Editor PicksPantaiPulau

10 Spot Diving Terbaik di Indonesia Yang Akan Membuat Kalian Mupeng

Indonesia sebagai salah satu negara kepulauan terbesar tentunya memiliki pesona biota laut dan terumbu karang yang tidak diragukan lagi keindahannya. Sebagian besar spesies bawah air yang ada di dunia ada di perairan Indonesia. Jadi untuk soal ini tentunya Indonesia menjadi surganya para pecinta bawah laut. Baik itu snorkling, freediving atau juga diving. Khusus untuk diving, tentunya para diver di Indonesia bahkan para diver internasional dari seluruh dunia punya spot-spot diving terbaik dengan karakteriktik dari masing-masing spot tersebut. Berikut ini penulis coba sedikit gambarkan 10 dari ribuan spot diving yang ada di Indonesia.

  1. Raja Ampat
Foto by Raja Ampat Biodiversity Eco Resort

Siapa sih yang nggak mengenal Raja Ampat? Salah satu Kabupaten di Provinsi Papua Barat yang memiliki gugusan pulau cantik dan indah. Dari gugusan pulau yang ada di Raja Ampat menjadikan tempat ini menjadi salah satu spot terbaik diving yang ada di Indonesia, bahkan menurut beberapa situs internasional. Di Raja Ampat kita bisa menemukan keanekaragaman hayati laut terkaya di dunia, mencakup 540 jenis karang atau sekitar 75% dari seluruh spesies karang yang ada di dunia, 1.511 spesies ikan, 5 spesies penyu laut langka, 57 spesies udang mantis, dan 13 spesies mamalia laut. Komplit kan?

Dari semua spot diving yang ada di Raja ampat, ada beberapa spot populer bagi para traveller yang ada di Raja Ampat diantaranya Chicken Reef, Mansuar Island, Manta’s Point, Blue Magic, dan Mike’s Point. Pengalaman luar biasa pastinya bisa diving di spot terbaik di dunia ini. So.. Kuy segera siapkan ransel mu untuk diving di Raja Ampat.

  1. Teluk Cendrawasih, Papua.

Masih di Papua, Surga kecil yang ada di Indonesia ini memang mempunyai jutaan pesona untuk kita jelajahi. Dan letak salah satu surga ini adalah Taman Nasional Teluk Cendrawasih. Taman Nasional ini terletak di sebelah barat “kepala” pulau Papua. Tak lupa juga keindahan bawah laut Teluk Cendrawasih ini menjadi salah satu spot terbaik diving yang ada di Indonesia.

Coba bayangkan berapa banyak spot diving di tempat dengan predikat Taman Nasional dengan perairan terluas di dunia ini. Selain bisa menemukan 209 jenis ikan, kamu juga bisa berenang bersama ikan duyung, paus biru, lumba-lumba, dan tentu saja hiu paus yang jinak. Di Teluk Cendrawasih juga menjadi puat penelitian Hiu Paus / Whale Shark. So.. Jika kalian menginginkan spot diving dengan sedikit menantang, silahkan datang ke Teluk Cendrawasih dan akan mendapatkan sensasi diving bareng hiu atau paus.

  1. Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Salah satu tempat diving yang namanya sudah terkenal sampai penjuru dunia yakni Wakatobi. Taman Nasional yang terletak di provinsi Sulawesi Tenggara ini sebenarnya singkatan dari 4 nama pulau yaitu Wangi-wangi, Kalidupa, Tomia dan Binongko. Wakatobi sangat terkenal dikalangan para diver baik diver Indonesia ataupun diver mancanegara. Di Wakatobi kamu bisa menemukan 750 spesies koral, 112 jenis karang, serta 93 jenis ikan. Beberapa jenis penyu juga menjadikan taman ini sebagai rumah mereka seperti penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu tempayan (Caretta caretta), dan penyu lekang (Lepidochelys olivacea).

Aneka jenis terumbu karang menjadi andalan Waman Nasional Wakatobi, namun yang paling unik pulau ini selalu dikunjungi tamu istimewa di saat tertentu, yaitu paus sperma. Ketika belahan bumi lain dilanda musim dingin hingga membeku di bulan November, kawanan paus sperma ini menyeberang jauh hingga ke Wakatobi yang suhunya lebih hangat dan memiliki makanan berlimpah. Wakatobi memiliki puluhan spot diving terbaik untuk para diver. Bebrapa Spot diving yang populer diantaranya adalah Roma, Coral Garden, Cornucopia, dan House Reef. Jadi kapan kalian diving di Wakatobi…

  1. Bunaken, Sulawesi Utara.

Masih di pulau Sulawesi, hanya haja kita masuk ke wilayah Sulawesi Utara. Tentunya tidak asing lagi dengan spot diving yang juga terbaik di Indonesia, juga Dunia. Bunaken menjadi salah satu spot diving terbaik karena menjadi rumah bagi lebih dari 390 spesies koral serta ratusan jenis ikan, reptil, dan makhluk laut lainnya.

Taman Nasional laut Bunaken ini berada di segitiga emas terumbu karang dunia yang tersebar dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Papua Nugini, Timor Leste, sampai Kepulauan Solomon. Inilah yang menjadi alasan Bunaken menjadi salah satu spot terbaik di Indonesia bahkan Dunia. Beberapa spot favorit di Bunaken antara lain Tembok Lekuan, Mandolin, Bunaken Timor, Tanjung Kopi, dan reruntuhan kapal di Manado.

  1. Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur.

Beralih dari Sulawesi kita menuju ke selatan Indonesia, tepatnya di Nusa Tenggara Timur. Salah satu Spot diving terbaik di Indonesia ada di Pulau Alor. Pulau Alor setidaknya mempunyai 50 titik spot diving yang tersebar sampai ke Pulau Pantar. Dengan airnya yang jenih spot diving di pulau alor kita dapat menemukan biota laut yang langka bahkan beberapa biota laut belum mempunyai nama. Spot-spot diving tersebut dikenal dengan sebutan Baruna’s Dive Sites at Alor, yang lokasinya terbentang mulai dari Alor Besar, Alor Kecil, Dulolong, Pulau Buaya, Pulau Kepa, Pulau Ternate, Pulau Pantar, dan Pulau Pura.

Perairan di sekitar Selat Pantar merupakan pertemuan arus dari Laut Sawu dan Laut Banda. Hal ini  menjadikannya memiliki keragaman hayati yang tiada duanya. Beraneka ragam biota laut hidup di Taman Laut Selat Pantar ini. Plankton, soft coral, hard coral, ikan-ikan karang warna warni, nudibranch, penyu, sampai ikan-ikan pelagis menjadi penghuni perairan Pulau Alor. Karakteristik setiap spot berbeda-beda. Ada yang berupa coral wall/tebing karang, ada juga yang berbentuk hamparan karang mirip kebun coral. Arus laut di Alor terkenal kencang, jadi akan lebih menyenangkan apabila diving mengikuti arus, tidak cepat lelah. Jadi kapan ke Pulau Alor?

  1. Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur.

Masih di Nusa Tenggara Timur, Pulau Komodo. Jangan mengira eksotisme yang dimiliki Pulau Komodo itu hanya sebatas kadal komodo saja. Di lepas pantainya, ada daya tarik tersembunyi yang disimpan oleh pulau yang terletak di Nusa Tenggara Timur ini, karena Taman Nasional Komodo ini merupakan jantung Segitiga Terumbu Karang dengan keanekaragaman hayati laut paling kaya di dunia.

Taman Nasional Komodo memiliki tiga pulau utama yaitu Pulau Komodo, Rinca serta Padar, taman nasional ini dihuni setidaknya 385 jenis karang, sepuluh jenis lumba-lumba, enam macam paus, penyu hijau, hiu dan ikan pari. Maka tak heran, Taman Nasional Komodo ini menjadi favorit para diver baik dari dalam dan luar negeri.

  1. Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur

Di Kalimantan Timur, ada surga tropis yang membuatmu gak ingin pulang. Kepulauan Derawan yang terdiri dari 31 pulau–yang terkenal antara lain Derawan, Maratua, Sangalaki, dan Kakaban ini memiliki pantai-pantai berpasir putih dan surga bawah laut yang luar biasa cantik. Di tempat ini, kamu bisa menemukan kura-kura raksasa, lumba-lumba, ikan pari, duyung, barakuda, serta ubur-ubur stingless yang bisa kamu ajak bercanda.

Di 28 titik penyelaman yang tersebar di Kepulauan Derawan, kamu bisa menemukan setidaknya 460 jenis karang dan lebih dari lebih dari 870 jenis ikan mulai dari kuda laut kerdil hingga pari manta raksasa. Tak heran Kepulauan Derawan menjadi spot diving terbaik yang ada di Indonesia bahkan juga menjadi spot diving terbaik di dunia. Beberapa pulau yang menjadi spot terbaik di Derawan antara lain Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban, dan Pulau Maratua. Kuy ke Derawan..

  1. Tulamben Bali

Pesona Bali memang tak ada habisnya dan tak diragukan lagi. Ribuan turis wisata datang ke Bali tiap tahun seakan tak pernah habis untuk menikmati daya tarik Bali. Tak terkecuali juga pesona bawah laut yang ada di Bali. Tulamben adalah satu tempat terbaik untuk menikmati bawah laut yang ada di Bali. Tulamben juga menjadi salah satu spot diving terbaik yang ada di Indonesia.

Walaupun tingkat kesulitan di Tulamben tidak terlalu tinggi, namun cukup memicu adrenalin karena di sekitar perairan Tulamben banyak berkeliaran hiu sirip putih (Triaenodon obesus) atau biasa disebut juga hiu karang. Selain hiu dan berbagai biota laut yang memiliki bentuk dan warna sangat cantik, salah satu daya tarik spot diving di Tulamben adalah kapal karam peninggalan Perang Dunia II. Kapal sepanjang 125,43 meter tersebut bernama USAT Liberty, yang merupakan kapal pengangkut logistik milik Amerika yang karam setelah ditorpedo oleh kapal selam Jepang pada 11 Januari 1942 di sekitar perairan Selat Lombok.

Awalnya Liberty sempat akan ditarik ke Singaraja untuk diselamatkan, namun karena terlalu banyak air yang memasuki badan kapal akhirnya kapal berbobot 13.130 ton tersebut karam di bibir pantai Tulamben. Gempa akibat letusan Gunung Agung pada 1963 telah menggeser posisi bangkai kapal sejauh 25 meter dari pantai dengan kemiringan antara 5-30 meter. Bagi yang ingin merasakan sensasi diving di bekas kapal karam bergegas angkat ransel dan segera ke Tulamben Bali.

  1. Pulau Weh, Sabang.

Saatnya kita  ke ujung barat Indonesia, Sabang Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Di daerah paling barat Indonesia ini ada salah spot diving terbaik yang ada di Indonesia yaitu di Pulau Rubiah, Pulau Weh, Sabang. Pulau Weh menawarkan diving spot yang tidak kalah keren dibandingkan dengan tempat-tempat lainnya. Setidaknya ada tiga titik penyelaman yang bisa kamu coba, yaitu Bate Tokong, Seulako Barat, serta The Canyon. The Canyon adalah lokasi menyelam yang paling populer di Pulau Weh. Topografinya berupa labirin bebatuan bawah laut dengan turunan dalam (deep drop) mencapai 50m lebih yang remang-remang sehingga menimbulkan kesan mistis. Jika beruntung diver bisa bertemu dengan napoleon fish.

Spot Diving Shark Plateu tempat melihat hiu, sekumpulan barakuda dan manta, hingga Sophie Rickmers Wreck, kapal karam peninggalan Perang Dunia II tempat tinggal berbagai biota laut dan sekumpulan ikan-ikan langka yang terbaring di kedalaman 37m – 55m.

  1. Karimun Jawa, Jawa Tengah

Siapa bilang lokasi diving terbaik cuma ada di luar Jawa? Bagi traveler yang tinggal di Pulau Jawa tak perlu jauh-jauh pergi ke ujung Indonesia untuk memuaskan dahaga menyelam.

Adalah Karimun Jawa yang menjadi primadona di kalangan diver. Berlokasi di Jepara, Jawa Tengah, terdapat 27 pulau yang tersebar di Karimun Jawa, namun hanya lima diantaranya yang berpenghuni. Ada 30 titik diving yang menawan dengan sejumlah biota laut yang memesona, termasuk 90 jenis karang keras dan 242 aneka ikan hias. Kedalam spot diving di karimun jawa pun tidak telalu dalam, hanya berkisar antara 15 – 40 meter saja.

Jadi tunggu apalagi, ayo para diver manjakan mata kita dengan melihat berbagai macam biota laut yang ada di 10 spot diving terbaik yang ada di Indonesia. Pesan penulis tetap jaga kelestarian alam bawah laut Indonesia untuk anak cucu kita kelak nanti. Dan yang pasti dan tak pernah lupa penulis selalu ingatkan Never Dive Alone, Jangan pernah menyelam sendirian.

Referensi : hipwee.com, pegipegi.com, sportourism.id
Author : Guruh Handoyo
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close