Home / Berita BPJ / Liputan Perayaan Ultah Backpacker Jakarta 6 yang ke 3 Tahun

Liputan Perayaan Ultah Backpacker Jakarta 6 yang ke 3 Tahun

Akhirnya… Hari yang di tunggu-tunggu warga jurasix tiba. Jurasix merupakan sebutan untuk warga Backpacker Jakarta #6. Setelah sebelumnya warga jurasix mengadakan trip RT #6 ke Gunung Prau, kali ini warga jurasix di ajak menikmati remah-remah keindahan bawah laut Indonesia. Yang akan kami eksplore bukan Pulau Menjangan dengan surganya diving, bukan juga Pulau Alor dengan wisata bahari serta keramahan lokalnya (padahal author belum pernah ke sana hahaha), tapi pulau cantik yang masuk dalam keluarga besar Kepulauan Seribu, yaitu Pulau Harapan.

ulang tahun backpacker jakarta 6 ke 3 tahun di pulau Harapan

Secara administratif, Pulau Harapan merupakan salah satu kelurahan di Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta. Iyaa memang sih Pulau Harapan masih masuk wilayah Jakarta, tapi tetap saja bikin kami terpisah jauh dari enyak, babe, dan dia.

Sabtu, sekira Pukul 06.00 WIB

Kami sudah di Dermaga Bahtera Ancol, titik meeting point (selanjutnya di singkat menjadi mepo) yang sudah ditentukan. Sebagian warga jurasix sudah berada di lokasi mepo dari jam 5 tadi. Di pinggir dermaga, beberapa warga jurasix sedang menikmati sarapan sambil menunggu rekan yang masih dalam perjalanan menuju mepo. Trip jurasix yang di cepein oleh Kenken dan Sandhya ini diikuti oleh 34 peserta. Rencananya pada trip ini warga jurasix akan merayakan ulang tahun BPJ #6 yang Ke-3 di Pulau Harapan.

Setengah jam berlalu. Setelah CP memastikan semua peserta sudah berkumpul, kami mulai meninggalkan dermaga. Kapal yang kami naiki mulai meniti air laut yang jernih pertanda bahwa kami semakin jauh dari kota. Kami menyibukkan diri dengan saling melempar banyolan, curhat, dan bermain kartu sehingga 4 jam di kapal menjadi tidak membosankan. Tanpa terasa sekarang sudah jam 10.25 WIB, kami sudah tiba di Pulau Harapan. Setelah kapal menyentuh bibir dermaga, satu persatu warga jurasix meninggalkan kapal menuju homestay yang akan kami tempati hingga 1 hari ke depan.

Sabtu, sekira Pukul 11.00 WIB

“Guys, waktunya makan siang yaaa..!!” CP mengingatkan.

Warga jurasix merapat ke homestay laki-laki yang letaknya persis di depan homestay wanita untuk makan siang bersama. Ruang tamunya yang cukup luas memang lebih memungkinkan untuk dijadikan sebagai tempat berkumpul selama trip berlangsung.

Setelah makan siang, CP menginfokan bahwa jam 1 siang akan eksplore pulau. Ada beberapa peserta yang masuk ke kamar mengingat masih ada waktu untuk beristirahat. Sebagian besar masih berkumpul menikmati kebersamaan dan saling melempar candaan. Waktunya eksplore pulau tiba, kami sudah berganti pakaian. Setelah semua peserta berkumpul, kami mulai menaiki kapal “Satria Samudra”. Kapal inilah yang mengantarkan kami dari berangkat, snorkeling, hingga pulang kembali ke titik mepo keesokan hari.

Setelah setengah jam di atas kapal, akhirnya kami tiba di spot snorkeling pertama, Pulau Genteng Besar. Air lautnya yang jernih sangat memanjakan mata kami. Dari atas kapal warga jurasix bisa melihat biota laut dengan jelas. Walaupun yang kami eksplore adalah laut Jakarta, tetapi air laut di sini tidak membuat kecewa. Letak Pulau Harapan yang berada di penghujung Pulau Seribu membuat air di sini masih terbilang bersih dan jernih jika dibandingkan dengan pulau-pulau seperti Pulau Pari maupun Pulau Tidung.

