Home / Blog / Alam & Taman / Bukit Wairinding, Permadani Taman Surga Di Tanah Sumba

Bukit Wairinding, Permadani Taman Surga Di Tanah Sumba

Bersyukurlah kamu lahir dan tinggal di Indonesia, sebuah negara yang tak pernah habis akan sumber daya dan keindahan alamnya dari Sabang sampai Merauke. Salah satunya adalah Tanah Sumba bagian timur. Sebuah daerah yang dianugerahi berbagai macam pesona alam yang tak dimiliki oleh daerah lain di Indonesia.

Dengan kondisi topografi alamnya yang didominasi oleh rangkaian pegunungan dan perbukitan kapur, menjadikan alam di Sumba Timur yang eksotik ini berbeda dari kabupaten lainnya di NTT.

Bukit Wairinding contohnya. Terletak di Bagian Timur Sumba, Kecamatan Pandawai. Dan 25 Km dari pusat Kota Waingapu. Fyi, bukit ini pernah dijadikan sebagai lokasi syuting video klip lagu “Man Upon The Hill”, salah satu band indie “Stars & And Rabbit” bergenre Folks dari Indonesia.

Sumber Video : Stars & Rabbit Youtube Channel

Bukit ini memiliki ciri khas berupa perbukitan lanskap yang sangat indah. Kamu akan merasa seperti berada diatas permadani taman surga yang terhampar diantara banyaknya gundukan tanah hijau serta vegetasi padang rumput yang luas, asri dan menawan.

Sumber foto : google

Bentuk lanskap nya Bukit Wairinding yang begitu cantik nan elok serasa membuat siapapun yang memandangnya akan merasa terpesona dan jatuh cinta pada pandangan pertama. Bahkan tak berkedip dibuatnya. Hamparan savana yang luas dan berwarna kuning saat musim kemarau, atau hijau saat musim penghujan bagaikan padang ajaib yang pernah kita temui saat mengunjungi Bukit Wairinding di kedua musim tersebut.

Sumber Foto : Galeri Indonesia Kaya

By the way, jika kamu mau mengunjungi Bukit Wairinding, kamu bisa datang disaat musim kemarau, yakni antara Bulan Juli hingga Bulan Oktober, maka suasana alam di sana akan terasa seperti berada di Afrika, lengkap dengan padang savananya yang eksotik.

Sumber Foto : Galeri Indonesia Kaya

Selain itu, mengunjunginya pada saat musim penghujan pun juga tak kalah menariknya. Dimana kamu dapat merasakan  suasana layaknya di perbukitan New Zealand saat berada di bukit ini.

Selain lanskap perbukitannya yang menawan, kamu juga akan bertemu dengan sekumpulan anak-anak lokal di Wairinding yang hampir setiap harinya bermain disekitar perbukitan. Mereka tak akan segan menemani kamu jika datang ke bukit ini dengan tulus tanpa mengharapkan sedikitpun imbalan. Wajah dan senyum nya yang khas tentu akan meninggalkan kesan tersendiri sebagai ‘teman baru’ saat kamu berada di Bukit Wairinding.

Sumber Foto : Galeri Indonesia Kaya

So, Bukit Wairinding merupakan tempat yang tepat jika kamu ingin menikmati satu paket kesunyian, keheningan dan keindahan yang masih sangat alami.

Sumber Foto : google

Dan jika kamu hendak berkunjung,  kamu dapat menggunakan jasa travel, bis umum atau apabila ingin lebih fleksibel dapat menyewa kendaraan bermotor di Waingapu. Untuk tarif sewa mobil berkisar antara 500.000-600.000 sudah sepaket dengan drivernya, sedangkan untuk penyewaan motor harga sewanya sekitar 100.000 rupiah per harinya. Kondisi jalan menuju lokasi Wairinding sangatlah bagus, sudah beraspal halus meskipun jalannya berkelok-kelok. Kamu juga akan melewati jalan trans Sumba Waingapu-Waikabubak yang dikenal dengan “Letter S” karena topografinya yang berkelok-kelok selama kurang lebih sekitar 30-45 menit.

Sumber Foto : Galeri Indonesia Kaya

Yang menjadi patokan lokasinya adalah sebuah warung kecil yang berada di kanan jalan. Sesampainya di sana, kamu dapat memarkirkan kendaraanmu di lahan parkir yang tersedia di sekitar warung yang sekaligus menjadi tempat tinggal masyarakat setempat. Dari situ, kamu masih harus berjalan kaki mendaki bukit yang berada di belakang warung kurang lebih 500 m.

Dan terakhir, untuk menikmati keindahan Bukit Wairinding, tidak ada pungutan tiket masuk yang harus kamu bayar. Tetapi kamu disarankan untuk mengisi buku tamu dan memberikan uang seikhlasnya untuk kesejahteraan masyarakat setempat.

Selamat Datang di Permadani Taman Surga nya Tanah Sumba…

Editor : @Febe_shinta

About Rizky Amalia

Mendaki adalah profesi. Mencintai sastra, seni dan alam adalah kewajiban. Dan menulis adalah caraku melukiskan pikiran, perasaan, serta gairah jiwa. Karna tulisan lah yang akan menandakan bahwa aku pernah ada dan melintas di bumi ini.

Check Also

Wisata Kekinian Di Lembah Harau, Sumatera Barat

Jika anda berkunjung ke Sumatera Barat, jangan lupa untuk menyempatkan diri singgah di lokasi ini. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *