Home / Blog / Gunung / Liputan Trip Pendakian Gunung Ciremai Part #6 via Palutungan

Liputan Trip Pendakian Gunung Ciremai Part #6 via Palutungan

Siapa sih yang gak kenal gunung tertinggi di Jawa Barat? Yupz, Gunung Ciremai.

Gunung yang memiliki ketinggian 3078mdpl ini memang sudah terkenal akan pesona kawahnya yang unik dan menawan.

Karena pesona nya yang begitu menggoda dan menarik perhatian, akhirnya Backpacker Jakarta kembali membuka pendakian ke gunung Ciremai untuk yang ke 6 kalinya via Palutungan. Dan kali ini dipandu oleh CP ketjeh yang bernama Afri serta Mamet. Dengan diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari member dan non-member Backpacker Jakarta, pendakian Ciremai kali ini berangkat pada tanggal 22-24 September 2017 yang juga dihadiri oleh Ejie Belula dari Hitchhiker Indonesia.

CP Afri
CP Mamet
Ejie Belula dari Hitchhiker Indonesia

Dengan meeting point di sekretariat Backpacker Jakarta pukul 22.00, pendakian kali ini dikenakan biaya sharecost senilai Rp262.228,-/orang. Setelah diawali dengan doa, kami semua pun berangkat meninggalkan Jakarta menggunakan bus yang sudah disewa sejak awal.

Sayang seribu sayang, perjalanan kami sedikit terhambat karena ban bus nya pecah saat tengah keluar tol Palikanci. Setelah menunggu supir bus mengganti ban, perjalanan pun kembali dilanjutkan.

Akhirnya, pada pukul 04.30, kamipun tiba di basecamp gunung ciremai. Para peserta pun segera beristirahat dan pagi nya re-packing untuk  persiapan mendaki. Pendakian ini dimulai pada pukul 08.00, dimana pada pukul 11.30 nya para peserta berhasil menempuh pendakian sampai di Pos 3. Wawww, benar-benar pendakian yang sigap dan cepat. Di pos 3 itulah para peserta melakukan ishoma sesaat, kemudian melanjutkan perjalanan ke pos berikutnya.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 6 jam, pukul 18.30 WIB para peserta sampai di Pos 6 (Pasanggrahan). Yang kemudian dilanjutkan dengan mendirikan tenda sebagai tempat beristirahat sekaligus quality time dengan Ejie Belula. By the way kalian taukah siapa kak Ejie Belula ? Jadi, kak Ejie ini adalah salah satu member dari Hitchhiker Indonesia. Nah, ada yang tau gak Hitchhiker Indonesia itu apah? Jadi Hitchhiker Indonesia (HHI) adalah sekumpulan orang-orang yang suka berpetualang dengan meminimalisir pengeluaran, bahkan sebisa mungkin melakukannya dengan bebas pengeluaran transportasi. Dengan kata lain adalah menumpang/nebeng.

Nah, sekarang sudah tau kan. Baiklah, kembali ke topik awal, jadi setelah berquality time dengan Ejie, kami semuapun istirahat dan bangun kembali sekitar pukul 04.00 untuk persiapan Summit Attack. Dengan kondisi cuaca berkabut dan angin yang cukup kencang saat melakukan summit, akhirnya Afri dan Mamet selaku CP pun berinisiatif untuk melakukan briefing dengan semua peserta, dengan membuka voting untuk menentukan lanjut atau tidaknya menuju puncak.

Dari hasil voting, sebagian peserta yang berjumlah 12 orang memilih untuk tetap melanjutkan perjalanan menuju puncak, yang ditemani oleh Afri dan Inu. Sementara 13 orang lainnya memilih untuk stay di Goa Walet bersama Mamet dan Andrie.

Selang beberapa waktu, para peserta yang telah menuju puncak pun sudah kembali turun ke Goa Walet. Dan kemudian bersama-sama turun kembali ke tempat area camp. Sesampainya ditempat camp, para peserta packing dan ishoma, setelah itu pada pukul 15.00 mulai turun dan tiba dibasecamp pukul 18.00.

Oh iya, keberhasilan pendakian ini juga dibantu oleh tim backup yaitu Andrie & Inu yang juga merupakan bagian dari member Backpacker jakarta.

See you next trip!

Tim Backup Arliandi

List peserta pendakian ciremai part 6:

  1. Hans
  2. Ivan
  3. Artady
  4. Enda
  5. Ipung
  6. Mamah
  7. Ardi
  8. Restu
  9. Panca
  10. Nur Cahaya
  11. Kiki
  12. Iwan
  13. Pebi
  14. Aswin
  15. Adam
  16. Zaenal
  17. Kimel
  18. Ardiansyah
  19. Achul
  20. Imam
  21. Sulis
  22. Ulut
  23. Ibra
  24. Rafi
  25. Seno
Editor : @febe_shinta

About Rizky Amalia

Mendaki adalah profesi. Mencintai sastra, seni dan alam adalah kewajiban. Dan menulis adalah caraku melukiskan pikiran, perasaan, serta gairah jiwa. Karna tulisan lah yang akan menandakan bahwa aku pernah ada dan melintas di bumi ini.

Check Also

Bukit Moko, Keindahan Dari Atap Kota Bandung

Bukit Moko, merupakan sebuah bukit yang memiliki ketinggian kurang lebih 1500mdpl. Bukit ini terletak di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *