Home / Blog / Alam & Taman / PENDAKIAN PERDANA ARGOPURO BACKPACKER JAKARTA

PENDAKIAN PERDANA ARGOPURO BACKPACKER JAKARTA

Di Penghujung tahun 2016 biasanya orang – orang sudah merancang untuk membuat agenda masing masing. Begitu juga dengan teman – teman Backpacker Jakarta,  sebelum menutup akhir tahun,  BPJ melakukan pendakian Argopuro perdana di tanggal 24 – 29 Desember 2016. Yap,  Argopuro sebuah gunung yang merupakan jalur terpanjang di Pulau Jawa dengan mempunyai beberapa cerita seperti legenda dan sejarah pada masa terdahulu serta menawarkan pemandangan alam yang mengagumkan  yang  menjadi pilihan Backpacker Jakarta  dengan sharecost 750.000 / orang.

Simaksi di Baderan

Meskipun pendakian dilakukan dibulan Desember yang kemungkinan intensitas curah hujannya tinggi, tapi tidak menyurutkan semangat para peserta, karena sudah mempersiapkan segala sesuatunya baik fisik,  mental juga doa.

Keberangkatan dimulai dari stasiun senen dengan jam yg berbeda, ada yang berangkat mulai 10.30 WIB dan 14.30 WIB sementara mepo di jam 01.30 tanggal 25 Desember 2016. Setelah semua berkumpul, maka perjalanan dilanjutkan ke baderan dengan menggunakan elf selama 5 jam.

Peserta yang mengikuti pendakian Argopuro sejumlah 15 orang dengan CP Dhani dan Ewin (awalnya Achmad namun karena ada keperluan maka berhalangan untuk ikut) . 15 orang peserta ini tentunya mempunyai kesempatan lebih untuk mengenal satu sama lain, kalau CP nya bilang “Trip Argopuro Trip BPJ yg semua pesertanya deket satu sama lain dan kenal” bahkan bisa dibilang kompak :).

Gunung dengan ketinggian 3.088 mdpl ini pendakiannya dilakukan melalui via Baderan – Bremi karena jalurnya lebih bersahabat terutama untuk fisik. Tracking dimulai dari jam 10.30 WIB (25 Desember 2016) dan turun tracking di jam 12.30 WIB (29 Desember 2016) dengan team dibagi menjadi 3 ada advance dan sweeper ditengah.

Berfoto kece sebelum melanjutkan perjalananDalam pendakian ada beberapa peserta yang jalannya lebih cepat,  bagi CP  sendiri dipersilahkan untuk jalan didepan karena dapat membantu juga mencari tempat mendirikan tenda,  sedangkan yang lain mengikuti kekuatannya masing – masing.

Sarapan Pagi
Berfoto sebelum melanjutkan perjalanan
Alun – alun besar

Selama pendakian teryata para peserta terus ditemani sinar matahari, pendakian tidak mengalami hambatan untuk cuaca meskipun ada kendala lain pada fisik dan mental yang mulai terasa dipendakian hari ke 3, karena sudah mulai lelah sampai ada peralatan kelompok yang lupa dibawa,  namun karena pendakian Argopuro menyuguhi pemadangan alam yang indah,  seperti padang savana dan hutan dengan berbagai macam jenis tanaman yang sedang hijau – hijaunya membuat para peserta tetap bersemangat.

Cikasur
camp di Cikasur

Karena Pendakian Argopuro sendiri merupakan jalur terpanjang,  maka dari itu tim Backpacker Jakarta lebih memilih via Baderan,  jika melalui via Bremi sudah menemui tanjakan yang cukup membuat dengkul lemas, serta dengan mengetahui kondisi tracking tersebut persiapan bukan hanya fisik,  melainkan mental juga, tidak ketinggalan persiapan logistik harus dijaga. Pos – pos yang akan dilalui via Baderan sendiri meliputi:

  1. Pos Mata Air 1
  2. Pos Mata Air 2
  3. Alun – alun Kecil
  4. Alun – alun Besar
  5. Cikasur
  6. Cisentor
  7. Rawa Embik
  8. Savana Lonceng
  9. Puncak
Savana Lonceng
Cikasur

salah satu tempat yang mempunyai sejarah menarik yaitu di Cikasur, dimana Cikasur merupakan sebuah padang savana yang mempunyai sejarah pada masa kolonial, konon katanya padang savana ini merupakan sebuah lapangan penerbangan dan mempunyai sejarah kelam pembantaian pribumi secara tragis yang awalnya dipekerjakan untuk membuat landasan pesawat dan galian panjang untuk saluran air yang teryata sebagai tempat untuk mengubur para pekerja.

Lapangan terbang jika dilihat dari atas

Alhasil landasaran pesawat tersebut menjadi padang savana Cikasur yang indah saat ini, dengan padang ilalang yang mempesona.

Puncak Rengganis

Argopuro sendiri mempunyai 2 puncak yaitu yang pertama puncak rengganis,  kalian mungkin yang suka membaca cerita legenda sudah tahu kisah dewi rengganis yang hilang di Argopuro? disini terdapat beberapa petilasan petilasan tentang legenda tersebut,  puncak Rengganis sendiri merupakan batuan Kapur dan berbau Belerang, tapi guys dipuncak ini kamu juga dapat melihat gagahnya susunan gunung Semeru,  Raung, Arjuno dan Welirang, indah bukan?

Puncak Argopuro

 

repacking hari terakhir

Selanjutnya yang kedua adalah puncak Argopuro yang berupa susunan batu ditempat yang landai dengan dikelilingi pohon,  akan jarang menemukan pemandangan lautan awan disini,  seperti pada kebanyakan puncak gunung lainnya, namun pemandangan alam dimanapun tetap memberikan kesan tersendiri.

Danau Taman Hidup

Perjalanan turun tracking pun dilakukan menuju desa Bremi, tidak hanya saat menuju Puncak saja kamu akan menikmati pemandangan, namun menuju Bremi juga akan disuguhkan pemandangan yang eksotis dari Danau Taman Hidup.

So,  bagaimana pendakian Argopuro menurut kalian? that’s the real adventure guys!

About Afra

IG : afraa03

Check Also

Pemandian Air Panas Sibanggor, Mandailing Natal

Mandailing Natal memiliki wisata geo yang cukup menarik. Sebuah pemandian air panas yang mengandung belerang. …