Home / Blog / Air Terjun / Curug Sanghyang Taraje, Curug Lengendaris yang lagi hits

Curug Sanghyang Taraje, Curug Lengendaris yang lagi hits

Backpacker Jakrta Curug Sanghyang Taraje

Curug Sanghyang Taraje adalah Air terjun yang berada di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Curug Sanghyang Taraje berada di ketinggian 660 mdpl dengan ketinggian air terjunnya mencapai 82 meter dan memiliki dua curahan air terjun langsung. Betuknya yang unik dan indah inilah yang menjadikan Sanghyang Taraje menjadi salah satu air terjun terindah yang ada di Jawa barat dan Indonesia.

Pemandangan hijau sejuk dan nyaman (foto:chandra_cc16)

Curug Sanghyang Taraje sendiri berada di perbatasan Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan dengan Desa Jatiwangi, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut. Ketinggianya yang mencapai 80 Meter membuat curahan airnya sangat besar dan deras. Bahkan dari jarak cukup jauhpun percikan airnya bisa terasa. Curug yang menjadi idola para traveller ini memang sangat instagramable berada diantara perbukitan yang hijau dan 2 buah air terjun langsung membuatnya sangat istimewa.

foto : syaifuljamaludinmalik

Mengapa Air Terjun ini dinamakan Sanghyang Taraje ? Sanghyang adalah sebutan kehormatan untuk dewa atau raja zaman dulu. Sedangkan Taraje dalam bahasa sunda berarti tangga. Sehingga secara umum curug ini berarti tangga yang digunakan oleh dewa-dewa menuju kayangan.

foto : khaerudinm

Untuk menuju Air Terjun Sanghyang Taraje kita bisa melalui wilayah Kampung Kombongan Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan. Nah, Curug Sanghyang Taraje sendiri tepat berada di aliran Sungai Cibatarua salah satu anak Sungai Cikandang yang bermuara Samudera Hindia.

Dari pusat Kabupaten Garut, Curug Sanghyang Taraje berjarak sekitar 45 KM berkendara ke arah baratdaya. Rute yang diambil ke arah Kecamatan Cikajang. Di pertigaan sebelum pusat Kecamatan Cikajang kita ambil jalur ke sebelah kanan yang menuju ke kecamatan Kecamatan Bungbulang. Setelah melewati Obyek Wisata Curug Orok kemudian dilanjutkan masuk ke Kampung Cisadaan, Desa Pananjung, Kecamatan Pamulihan. Setelah tiba di Kampung Cisadaan terdapat pertiggan, kita belok kanan menuju Desa Pakenjeng.  Sangat disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi namun jika ingin menggunakan angkot, ambil jurusan Cikajang-Pananjung, kemudian dilanjut dengan ojek.

Refrensi : wikipedia

About Mr Edoy -

Follow Instagram @emyebpj Web Developer & Traveller Blogger

Check Also

Liputan Trip Eksplore Banyuwangi Part 10

Untuk ke 10 kalinya Backpacker Jakarta berkesempatan mengadakan Trip Ke Banyuwangi dan beberapa kota lainya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *