Home / Blog / Quality Time Mengenai “Review” Bersama Tim Penulis Website BPJ

Quality Time Mengenai “Review” Bersama Tim Penulis Website BPJ

Quality Time (QT) yang diadakan di grup Whatapp Tim Penulis Web Bpj @Backpackerjakarta yang berlangsung pada tanggal 10 November 2017 kali ini dimoderatori oleh Maya @maenequeen. Membahas tentang Review didalam kepenulisan artikel. Sebenarnya apa sih review itu? Review merupakan ulasan detail tentang suatu produk, baik itu berupa jasa ataupun barang.

Contoh Review:

  • Review Buku
  • Review Film
  • Review Gadget
  • Review Kosmetik
  • Review Hotel
  • Review Restoran
  • Dan lain-lain

Tetapi khusus di Backpacker Jakarta ini Niche nya adalah mengenai travelling. Bisa itu tempat makan, penginapan, transportasi, atau apapun yang masih berkaitan dengan traveling. Dalam obrolan kita di QT kali ini sang Moderator terlebih dahulu menjelaskan sedikit tentang apa itu Review lebih dalam. Dan para anggota boleh mengajukan pertanyaan setelah itu.

Review Hostel

Moderator menjelaskan salah satu contoh Review yaitu bagaimana sih kita jika akan mereview sebuah Hotel? Biasanya jika kita menginap dihotel terkadang kita sampai lupa akan hal-hal kecil yang tidak penting untuk ditulis, padahal sebagai penulis, hal tidak pentingpun harus kita tulis bukan? Dengan mereview hotel kita bisa saja secara tidak sengaja memberikan info kepada mereka yang belum pernah menginap di Hotel tersebut, dan dengan review yang menarik akan membuat mereka tertarik menginap disana.

Misalkan :

  • Apa saja yang dibutuhkan saat cek in
  • Cara membuka pintu memakai kunci kartu
  • Cara menyalakan listrik
  • Dapat apa saja di kamar mandi?
  • Mana makanan/minuman yang Compliment mana yang berbayar
  • Lokasi
  • Menu
  • Design interior
  • Dan yang sering terlewatkan adalah parkiran apakah luas atau tidak, apakah ada jaringan Wifi atau tidak, Mushola, layanan delivery, keadaan toilet, dan lain sebagainya.

Itu sedikit masukan bagaimana kita dalam mereview suatu tempat, Hotel khususnya dalam hal ini. Kemudian setelah sedikit membahas topik sang moderator memberi kesempatan untuk bertanya.

Kita perlu belajar mengulas secara elegant dan objektif, kalau ada kelemahan tetap disampaikan secara santun. Demikian moderator memberi jawaban juga masukan. Dalam mereview tempat makan, jika kita harus mereview yang lain, lebih baik tidak juga tidak apa. Asalkan review yang sedang kita makan saja sudah cukup. Jika perlu atau penasaran bisa saja ijin ke pihak restoran untuk melihat dapur, menanyakan sejarah restoran, cerita dibalik menu dan sebagainya.

Review Tempat Kuliner

Juga perlu diingat jikalau kita mendapat gratis menginap atau makan gratis atau mendapat produk secara gratis, tidak perlu ikut disebutkan gratisnya, setidaknya mereka paham akan itu. Dan dalam mereview pun tidak selalu wajib ijin pada pihak resto untuk mereview. Menurut Maya diam-diam saja boleh asalkan bukan berbuat jelek. Ada istilah “Take picture Without a Crime” mungkin itu maksud Maya sang moderator.

Harus percaya diri juga pada pihak restonya jika kita memang bertujuan baik dan berniat mereview secara detail, Maya menambahkan. Didahulukan dengan memperkenalkan diri, mereka pasti melayani, kecuali ada alasan mereka sedang sibuk. Lebih baik kita pahami hal itu.

Contoh memperkenalkan diri : “ halo selamat pagi/siang, saya Blogger mau bertanya-tanya tentang tempat ini, bisa dengan siapa ya? Boleh bertemu dengan PR atau penanggung jawab di sini?”. Demikian contohnya yang diberikan Maya. Jadi tidak perlu mengatakan akan mereview atau meliput atau mewawancara, hanya bertanya-tanya saja. Biasanya jika Maya mereview, Maya akan bilang dari Blogger atau Citizen Journalist, mereka sudah paham.

Penolakan biasanya terjadi pada tempat yang manajemennya masih tertutup, tidak mengerti blogger itu apa? Sering ditolak dan diabaikan. Tetapi tetap semangat tentunya ya..

Maya memberikan sedikit trik mereview makanan, ajaklah teman minimal kalian bertiga sudah cukup. Satu orang pesan satu. Setidaknya kan ada yang mengambil foto. Begitu kira-kira.

Ohya, Maya juga menyelipkan arti “Wartawan Bodrex” apa ya artinya? Wartawan Bodrex adalah: wartawan gadungan yang medianya abal-abal. Biasanya datang untuk mencari uang suap. Misal kekantor pemerintahan kemudian mengancam mau publish yang jelek-jelek lalu meminta uang. Didalam sekala kecil, datang keresto meminta makan gratis. Kemudian sama juga ada istilah “Blogger Bodrex”, kurang lebih sama dengan Wartawan Bodrex ini. Ngeri yah?

Banyak loh ternyata istilah-istilahnya yang sama, seperti blogger godiebag, blognya tidak aktif tetapi setiap ada event datang mencari godiebag, jika tidak dapat marah-marah. Walah kok bisa gitu ya?

Tetapi jangan khawatir, untuk menghindari asumsi-asumsi seperti itu yang bisa kita lakukan adalah, wawancara saja seadanya, setelah selesai makan ya kita bayar kekasir seperti pada umumnya. Bersikaplah biasa saja. Atau ajaklah teman yang sehobi untuk mengambil foto-foto nya jika kita merasa malu.

Baiklah ini sedikit resume dari saya tentang QT pada tanggal 10 Novermber 2017 yang berlangsung antara jam 20.00 – 21.00 Wib. Seru loh, banyak sekali yang bertanya dan berkomentar, sudah saya rangkum sedikit diatas diatas “question and Answernya” juga sedikit penjelasan sang moderator Maya yang punya IG: @maenequeen, bisa kalian follow untuk bertanya-tanya kepada beliau lebih detail tentang review. Maya ini juga sering mereview IG nya @kuliner_soloraya.

Ilmunya sudah kita serap ya, dan berguna, kemudian bisa kita terapkan langsung deh, bagaimana untuk memulai terjun mereview dan menuliskan di Blog kita. Yang doyan jalan, doyan makan jangan lupa reviewnya.

Terima kasih

Penulis : Widi @Ari_widiyastuti

About Ari Widi

Sedikit bicara, banyak menulis..
Mencintai sastra,
Suka membaca dan membuat puisi
Menulislah dengan imajinasimu yang paling tinggi.

Check Also

Warna-Warni Sapo Juma, Tongging

Sumatera Utara selalu punya tempat yang indah untuk dilihat dan dikunjungi. Salah satu spot foto …