Tidak mau terlena di satu tempat, jam 14.40 WIB kami pindah ke spot snorkeling kedua, yaitu Pulau Macan. Spot snorkeling kedua ini juga tidak kalah indah dengan spot pertama. Airnya yang relatif tenang membuat kami bisa bergerak bebas di dalam air. Bahkan ada beberapa warga jurasix yang berenang tanpa menggunakan peralatan snorkeling. Tentu saja ini dilakukan oleh peserta yang bisa berenang yaa.

Tepat jam 15.30 WIB, kami mengakhiri snorkeling dan menikmati keindahan pantai dari Pulau Perak. Di Pulau Perak warga jurasix menghabiskan waktu untuk berfoto-foto dan menikmati suasana dari tepian pantai. Setelah puas menikmati keindahan Pulau Perak, kami pindah ke spot terakhir hari ini, yaitu Pulau Bulat. Jarak antara Pulau Perak dan Pulau Bulat yang tidak terlalu jauh membuat kami sudah tiba di Pulau Bulat hanya dalam 15 menit.

Langit tampak mulai menampakkan jingganya, kami menghabiskan petang dengan menikmati sunset di Pulau Bulat ini. Setengah jam berlalu, langit di ujung sana semakin terlihat cantik, bias-bias jingga memenuhi langit dan memantulkan warnanya di laut. Kemungkinan kami akan lupa waktu andai saja CP tidak mengingatkan bahwa sekarang sudah waktunya kembali ke homestay.

 

Sabtu, sekira Pukul 20.00 WIB

Warga Jurasix baru saja menyelesaikan makan malam. Sebenarnya makan bisa selesai dalam waktu kurang dari 15 menit. Tapi nikmatnya kebersamaan malam ini membuat kami betah lebih dari setengah jam berkumpul di tempat makan.

Setelah memastikan semua selesai makan, warga jurasix berpindah lokasi sekitar 300 meter dari homestay untuk merayakan ulang tahun Backpacker Jakarta #6. Tempat yang dipilih merupakan area terbuka yang lumayan jauh dari rumah penduduk. Ohh yaaa, Backpacker Jakarta #6 sebenarnya berulang tahun di Tanggal 23 September 2014. Perayaan yang dilaksanakan di Pulau Harapan Tanggal 21-22 Oktober 2017 ini merupakan keputusan warga jurasix, berdasarkan hasil voting yang sudah di lakukan 2 bulan sebelum trip ini berlangsung.

Admin perempuan RT #6 atau emaknya RT #6 yang biasanya di panggil bute Angga mengawali momen ini dengan kuis-kuis berhadiah. Kemudian di lanjut dengan acara tiup lilin. Tampak warga jurasix mengelilingi bute dengan masing-masing memegang kembang api, lalu menyanyikan lagu selamat ulang tahun bersama-sama.

Tidak hanya di situ. Setelah tiup lilin selesai, kami berkumpul menjadi beberapa kelompok untuk menghidupkan dan menerbangkan lampion. Tampak suasana riuh saat lampion semakin membesar.

“Jangan dulu lepas, lampionnya belum gede!!”
“Awas apinya, Bang. Awas kena kertas lampionnya!!”
“Yaahh parafinnya abis.. kelamaan ini mah.”
“Kok lampion kita ga terbang-terbang ya?”
“Bang, tolong fotoin donk!!”

Suara kami makin riuh setelah menyadari beberapa lampion sudah kelihatan membesar. Beberapa lampion terlihat seperti sudah siap melayang di udara. Nyatanya menerbangkan lampion itu susah-susah gampang. Beberapa kali warga jurasix melepaskan lampion karena menganggap sudah layak terbang, tetapi akhirnya mengambilnya kembali karena hampir jatuh ke tanah saat di lepaskan dari tangan. Akhirnya, dari sekian banyak lampion yang di hidupkan, ada satu lampion yang berhasil mengudara. Lumayan lah dari pada ga ada sama sekali lampion yang terbang hahaha.

Setelah puas di php-in oleh lampion, kami kembali ke homestay. Ikan yang tadi di bakar saat perayaan sudah siap untuk di santap. Waktu sudah menunjukkan jam 10 malam. Ada beberapa warga jurasix yang sudah masuk ke kamar untuk beristirahat. Ada yang menghabiskan malam dengan bermain gitar dan bernyanyi sambil duduk menghadap pantai, ada yang curhat, dan ada yang bermain UNO hingga tengah malam.

Minggu, sekira Pukul 08.00 WIB

Warga jurasix pagi ini terlihat kompak dan match dengan nuansa dresscode putih. Hari ini kami akan pulang, tetapi sebelum pulang, warga jurasix akan mampir di Pulau Bira. Semua barang pribadi akan langsung kami bawa karena selepas dari Pulau Bira, kami tidak mampir ke homestay lagi.

Setelah semua warga jurasix berkumpul, kami menaiki kapal kemarin dan langsung menuju Pulau Bira Kecil. Setengah jam berlalu dan kapal sudah bersandar di pulau dengan luas 7,30 HA ini. Jam menunjukkan Pukul 08.45 WIB saat kapal bersandar. Setelah turun dari kapal, beberapa warga jurasix sudah sibuk mencari spot untuk hunting foto.

Guys, biasanya waktu terasa begitu cepat saat kita menikmatinya bukan? begitupun dengan trip ini. CP mengingatkan bahwa sebentar lagi saatnya pulang. Sebelum kembali dan mengakhiri trip ini, CP menginfokan bahwa akan ada sesi foto bersama. Matahari sudah semakin naik. Setelah sesi foto bersama yang dipercantik oleh warna-warni smoke bomb di lakukan, warga jurasix kembali ke kapal yang akan mengantarkan pulang ke Dermaga Bahtera Ancol, titik awal mepo.

Foto semua warga BPJ 6 yang hadir

Perjalanan pulang berjalan dengan lancar. Kami menghabiskan waktu di kapal sesuai keinginan masing-masing. Ada warga jurasix yang memilih tidur, ada yang memandang jauh ke arah laut, ada yang justru mengisi sisa-sisa kebersamaan dengan kembali bermain UNO.

Minggu, sekira Pukul 15.00 WIB

Warga jurasix sudah tiba di Dermaga Bahtera Ancol dengan selamat. Kami bersyukur cuaca cerah selama 2 hari ini. Setelah bute Angga, Kenken, serta Sandhya mengucapkan kata-kata perpisahan dan permohonan maaf jika ada kesalahan selama trip, warga jurasix mulai beranjak pulang ke rumah masing-masing. Tenang saja, ga ada adegan sedih hingga nangis-nangis kok. Karena sejatinya jurasix adalah keluarga, dan perpisahan hanya bersifat sementara.

See you, guys. Semoga warga jurasix tetap solid dan tetap kompak

 

TENTANG PENULIS

Nama : Kalena Efris
IG : @kalenaefris
BACKPACER JAKARTA #6

About admin

Komunitas Backpacker Jakarta adalah sebuah komunitas Travelling yang didirikan pada 5 April 2013 dan berpusat di Jakarta dan sekitaranya (Bogor, Tanggerang, Bekasi dan Depok. Instagram : @backpackerjakarta Twitter : @official_bpj Facebook : www.facebook.com/groups/backpackerjakarta Group Wa : 089507622003

Check Also

BPJ ikut berpartisipasi dalam Indonesia Menari 2017

Yeaaay! Galeri Indonesia Akan persembahan Djarum Foundation kembali menghadirkan Indonesia Menari 2017 akan segera berlansung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *