Pulau Buaya yang Unik di Alor NTT

Indonesia memang terkenal dengan negara kepulauan. Kali ini kita akan membahas salah satu pulau uniknya, yaitu Pulau Buaya. Pulau ini berada di Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jangan sampai salah alamat! Terdapat banyak pulau di Indonesia dengan nama yang sama.

Keunikan Pulau Buaya Alor

Pulau Buaya di Alor
Pulau Buaya di Alor Foto oleh: edyraguapo.blogspot.com

Bernama Pulau Buaya karena jika tampak dari kejauhan, bentuknya memang seperti buaya yang sedang tertidur. Tak perlu risau, walaupun bernama demikian tetapi tidak akan ada anda temui hewan buaya di wilayah ini. Jadi anda bisa berwisata dengan nyaman.

Keunikan lain dari pulau ini adalah tidak adanya sumber air tawar. Tidak ada sumber air yang bisa anda gali karena daratan pulau yang rendah, sehingga air tanah menjadi payau. Terkait kebutuhan air bahkan masyarakat mendapatkannya dari pulau sebelah. Oleh sebab itu muncullah istilah “Ojek Air” yang cukup familiar.

Untuk mencapai pulau, memang butuh sedikit usaha lebih. Belum ada transportasi langsung, sehingga harus beberapa kali transit. Mungkin ini yang menjadi nilai kurang terhadap Pulau Buaya, namun kemudahan akomodasi di sana bisa menjadi penarik minat bagi wisatawan yang ingin berkunjung.

Rute Perjalanan

Perjalanan bisa anda mulai dari Kalabahi (ibu kota Kabupaten Alor) dengan menggunakan angkot, ojek atau bisa juga menyewa kendaraan menuju Desa Baolang yang merupakan desa terdekat untuk menyeberang ke Pulau Buaya.

Nah Selanjutnya, anda bisa menumpangi perahu penduduk atau menyewa perahu nelayan dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Sepanjang perjalanan, mata anda akan dimanjakan oleh berbagai terumbu karang yang terlihat di perairan dangkalnya. Namun kita harus berhati-hati dengan arus yang cukup deras.

Di Pulau Buaya ini, anda hanya akan menemukan satu desa yang terpusat di bagian selatan Pulau dan berada persis di pinggir pantai. Penduduknya semua beragama Islam, berbeda dengan penduduk pulau-pulau lain di NTT yang sebagian besar beragama Kristen/Katolik.

Jadi Itulah sebabnya di pulau ini terdapat sebuah masjid yang menjadi pusat ibadah warga, yaitu Masjid Al Ijtihad. Sikap ramah tampak jelas tampak kepada wisatawan yang datang berkunjung di wilayah yang besarnya hanya 10 Ha ini.

Pulau Buaya di Kabupaten Alor
Pulau Buaya di Kabupaten Alor – Foto oleh: panoramio.com

Pulau Buaya adalah pulau padat penduduk yang mayoritasnya berprofesi sebagai nelayan dan petani. Para ibu-ibu di daerah ini juga berprofesi sebagai pengrajin Kain Tenun Alor yang cukup terkenal itu. Walaupun menggunakan alat tenun sederhana, namun kain yang dihasilkan memiliki kualitas yang sangat baik.

Nah Karena itulah, jangan heran bila anda mendengar ada orang yang berani membayar mahal untuk mendapatkannya. Ini juga bisa jadi buah tangan untuk orang-orang terkasih sekembalinya dari pulau ini.

Wisata Bahari di Pulau Buaya

Wisata Bahari di Pulau Buaya
Wisata Bahari di Pulau Buaya – Foto oleh: article.wn.com

Bicara wisata bahari, daerah ini terkenal dengan pantai pasir putih dengan garis pantai cukup panjang. Air jernihnya menimbulkan degradasi warna biru toska yang menakjubkan di sisi laut yang lebih dalam.

Juga Tersedia juga spot bagi para penyelam untuk melihat terumbu karang yang masih terjaga dengan baik. Kepungan pulau-pulau kecil lain yang ada pada sekitarnya dan memiliki beragam ketinggian, akan menambah keindahan lanskap pulau ini.

Puas menikmati keindahan alam, Jangan lupa menikmati seafood segar. Olahan langsung dari tangkapan nelayan yang baru merapat ke darat. Mengenai cita rasanya tak perlu anda ragukan lagi.

Sumber refrensi: edyraguapo.blogspot.com, ppk-kp3k.go.id

Views: 3776

Wina Zulfani

Masalah terbesar kita cuma satu: meninggal tapi tidak masuk Surga.

Baca Artikel Lainnya