatat sebagai destinasi favorit di kalangan wisatawan lokal maupun internasional. Pulau Pahawang terletak di kecamatan Punduh Padada, Kabupaten Pesawaran-Lampung Selatan. Pulau ini terbagi menjadi Pulau Pahawang Besar dan Pulau Pahawang Kecil.

Untuk ke tiga kalinya, Komunitas Backpacker Jakarta menggunjungi pulau yang terletak di ujung timur Sumatera ini pada 24-25 Maret 2018 dengan sharecost sebesar Rp.285.000 untuk member BPJ dan RP.295.000 untuk non-member. Trip kali ini digawangi oleh Kak Nona Indah dan Mas Nury.

Pulau Pahawang
CP Indah dan Nury

Perjalanan diawali dengan berkumpul di Meeting Point yang sudah ditentukan yakni di Pelabuhan Merak pada pukul 23.00 WIB. Sebagian peserta menggunakan transportasi kereta menuju Pelabuhan Merak dan sebagian lagi menggunakan jasa Bus. Bus-Bus tujuan Merak dapat ditemukan di beberapa terminal seperti terminal Kalideres, Kebon Jeruk, Kampung Rambutan ataupun naik dari depan Plaza Slipi Jaya dengan tarif sekitar Rp.30.000 sekali jalan.

Pukul 01 dini hari Peserta yang berjumlah 30 orang ini sudah berkumpul dan naik ke Kapal penyebrangan menuju Pelabuhan Bakauheni. Estimasi perjalanan kurang lebih sekitar 2 jam dan digunakan para peserta untuk sejenak beristirahat, namun ada pula yang menggunakannya untuk sekedar mengobrol dan bermain uno untuk menumbuhkan keakraban antar peserta. Pukul 3 kapal merapat di Pelabuhan Bakauheuni. Peserta langsung turun dan menuju parkiran dimana telah menunggu 3 angkot yang akan mengantar kami menuju Pelabuhan Ketapang-Pesawaran.

Dengan diiringi hujan yang mulai menderas, kami berangkat menuju Pesawaran. Pukul 5 kurang kami beristirahat sejenak di Musholla untuk menunaikan Sholat Subuh dan sejenak meluruskan kaki yang mulai pegal. Pukul 5 lewat 15 menit kami lanjutkan kembali perjalanan.

Sekitar pukul 08.00 pagi kami tiba di Pesawaran dan sejenak beristirahat sambil menikmati sarapan serta menata ulang barang bawaan kami. Hujan masih terus mengguyur perjalanan kami kali ini. Pukul 09.30 kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan dengan menyebrang menggunakan kapal kayu menuju Pulau Pahawang Besar dengan estimasi perjalanan sekitar 2 jam.

Ombak yang tenang dan hujan yang saat itu turun cukup deras mengantarkan kami menuju Pulau Pahawang. Kami tiba pukul 11.30 dan langsung menuju Homestay untuk menaruh barang bawaan dan istirahat makan siang. Setelah makan siang dan beristirahat, pukul 12.30 kami bersiap untuk snorkeling namun diawali dengan perkenalan antar peserta trip. Hujan masih mengguyur ketika kami menuju spot snorkeling yang pertama yakni di perairan Taman Nemo.

Hujan tak menyurutkan semangat kami melihat keindahan bawah laut Pulau Pahawang. Setelah sekitar 1 jam kami menikmati keeksotisan Taman Nemo, kami berpindah spot snorkeling ke spot kedua yang terletak tak jauh dari Pahawang Kecil. Kami disuguhkan lagi oleh keindahan bawah laut di bagian lain Pulau Pahawang yang memanjakan mata hingga tanpa terasa hari mulai beranjak sore. Pukul 15.30 hujan mulai reda walaupun awan hitam masih membayang.

Sejenak kami putuskan untuk mampir ke Pulau Pahawang Kecil setelah lelah bersnorkeling. Pasir halus nan putih menyambut kami, menambah daftar keindahan Pulau Pahawang yang wajib dikunjungi. Eksplorasi Pulau Pahawang kecil hanya sampai pukul 16.30. Kami berkumpul kembali di kapal dan melanjutkan perjalanan pulang ke penginapan kami di Pulau Pahawang Besar.

