Alam & TamanPantaiPulau

Mengasingkan Diri Di Pulau Asu, Sumatera Utara

Jika Kamu mendengar kata ‘Asu’ terutama dalam bahasa Jawa, jangan berfikiran negatif dulu. Karena di Sumatera Utara (Sumut), ada sebuah Pulau yang bernama Asu, tepatnya berada Nias. Pulau Asu berasal dari kata ‘Asuhan’ yang bermakna Terakhir. Oleh karenanya, Pulau Asu, Nias ini mempunyai arti sebagai pulau terjauh yang dijaga serta dikagumi. Letak Pulau Asu berada di Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara. Memang terpisah dari Kepulauan Nias, meski demikian kawasan ini masih tergabung dalam Kabupaten Nias Barat dan menjadi bagian dari Kepulauan Hinako. Pemandangan di Pulau ini sangatlah cantik, lautnya yang biru, pasir putih, serta lambaian pohon kelapa yang berjejer di sepanjang pantai membuat Pulau ini semakin lengkap untuk menjadi tujuan destinasi wisata.

Foto by YouTube

Administratif Pulau Asu sendiri masuk dalam wilayah Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias. Dan untuk mencapai ke Pulau Asu, Anda dapat menggunakan pesawat dari Bandara Kualanamu Medan ke Bandara Binaka, Gunung Sitoli, Kabupaten Nias. Kemudian dari Gunung Sitoli, kemudian Anda dapat melanjutkan perjalanan ke Sirombu, perjalanan ini memakan waktu 1-2 jam. Di Sirombu terdapat sebuah pelabuhan dengan dua jenis transportasi penyebrangan yaitu kapal dan speedboat. Untuk menyebrang dengan kapal, akan dikenakan harga Rp30.000,- untuk satu orang, dan perjalanan membutuhkan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam.

Sementara apabila Anda lebih memilih menggunakan speedboat, akan dikenakan harga Rp100.000,- hingga Rp120.000,- untuk satu orang, dan ditempuh dengan lama waktu perjalanan sekitar 30 hingga 40 menit. Luas Pulau Asu sekitar 18km persegi dengan penghuni tetap sekitar 20 kepala keluarga. Di pulau ini terdapat beberapa kompleks cottage sederhana. Masing-masing kompleks terdiri dari 5-6 unit rumah panggung. Harga sewa bervariasi mulai dari Rp200.000,- hingga Jutaan rupiah tapi, semua ini kembali lagi ke kalian bagaimana saat melakukan tawar menawar.

Foto by Maggie

Mengenai pantai, tak perlu diragukan lagi dengan keindahannya. Pasir putih yang lembut berkilauan terlihat cantik dibuai dengan ombak dan air laut yang jernih. Sejauh mata memandang, saat cuaca sedang cerah, hamparan langit biru semakin memperindah pemandangan. Suasana yang tenang, nyaman, serta keramahan warga setempat membuat saya betah berlama-lama di pulau itu. Beragam hal menarik yang bisa dilakukan di pulau ini dari mulai dari berjemur, berenang, tracking keliling pulau, memancing, hingga surfing.

Tags

BerlianSelig

Jangan biarkan dunia merubahmu tapi berusahalah dunia yg mengubah kita

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close