Home / Editor Picks / Eskplore Krakatau 5 bersama Backpacker Jakarta

Eskplore Krakatau 5 bersama Backpacker Jakarta

Anak Gunung Krakatau

Sudah hampir 1 tahun lamanya Backpacker Jakarta tidak mengadakan Trip Eksplore kawasan Krakatau Lampung. Terakhir kali trip kesana sekitar pertengahan 2015 lalu dimana saat itu hanya ada 14 peserta trip yang ikut eksplore Krakatau. Setelah sekian lama berlalu akhirnyaBPJ kembali memutuskan untuk mengadakan trip kesana lagi. Tanggal 10-11 Maret 2017 kemarin menjadi tanggal yang dipilih untuk mengadakan trip kesana.

Anak Gunung Krakatau

Diluar dugaan jumlah pendaftar membludak dimana ada sekitar 60 lebih peserta yang mendaftar. Mengingat kuota kapal yang terbatas akhirnya jumlah peserta dibatasi hanya 39 peserta saja dan didampingi 2 orang CP atau koordinator yakni Arlan & Emye. Keberangkatan dimulai dari tempat mepo masing2 peserta baik dari terminal kampung rambutan, slipi jaya, kebon jeruk atau kalideres.

CP Trip Emye & Arlan

Oh ya total sharecost / peserta adalah Rp 290.000 sudah termasuk semuanya kecuali makan selama trip dan biaya menuju mepo yang telah disepakati yakni Pelabuhan Merak. Hari Jumat tangal 9 Maret pukul 23.30 semua peserta sudah tiba dipelabuhan dan tepat pukul 00.00 kami menaiki kapal untuk menyebrang menuju pelabuhan Bakauheni Lampung.

Hari ini penyebrangan tergolong sepi mengingat jumlah penumpang yang ada dikapal kami sedikit sehingga kami bebas leluasa tiduran dikursi. Sekitar pukul 4.00 Pagi dinihari kapal kami sampai dipelabuhan Bakauheni. Kami kemudian melanjutkan perjalanan menuju dermaga Pelabuhan Canti (pelabuhan menuju krakatau) menggunakan angkot yang telah dicarter sebelumnya.

dermaga pelabuhan canti

Perjalanan dini hari cukup lancar sehingga kami bisa sampai didermaga canti sangat cepat hanya butuh 1 jam saja. Sekitar pukul 05.00 semua angkot yang kami naiki sampai didermaga. Sebagian peserta melaksanakan sholat Subuh dan juga sarapan sembali menunggu kapal kayu yang akan membawa kami eksplore Krakatau.

Foto bersama di pelabuhan Canti

Hari sudah mulai beranjak pagi dimana matahari mulai menampakan senyumnya. Kami bergegas menaiki kapal yang sudah disewa selama 2 hari kedepan. Banyak teman2 yang memilih berada diatap kapal sambil duduk dan menikmati pemandangan laut lepas yang sangat menawan terlebih banyak perbukitan mengelilingi sekitar kawasan Canti membuat peserta enggak masuk kedalam kapal. Kapal yang kami naiki cukup besar muat untuk 40 orang sehingga meski ada ombak nampun tidak begitu terasa guncanganya. Destinasi pertama yang kita tuju adalah Pulau sebuku Besar.

A. Pulau Sebuku Besar

Kapal perlahan merapat menuju pinggir pantai pulau Sebuku Besar. Dari sekitar pulau sudah terlihat birunya lautan dan putihnya pasir yang mengelilingi pulau sebuku ditambah lagi pemandangan hutan yang memenuhi pulau membuat pulau ini semakin asri tanpa penghuni.

Pulau Sebuku

Mengingat kapal tidak bisa bersandar akhirnya buat peserta yang ingin menginjakan kakainya dipulau ini harus nyebur. Sebagian peserta mencoba mencari tahu ada apa dipulau yang tak berpenghuni ini dengan mengelilingi pulau.

Pulau Sebuku

Ada peserta yang hanya menikmati keindahan pulau dengan berfoto dan mengabadikan pemandanganya. Tak sedikit juga peserta yang enggan terkena air hanya menikmati pemandangan dari atas kapal.Puas bermain dipulau ini akahirnya kami melanjutkan perjalanan menuju Pulau sebuku Kecil yang tepat berada disebrang pulau sebuku besar.

B. Pulau Sebuku Kecil

Buat temen2 yang ingin menikmati bawah laut Krakatau, salah satu spot yang bias adikunjungi aadalah pulau sebuku kecil ini. memang disni sudah dihuni penduduk namun jumlahnya tidak terlalu banyak apalagi jarakanya sepertinya jauh jauh. Karena letaknya berada disebrang pulau Sebuku Besar kami tidak butuh waktu lama untuk sampai dipulau yang memmilki keindahan bawah lautnya ini.

Snorkling Pulau Sebuku Kecil
Snorkling Pulau Sebuku Kecil

Memang wisata bawah laut pulau sebuku tidak seindah taman bawah laut pahawang namun menurut saya pribadi cukup puas menikmati bawah laut disini dengan keberagaman ikan dan karangnya. Sekitar 1 jam berlalu kami puas menikmati bawah lautnya akhirnya kami memutuskan untuk menuju Pulau Sebesi yakni tempat kita menginap alias lokasi homestay berada terlebih perut kami sudah berbunyi kelaparan butuh diisi.

C. PULAU SEBESI

Butuh sekitar 45 menit dari pulau sebuku Kecil menuju pulau Sebesi. Oh ya sebelumnya kami sempat berhenti untuk mencari lokasi atau spot snorkling yang lain yang berdekatan dengan pulau sebesi. Namun karena banyaknya ubur2 kecil yang membuat gatal kulit bila terkenatubuhnya membuat kita urung terjun ke laut sehingga kami memutuskan lanjut kepulau Sebesi saja. Sekitar pukul 11.40 kami tiba juga dipulau Sebesi Lampung.

Pantai Pulau Sebesi

Memang pulau ini sudah dihunu banyak penduduk dan banyak fasilita sumum tersedia dipulau ini. Kami beranjak menuju Homestay yang sudah dipesan sebelumnya. Melihat keberadaan homestay yang tepat berada didepan pantai dan banyak pepohonan disekitarnya membuat kami senang dan tak sabar menikmati keindahanpemandangan yang ada di sekitar homestay. Mengingat kita berjumlah 40 peserta maka ada 4 kamar yang kami sewa dengan kapasitas 10 orang per kamar dan dilengkapi dengan 1 buah kasur untuk 1 peserta.

Badan lengket setelah senorkling membuat temen2 berebutan mandi dulu apalagi saat makan siang sudah tiba semuanya ingin segera menikmati makan siang dengan pemandangan pantai didepan homestay.
Sesuai Intenary yang telah dibuat sebelumnya jika sore hari kita akan menikmati sunset dari pulau Umang-umang sebuah pulau kecil yang ada disebelah pulau Sebesi.

D. Pulau Umang-Umang

Banyak bebatuan besar di Pulau Umang Umang

Pukul 15.30 kami menuju pulau umang-umang untuk menikmati sunset. Pulau Umang-umang adalah sebuah pulau kecil tak berpenghuni yang ada di sebelah pulau Sebesi. Pulau ini cukup kecil tidak terlalu luas karena kita bisa mengelilingi pulauny ahanya dalam hitungan menit saja.

Emye berfoto di Tebing

Etss jangan salah pulau umang-umang ini adalah salah satu pulau kebanggan masyarakat sekitar karena keindahanya dan pemandanganya yang luar biasa. Memang kita akuin karena hanya dipulau ini saja memiliki pantai pasir putih luas yang amat halus dengan bebabtuan karang yang cukup besar beraneka ragam disekitar pulau Umang-umang.

Spot Berfoto disalah satu tebing Pulau Umang Umang
Keindahan Pulau Umang Umang

Jika diamati memang menyerupai pantai dikawasan belitungan dengan bebatuan besar namun pulau umang2 memiliki bebatuan hitam seperti bebatuan bekas letusan. Sembari menunggu sunset yang perlahan mulai muncul teman2 BPJ bermain air dan juga mengabadikan momemnt2 indah bersama teman2 BPJ lainya.

Bermain dipasir Putih Pulau Umang Umang
Para Snior Trip di BPJ
Foto bersama peserta trip di Pulau Umang Umang
Sunset Pulau Umang-umang

Setelah puas bermain air dan menikmati sunset akhirnya pukul 18.00 kami beranjak menuju kapal kembali dan meninggalkan Pulau Umang-umang. Sekedar info jika dipulau sebesi listrik hanya menyala pada pukul 18.00 – 00.000 saja mengingat hanya menggunakan mesin disel saja sehingga terbatas waktunya. Malam itu cuaca sanbgat cerah dan tenang sehingga waktu quality time diadakan setelah makan malam bersama. Kami membeli 4 kg ikan untuk kami bakar dan kami santap bersama sembari kami mengenal satu sama lainya.

Banyak teman2 diwaktu bebas menikmati kesyahduan malam dan juga bercengkrama dengan teman-teman BPJ lainya. Sebagian peserta yang sudah tak kuas amenahan kantuk memilih untuk menyudahi hari itu dengan beristirahat. Pukul 03.00 dini hari kami semua sudah terbangun karena untuk menuju krakatau kami harus berangkat dini hari agar sampai di krakatau pagi hari dan kita bisa melihat sunrise dari puncak Anak Krakatau.

E. ANAK GUNUNG KRAKATAU

Selamat Pagi

Perjalanan menuju Anak krakatau cukup jauh yakni sekitar 3 jam perjalanan laut. Beruntung selama perjalanan cuaca cukup cerah dan mendukung. Tepat pukul 05.30 pagi kami sampai dipulau Anak Gunung Krakatau. Pulau ini sepi sekali tak berpenghuni hanya ada sebuah pos jaga itu juga tidak ada penghuninya. Pasir dipulau ini hitam pekat sehingga kamu jangan berharap meilihat pasit putih terhampar luas. Mungkin pasir hitam ini sisa letusan abu dari anak gunung Krakatau.

Anak Gunung Krakatau

Sebelum melakukan pendakian kita berdoa bersama dan sebagian teman2 melakukan sholat subuh terlebih dahulu. Pendakian mulai dilakukan sekitar pukul 05.45 pagi namun saat itu masih terasa cukup gelap hanya cahaya fajar yang perlahan mulai menampakan keindahanya.

Melewati Hutan terlebih dahulu

Perjalanan menuju puncak Krakatau cukup mudah karena sudah ada jalur umun yang dilalui. Sebelum sampai kekawasan pasir bebatuan, terlebih dahulu kita akan melewati hutan yang ada sekitar 20 menitan. Setelah melewati hutan itu kita akan berjumpa dengan anak gunung Krakatau yang terbentang luas didepan kita dengan pasir dan kerikir yang memenuhi sekitarnya.

Treking berpasir menuju puncak Krakatau

Butuh sekitar 45 menit – 1 jam pendakian kita sampai dipuncak anak Gunung Krakatau. Dari sini sudah terlihat pemandangan luas yang sangat menakjubkan. Lautan Biru dan pulau2 lain yang ada disekitarnya membuat pemandangan begitu indahnya.

Puncak Gunung Krakatau
Anak Gunung Krakatau

Fajar mulai tersingsing sesekali hembusan angin mulai menyapa kami membuat siapapun yang ada saat ini terasa damai sekali. Puas berfoto menikmati keindahan gunung, pukul 8.30 kami memutuskan turun kembali kebawah. Setelah semua peserta turun kami kemudian kembali malanjutkan perjalanan kedestinasi selanjutnya yakni Lagon cabe.

F. LAGON CABE

Lagon Cabe adalah sebuah tempat spot snorkling / diving. Disebut lagon karena spotnya cukup dalam dan snagat cocok untuk mereka yang ingin menyelam dikedalaman.Namun ada kawasan snorkling dipinggir pulau ko jadi kamu gak perlu khawatir. Sayangnya banyak sampah yang terbawa ombak disekitar lagon cabe ini sehingga saya pribadi kurang menikmati.

Lagon Cabe

Puas bermain air laut kami memutuskan untuk kembali pulang menuju homestay di pulau sebesi. Pukul 12.30 kami tiba di Pulau sebesi dan bergegas untuk packing sekaligus makan siang. Tepat pukul 14.30 kami menuju kapal dan kemudian pulang kembali kedermaga canti.

Sekitar 1 jam perjalanan kami tiba di dermaga Canti. Setelah menyelasaikan administrasi kami menaiki angkutan yang kami sewa untuk kembali menuju Pelabuhan Bakauheni Lmapung. Pukul 17.00 kami tiba di pelabuhan Bakauheni dan kemudian menaiki kapal penyebrangan kepualu Jawa menuju Merak.Pukul 20.45 kami tiba di Merak. Beruntung perjalanan saat itu cukup lancar sehingga kapalk tidak perlu antri untuk bersandar.

Setelah cek kembali semua peserta, kami akhirnya pulang menuju rumah masing2 dengan menaiki bus sesuai arah / rute rumahnya. Oh ya sekedar info jika terminal Pelabuhan Merak ini beroperasi 24 jam jadi kamu gak perlu khawatir naik Bus apa karena disini ad abegitu banyak Bus yang siap jalan keberbagai destinasi.

About Mr Edoy -

Follow Instagram @emyebpj
Web Developer & Traveller Blogger

Check Also

8 Spot Wisata Yang Wajib Kamu Datangi Saat Berlibur Di Nusa Penida

Nusa Penida. Pernah mendengar nama ini ? Jika belum, sepertinya kamu harus lebih banyak bergaul …