KulinerReview

Mecah Piting, Tebet : Sensasi Makan Seafood Murah Dengan Cara Yang Tak Biasa

Hai kamu pecinta kuliner. Nambah lagi nih restoran seafood oke di Tebet. Sebut saja Mecah Piting. Berada di Jl.Tebet Barat IX No.1A, Lantai 2, Jakarta Selatan. Dan baru mengadakan Grand Opening  tanggal 20 Januari 2018 lalu. By the way, Mecah Piting buka pada pukul 11.00 – 16.00 & 18.00 – 22.00 WIB.

Mecah Piting,

Saya pun tak ketinggalan untuk mengunjungi Grand Opening  tersebut, dan mengajak dua orang teman untuk ikut mencicipi seafood yang udah hits di instagram itu. Tepat pukul 13.10 WIB, saya pun sampai di depan restoran Mecah Piting yang cukup mudah dikenali dari banyaknya karangan bunga bertebaran. Langsung saja saya naik ke lantai 2 dan disambut oleh waitress yang menyapa dengan ramahnya.

Waw, ramai sekali. Itulah kesan pertama saya saat melihat suasana dan duduk di bangku dengan meja bernomor 14 bersama teman saya. Seorang waitress perempuan pun menawarkan saya selembar menu sembari menggelarkan kertas minyak berwarna putih sebagai alas makan dan juga piring serta capitan kepiting di meja saya.

Restoran Seafood

Oh my God, its a crazy price. Sontak saya dan teman saya kaget melihat daftar menu yang menyuguhkan aneka seafood dengan harga yang ramah kantong. Sangat jauh bila dibandingkan dengan restoran seafood lain yang pernah saya kunjungi. And then, saya dan teman pun sepakat untuk memesan Menu Spesial Mecah Mix yang terdiri dari 1 kepiting + udang + cumi + kerang dengan saus padang level 1 seharga Rp. 60.000, serta 1 porsi Mecah Piting untuk take away yang langsung dibayar di kasir.

Sembari menunggu makanan datang, saya mencoba mengamati suasana restoran Mecah Piting yang sangat ramai pada saat itu. Semua meja penuh dengan orang yang sedang menikmati sensasi makan seafood langsung di meja beralas kertas minyak putih tanpa menggunakan piring. Beberapa waitress juga terlihat mondar-mandir menyajikan makanan ke atas meja yang mana penyajiannya dibuat mirip seperti Cut The Crab yang terkenal itu.

Restoran Seafood
Sumber Foto : Ig @mecahpiting

Waktu menunjukkan pukul 14.30 WIB, sudah  60 menit berlalu, namun pesanan saya tak kunjung datang. Sementara antrian di belakang terus bertambah. Saya pun langsung menanyakan pada waitress nya, dan kamu tau apa jawabannya ? “Tunggu aja kak, emang pasti lama”, begitulah jawaban yang saya terima.

Speachless. Mungkin itu yang bisa menggambarkan wajah saya pada saat itu. Setelah 1 jam memesan makanan yang tak kunjung datang, dan mendapati jawaban yang tidak memuaskan dari si waitress membuat saya sedikit kesal atas bad service yang saya terima. Padahal di awal saya mendapati service yang lumayan baik. Namun, saya berusaha sabar dan memaklumi mungkin karena banyaknya orderan yang membludak. Dan setelah 1 jam 15 menit, makanan saya pun tiba. Taraaaaaa !

Restoran Seafood

Waaahh. Akhirnya yang ditunggu-tunggu pun datang juga. Si waitress pun langsung menumpahkan Mix Combo pesanan saya ke atas meja. Seketika saya kagum karena aroma nya yang begitu menggiurkan dan menggugah selera. Rasa kesal pun hilang berganti menjadi nafsu makan melihat kepiting, udang, kerang dan cumi bertaburan diselimuti saus padang dengan potongan jagung dan bawang bombay. Tanpa berfikir lama, saya dan teman saya pun segera menyantapnya dengan lahap.

Restoran Seafood

Usai merasakan sensasi makan seafood langsung diatas meja, saya mempersilahkan waitress untuk clean up meja sembari menunggu pesananan take away saya datang. Namun lagi-lagi saya harus menunggu 40 menit. Hanya saja kali ini si waitress ada itikad baik untuk meminta maaf. Dan setelah 40 menit berlalu, pesanan take away saya pun datang.

Restoran Seafood

Kemudian saya dan teman pun bergegas untuk pulang dengan sapaan ucapan terimakasih dari salah satu karyawan yang saya pikir adalah Supervisor nya. Fyi, sebelum pulang saya sempat diberikan Loyal Card yang bisa digunakan setiap kali datang untuk di stempel dan di tukarkan dengan free cumi/kepiting jika kartunya sudah full stempel.

Restoran Seafood

By the way, restoran ini juga dilengkapi dengan toilet dan wastafel. Sayangnya wastafel tersebut letaknya jauh sekali harus ke belakang karena bersampingan dengan toilet. Padahal akan lebih baik jika wastafel dipasang di sekitar meja makan. Selain itu, juga terdapat  televisi ditengah ruangan, dipadukan dengan lampu sate segitiga menggantung di atasnya. Serta kipas angin di setiap sudut meja yang membuat suasana tetap adem meskipun ramai dengan banyak orang.

Restoran Seafood

Sementara bangunannya sendiri menurut saya kurang luas. Hal ini terlihat dari banyaknya orang yang waiting list dan menumpuk di tepi restoran. Sehingga terlihat kurang rapi. Bagian dindingnya juga ada sedikit belum rapi di cat. Dan yang paling sangat saya sayangkan yaitu jika ingin menambah pesanan, kita harus antri ulang ke kasir berbarengan dengan customer yang baru datang.

Restoran Seafood

Overall, secara rasa, penyajian, tempat, dan harga, saya anggap makanan Mecah Piting ini sudah oke, lezat dan murah. Terlebih mecah piting yang saya pesan take away pun rasanya masih enak saat saya santap 4 jam kemudian dirumah. Mungkin akan lebih baik lagi jika mekanisme pemesanan, waktu tunggu dan servicenya di tingkatkan lagi. Karena, sebenarnya restoran ini memiliki banyak kelebihan. Namun apalah arti itu semua jika tidak diimbangi dengan service  yang memuaskan. Selamat berkunjung :)

Tags

kikyamaleader

Hai! Panggil saja aku Rizky Amalia. Seorang perempuan yang hobby traveling dan hiking, kemudian dengan hati berbunga-bunga selalu bersemangat menceritakan kembali dalam bentuk tulisan agar bisa bermanfaat untuk orang banyak. Anyway, selain aktif menulis di Backpacker Jakarta, aku juga bagian dari Teater Enjuku'18, selain itu pernah menjadi Ketua UKM Seni Budaya STEI '15, Wakil Ketua OSIS SMKN 14, dan bagian dari Paskibra SMKN 14 serta Racata Taekwondo.

Related Articles

3 thoughts on “Mecah Piting, Tebet : Sensasi Makan Seafood Murah Dengan Cara Yang Tak Biasa”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close