PantaiPulauUncategorized

Pulau Moyo, Setapak Surga Di Ujung Sumbawa

Hai travellers! Siapa yang tak tau Sumbawa, sebuah pulau yang tak perlu diragukan lagi keindahannya. Dan, dari sekian banyaknya surga yang ada di Sumbawa, ada satu tempat cantik yang berhasil mencuri perhatian Lady Diana hingga Maria Sharapova. Sebut saja Pulau Moyo.

Sumber Foto : https://asset.kompas.com

Pulau Moyo terletak di sekitar 2,5 km sebelah utara Pulau Sumbawa. Dan terkenal akan keeksotisan alam dan suasana pulaunya yang tenang. Adapun beberapa potret keindahan yang bisa kamu temukan di Pulau Moyo yaitu berupa pantai dan lautan yang menawan, Air Terjun Mata Jitu yang eksotis, Air Terjun Diwu Mbai yang indah, hingga satu pulau yang hanya bisa dilihat pada saat air laut surut, yaitu Takat Sagale.

Sumber Foto : http://www.satuharapan.com

By the way, meskipun Pulau Moyo masih tergolong sepi, kamu tetap masih bisa menemukan fasilitas penginapan kok. Yang harganya sekitar Rp.300.000. Dan apabila kamu ingin menikmati nuansa resort, satu-satunya yang tersedia adalah Resort Amanwana, resort yang juga dipakai oleh Lady Diana saat berlibur disini.

Sumber Foto : tribunnews.com

Untuk menuju kesini, kamu bisa menempuh dari Sumbawa sebagai titik perjalanan. Kemudian menyebrang dari Pelabuhan Pantai Gowa dengan kapal motor selama 1 jam menuju Pulau Moyo. Adapun harga kapal kisaran Rp.1.000.000/hari. Atau seharga Rp. 60.000/orang tergantung negosiasi.

Sumber Foto : https://www.pegipegi.com

So, kalau kamu pengen kesini tapi bingung dan nggak mau ribet, kamu bisa menunggu trip Sumbawa dari Backpacker Jakarta. Selain lebih praktis karna sudah terkoordinir, kamu bisa sharecost dengan biaya yang cukup terjangkau. Selamat berkunjung ke Pulau Moyo ya :)

Referensi : https://www.brilio.net ; http://traveling.bisnis.com

 

Tags

kikyamaleader

Nama saya Rizky Amalia. Seorang Accountant sekaligus Mahasiswi jurusan Hubungan Internasional yang hobby menceritakan indahnya Indonesia melalui goresan pena. Bagiku, menulis adalah cara untuk melukiskan pikiran, perasaan, serta gairah jiwa. Hingga pada akhirnya, tulisan-tulisan itulah yang akan menceritakan kembali siapa aku dan bagaimana aku melintas di bumi ini.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *