Jika diamati Karts Rammang-Rammang ini sekilas Memang hampir mirip dengan kawasan wisata Stone Garden yang ada di Bandung. Yap dengan sama2 menyuguhkan keindahan bebantuan dan pemandangan sekitarnya Rammang-Rammang kini menjelma menjadi tempat wisata yang cukup mencuri perhatian di Sulawesi Selatan.
Kampung Karts Rammang-Rammang adalah Salah satu destinasi wisata alam di sulawesi selatan yang memiliki Pemandangan nya luar biasa Indah, nuansa alam yang masih asli. Nah untuk bisa sampai di kampung wisata karst Rammang Rammang kita harus naik perahu menyusuri sungai.
Kita juga bisa menyewa perahu yg kapasitasnya bisa 6-7 org, setelah turun dari perahu kita jalan menyusuri persawahan menikmati suasana pedesaan di bawah pegunungan karst.
baca : Taka Makassar, Bulan Sabit Yang Muncul Di Tengah Laut Flores

Lokasi Rammang-Rammang
Objek wisata Rammang-Rammang berada di Gugusan Pegunungan Kapur (karst) Maros-Pangkep, tepatnya berada di Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. Berjarak sekitar 40 km arah utara Kota Makassar.
Nah untuk bisa ketempat ini bisa ditempuh melalui jalur darat dengan menggunakan kendaraan bermotor dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam perjalanan dari Kota Makassar. Objek wisata ini berupa objek wisata alam dan sangat mudah dijangkau karena hanya beberapa meter dari jalan raya lintas provinsi.
Biaya Sewa kapal seharga 200ribu untuk kalap kapasitas 1-4 orang. Setelah sampai dermaga 3 tiket masuk seharga 5ribu rupiah. Tidak sia sia kita datangi area Ramang Ramang ini. Di suguhi bukit karst yang tinggi dan juga keindahan alam yang memukau.
Ada beberapa gua yang bisa kita msuki dan juga beberapa lukisan jaman purba. Jangan khawatir di sana ada penjual makanan dan air minum. Ada beberapa point yang memang harus di perbaiki terutama jalanan kayu yang di beberapa point sudah lapuk dan juga miring ke satu sisi. Jangan lupa kawan kawan tetap kita jaga kebersihan, kita bawa pulang sampah yang kita ciptakan. Semoga Indonesia kita tetap beraih dan terjaga.
Sejarah Kawasan Rammang-Rammang
Arti kata Rammang-Rammang sendiri berasal dari bahasa daerah setempat yaitu Bahasa Makassar, di mana kata rammang yang bisa diartikan sebagai awan atau kabut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa arti kata rammang-rammang adalah sekumpulan awan atau kabut.
Menurut cerita penduduk setempat, tempat ini diberi nama Rammang-Rammang dikarenakan awan atau kabut yang selalu turun terutama di pagi hari atau ketika hujan.
Kampung Cars Rammang-Rammang, yang lebih dikenal sebagai Kampung Karst Rammang-Rammang, adalah sebuah kawasan wisata alam yang terletak di Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Nama “Cars” sendiri merujuk pada gugusan pegunungan karst yang mendominasi wilayah ini.
Tempat wisata di Kawasan Rammang-Rammang
Destinasi Rammang-Rammang dengan menyajikan keindahan dan kesejukan yang membuat mata kita dimanjakan dengan suasana karst, sungai dan gua dan lebih banyak lainnya
Jadi ditempat ini, Ada beberapa objek wisata alam yang bisa ditemukan di tempat ini. Yaitu Taman Hutan Batu Kapur, Telaga Bidadari, Gua Bulu’ Barakka’, Gua Telapak Tangan, Gua Pasaung, dan wisata Sungai Pute beserta Kampung Berua.
Taman Hutan Batu Kapur Rammang-Rammang ini hanya satu di Indonesia dan terbesar/terluas ketiga di dunia, setelah yang pertama adalah Taman Hutan Batu Tsingy di Madagaskar dan yang kedua adalah Taman Hutan Batu Shilin yang ada di Tiongkok.
Praktis terdapat 2 kompleks taman hutan batu yang berada di kawasan ini, yakni yang berada di bagian utara dan selatan. Yupp semoga info diatas bisa menambah refrensi alternatif wisata kalian saat mendatangi Maros Sulawesi Selatan.
Cara Menuju Wisata Rammang-Rammang
Untuk bisa Menuju Wisata Rammang-Rammang atau Desa yang berada di antara perbukitan karst. Menuju ke sini menggunakan perahu bermotor dari Dermaga 1. Tarif per perahunya jelas dan transparan sehingga pengunjung tenang.
Pengemudi perahu nya juga ramah dan kecepatannya santai. Pengunjung akan dibawa melewati sungai yang dipenuhi tanaman Nipah di kanan kirinya. Tampak juga perbukitan karst yang menjulang sepanjang perjalanan. Di beberapa titik pengunjung akan menemui tempat singgah.
Nah Setibanya di desa, pengunjung akan bertemu dengan jalan penghubung antar area yang terbuat dari kayu. Di sini banyak tempat foto menarik dengan latar kehidupan desa di perbukitan karst. Kita bisa mengelilingi desa dengan jalan naik dan turun, kita juga bisa menjelajah ke area goa bila memungkinkan.
Lalu Di beberapa area kita akan menemui jalan berbatu karang. Suasana desa sangat tenang.
Sebaiknya datang ke sini di pagi atau agak sore mengingat siang hari akan terasa lebih panas, namun tersedia persewaan topi di Dermaga 1. Di beberapa titik terdapat spot foto yang dibangun oleh Bank Indonesia. Bank Indonesia terlihat banyak membantu pengembangan area ini.
Info Penting Kampung Karts Rammang-Rammang
Rammang-Rammang salah satu pegunungan karst terbesar di dunia. enak datang ke sini pagi biar ngga panas. di desa ini benar-benar ada penduduk yang tinggal, mereka jualan snack dan kelapa muda juga jadi kalo pas berkunjung ke sini lapar dan dahaga butuh asupan snack dan minuman bisa beli ke penduduk setempat. harganya relatif terjangkau kok.
Nah di dalam sini sebenernya banyak yang bisa di eksplor, katanya ada beberapa goa juga. tapi waktu itu pas berkunjung udah terlalu siang dan panas, jadinya hanya jalan sebentar tidak terlalu jauh ke dalam, yang penting liat-liat suasana desa ini dan menikmatinya dengan kelapa muda.
Berikut beberapa poin penting mengenai Kampung Cars Rammang-Rammang sebelum kalian berkunjung ketempat wisata ini :
- Kampung ini terintegrasi dengan kawasan karst Maros-Pangkep yang merupakan kawasan karst terbesar kedua di dunia setelah karst di China Selatan.
- Daya tarik utama tempat ini adalah formasi batuan karst yang menjulang tinggi di antara hamparan sawah dan Sungai Puteh. Pemandangan ini menciptakan lanskap yang dramatis dan eksotis.
- Beberapa aktivitas populer yang dapat dilakukan di Kampung Cars Rammang-Rammang antara lain:
- Para Pengunjung yang datang dapat menyewa perahu tradisional (disebut “perahu jukung”) untuk menyusuri sungai dan menikmati pemandangan karst dari dekat.
- Kita juga bisa Mengunjungi Gua Telapak Tangan. Gua ini terkenal dengan lukisan prasejarah berupa telapak tangan di dindingnya.
Sumber : Wikipedia, google dan lainnya
Views: 706

