foto : beritahati.com

Sega Lengko Kota Udang

Komentar

Sega lengko (nasi lengko dalam bahasa Indonesia) adalah makanan khas masyarakat pantai utara (Cirebon, Indramayu, Brebes, Tegal dan sekitarnya). Makanan khas yang sederhana ini sarat akan protein dan serat serta rendah kalori karena bahan-bahan yang digunakan adalah 100% non-hewani. Bahan-bahannya antara lain: nasi putih (panas-panas lebih baik), tempe goreng, tahu goreng, mentimun (mentah segar, dicacah), tauge (direbus), daun kucai (dipotong kecil-kecil), bawang goreng, bumbu kacang (seperti bumbu rujak, pedas atau tidak, tergantung selera), dan kecap manis. Dan, umumnya kecap manis yang dipergunakan adalah kecap manis encer, bukan yang kental. Disiramkan ke atas semua bahan.

foto : beritahati.com

Tempe dan tahu goreng dipotong-potong kecil dan diletakkan di atas sepiring nasi. Mentimun dicacah, lalu ditaburi pula di atasnya, juga toge rebus, serta disiram bumbu kacang di atasnya, dan potongan daun kucai, lalu diberi kecap secukupnya sampai kecoklatan, dan di taburi bawang goreng. Dan sekeping kerupuk aci yang putih, yang bundar atau kotak, menjadi kondimennya. Sebagian orang suka melumuri kerupuknya dengan kecap, sebelum mulai dimakan. Beberapa orang suka meminta nasi lengkonya diberi seujung sutil atau dua minyak yang dipakai untuk menggoreng tempe dan tahu.

foto : cirebonradio.com

Dan rasanya yang khas, kandungan gizi yang baik, dan penyajiannya yang sederhana membuat Nasi Lengko digemari banyak kalangan. Bahkan sebagai orang Cirebon yang sudah merantau dan berkeluarga, saya sering menyajikan Nasi Lengko ini di rumah. Saat bosan dengan hidangan serba protein hewani, Nasi Lengko menjadi favorit sebagai menu alternatif sehat dirumah.

Jika kalian berwisata ke Kota Udang (Cirebon) aja lupa makan sega lengko….

Sumber : id.wikipedia.org & sarihusada.co.id

Baca Juga