Senja mulai mengambang ketika kami merapat di Dermaga Pahawang Besar. Kami langsung menuju Homestay untuk mandi dan beristirahat sebelum makan malam. Pukul 18.30 makan malam sudah tersaji dan kami mulai berkumpul untuk makan. Kegiatan kami selanjutnya adalah bersantai menikmati malam di pinggir pantai sambil menikmati segelas kopi ataupun air kelapa muda. Waktu santai ini diisi dengan berbagi pengalaman dari para peserta yang baru pertama kali ikut di trip komunitas Backpacker Jakarta dan CP trip yakni Kak Indah dan Mas Nury memandu acara dengan menerangkan informasi mengenai Komunitas Backpacker Jakarta. Canda tawa mengiringi kami melalui malam hingga mata kami mulai mengantuk dan meutup kegiatan hari pertama dengan beristirahat.

Pukul 4 subuh di hari kedua kami dibangunkan oleh Kak Indah untuk persiapan sholat subuh dan bersiap eksplore ke destinasi wisata kami selanjutnya yakni Pulau Wayang. Pulau Wayang yang konon merupakan Raja Ampat-nya Lampung ini terletak di Desa Cukumentera, Kabupaten Tanggamus. Pulau ini dapat ditempuh dengan kurang lebih 1 jam dari Pulau Pahawang. Posisi pulau-pulau kecil bertebing tinggi yang menghiasi kawasan ini memang berjejer meyerupai wayang.

Setelah puas berfoto dan menikmati keindahan pulau yang juga terkenal di kalang mancing mania ini, kami mulai bertolak pulang kembali ke Pulau Pahawang untuk packing barang bawaan, sarapan dan persiapan pulang. Pukul 11 barang bawaan kami sudah rapi tertata di kapal, kami siap melanjutkan perjalanan namun kami akan mampir sebentar ke Pulau Kelagian Lunik.

Pulau Kelagian Lunik pun menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi ketika berwisata ke Lampung. Jaraknya cukup dekat dengan Pulau Pahawang dengan jarak tempuh kurang dari 30 menit. Pasirnya yang putih dan halus serta warna laut nya yang biru begitu memanjakan mata. Deretan bukit dan hutan bakau yang hijau menambah keeksotisan Pulau yang juga disebut Kelagian Kecil ini (Lunik dalam bahasa Lampung berarti Kecil). Cuaca hari ini benar-benar cerah berbeda dengan hari kemarin yang diguyur hujan seharian.

Perpaduan birunya laut , hijaunya bukit dengan arakan awan putih di langit betul-betul membuat kami jatuh hati dan enggan beranjak. Namun perjalanan tetap harus kami lanjutkan sehingga sekitar pukul 12.30 kami mulai menyebrang kembali ke Pelabuhan Ketapang. Tiba Pukul 14.00 di Pelabuhan Ketapang, kami langsung kembali menaiki angkot yang kemarin kami gunakan. Sekitar setengah jam perjalanan, kami berhenti sekitar 1 jam untuk makan siang dan Sholat Dzuhur kemudian dilanjutkan dengan perjalanan sebelum mampir kembali membeli oleh-oleh khas Lampung untuk Keluarga dan sahabat kami di Jakarta. Kota Lampung terkenal dengan keripik pisang cokelat, Kopi Lampung, Sambal Lampung dan kerupuk camplang dengan kisaran harga Rp.10.000-25.000 tergantung ukuran dan merk produksinya.

Perjalanan menuju Pelabuhan Bakauheuni menghabiskan waktu tempuh sekitar 4 jam hingga kami tiba di Bakauheni sekitar pukul 18.15. Kami menaiki Kapal Ferry untuk menyebrang ke Pelabuhan Merak pukul 19.30 dan tiba di Merak pukul 21.30. Setibanya di Pelabuhan Merak kami bergegas berjalan menuju Terminal untuk mencari Bus tujuan Jakarta. Para peserta mulai berpencar ke tujuan masing-masing dan Trip kali ini selesai.

Author: Emma (Backpacker Jakarta 14)
Tags

admin

Komunitas Backpacker Jakarta adalah sebuah komunitas Travelling yang didirikan pada 5 April 2013 dan berpusat di Jakarta dan sekitaranya (Bogor, Tanggerang, Bekasi dan Depok. Instagram : @backpackerjakarta Twitter : @official_bpj Facebook : www.facebook.com/groups/backpackerjakarta Group Wa : 089507622003

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *