Gunung

5 Gunung Ini Memiliki Jalur Trekking Yang Sulit

Terdapat ratusan gunung di Indonesia, baik yang sudah teridentifikasi ataupun yang belum teridentifikasi. Setiap gunung memiliki ciri khas masing-masing, termasuk dalam hal jalur pendakian. Tingkat kesulitan jalur pendakian yang dimiliki oleh setiap gunung tidak bisa diukur dari ketinggian gunung tersebut.

Bisa jadi gunung dengan ketinggian 1800 meter memiliki jalur pendakian yang lebih sulit dibandingkan dengan gunung yang memiliki ketinggian 2000 meter. Benerkan? Nah, berikut ini 5 gunung yang memiliki jalur pendakian yang sulit:

Gunung Raung

Gunung Raung terkenal dengan keangkerannya. Selain itu untuk menuntaskan pendakian di Gunung Raung ini hingga ke puncak diperlukan skill panjat tebing atau climbing, hal ini dikarenakan para pendaki akan melewati tebing-tebing dengan kemiringan yang cukup terjal.

Foto by Travel.tribunnews

Gunung Leuser

Terdapat 4 jalur pendakian di Gunung Leuser ini. Keempat jalur pendakian itu dibuka oleh kelompok pecinta alam terbesar di Indonesia yaitu Wanadri. Waktu tempuh pendakian adalah 15-16 hari, waktu yang cukup lama untuk mendaki. Kondisi fisik yang matang dan pengalaman yang cukup sangat diperlukan ketika mendaki Gunung Leuser ini.

Baca ulasan lengkapnya disini: 16 Hari Menggapai Puncak Leuser

Foto by Viva

Gunung Kerinci 

Gunung yang terletak di Jambi ini memiliki ketinggian 3.805 mdpl dan menyandang predikat gunung tertinggi di Pulau Sumatera. Semakin mendekati puncak, trek yang dilalui akan semakin sulit.

Hal lain yang membuat trek pendakian menjadi sulit adalah udara dingin yang tak jarang menghampiri para pendaki. Hujan es merupakan fenomena yang biasa terjadi di Gunung Kerinci ini sehingga kemungkinan hypothermia pun semakin besar.

Baca ulasan lengkapnya disini:

Part 1 Pendakian Gunung Kerinci

Part 2 Pendakian Gunung Kerinci

Part 3 Pendakian Gunung Kerinci

Gunung Latimojong

Gunung Latimojong terletak di Provinsi Sulawesi Selatan. Untuk mencapai puncak tertinggi Gunung Latimojong yaitu di titik 3.680 meter dari permukaan laut yang disebut dengan Rante Mario, pendaki harus melewati 6 puncak bukit yang berada di sepanjang jalur pendakian.

Foto by Gabungan Anak Rimba Nusantara

Suhu udara, hutan lebat, dan kabut menjadi rintangan-rintangan yang harus dilalui oleh para pendaki. Di jalur pendakian para pendaki harus menyebrangi beberapa sungai yang terkadang hanya terdapat satu titian bambu, berjalan di tepi jurang juga harus dilalui oleh para pendaki. Tidak hanya itu pendaki juga harus berpegangan pada akar pohon ketika akan melewati jalur pendakian.

Menjelang puncak pendaki masih harus melewati tebing dengan kemiringan mencapai 70 derajat. Tentu saja kemampuan climbing diperlukan di sini dan dipadukan dengan peralatan yang memadai.

Gunung Jayawijaya

Keganasan jalur pendakian menuju Puncak Cartenz sudah menjadi rahasia umum. Banyak korban jiwa berguguran sebelum berhasil menyelesaikan misinya. Faktor ekstrimnya cuaca, terjalnya medan, dan kesalahan-kesalahan teknis menjadi penyebab gagalnya misi para pendaki. Maka, Gunung Jayawijaya dengan Puncak Cartenznya pantas dinobatkan sebagai gunung dengan jalur pendakian paling ekstrim di Indonesia.

Foto by Kawan Jalan

Nah gaes, gimana? Apakah kalian sudah pernah nanjak salah satu gunung diatas yang memiliki jalur trekking yang terbilang sulit?

Tags

febeshinta

Hi, I'm Febe Sinta Franciska, author of www.febeshinta.com and also www.backpackerjakarta.com; Besides that, I like writing and photography. So, I can share my experience and capturing a perfect moment as long as I travel. If you want to know my daily activities and where I am going, just follow my Instagram @febe_shinta Please enjoy both of this website with a cup of coffee or tea! Happy reading! Me love you all :)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *