Home / Blog / Seni & Budaya / Bikin Film Itu Ribet?

Bikin Film Itu Ribet?

Kita mengetahui bahwa film adalah suatu hiburan yang paling menarik untuk dinikmati. Kebanyakan orang sangat menyukai film, sesuai dengan genre nya masing-masing, karena sekarang ini, nonton film di bioskop sudah menjadi gaya hidup, dan kebanyakan orang berfikir membuat film itu adalah hal yang paling susah dan paling ribet, karena Secara umum dalam pembuatan Film, ada 3 tahap yang harus kita lalui, yaitu :

  1. Pra Produksi

Tahap ini merupakan tahap dasar untuk memulai produksi film yang ingin di jalan kan. Seperti; menentukan ide, sinopsis cerita, dan naskah (skenario). Setelah itu penentuan jobdesk masing-masing crew sesuai dengan bidang kemampuan dan kompetensi nya. Jobdesk nya itu bermacam-macam, seperti : produser, sutradara, asisten sutradara, penulis, penata artistik, kameramen, editor, dan masih banyak jobdesk khusus, sesuai dengan genre film yang akan di produksi.

Setelah pembagian jobdesk barulah naskah di bedah bareng-bareng (di diskusikan bersama), memahami secara mendalam tentang isi cerita. Kemudian menyusun jadwal shooting, menyusun budgeting yang harus di butuhkan, serta menyiapkan tim survey lokasi shooting. Setelah semua nya sudah di rangkum dengan baik, dalam segi karakter dan juga teknis, sutradara bertugas untuk mencari talent yang sesuai dengan karakter dalam cerita.

behind the scene 1
  1. Produksi

Nah… Tahap ini adalah proses pembuatan film di lapangan, yang secara teknis nya itu adalah segala proses recording yang di lakukan oleh semua crew dan talent. Proses ini merupakan penentuan berhasil nya sebuah karya yang di lakukan oleh pencipta film, yang di pimpin oleh sutradara. Walaupun sutradara adalah pemimpin tertinggi di lapangan, namun ini tetap di katakan kerja sama team work, karena apa pun kegiatan nya dalam proses shooting, sangat berpengaruh besar pada keberhasilan suatu film.

behind the scene 2
  1. Pasca Produksi

Tahap ini adalah tahap terakhir dalam proses pembuatan film, setelah selesai melakukan semua adegan scene sesuai skenario. Tahap ini mencakup review recording, editing, voice over, dubbing, sound effect, dll. Setelah semua hasil video sudah menjadi film yang utuh, maka siap untuk di distribusikan ke khayalak.

Setelah kamu membaca tahapan singkat dalam pembuatan film di atas, tentu merasa ribet. Tenang saja, itu adalah pembuatan film secara umum, buat kamu yang masih pemula atau belum punya pengalaman, bisa kok membuat film singkat seperti film pendek, dokumenter, dll yang berdurasi kurang lebih 5 menit. Ngga perlu membutuhkan crew yang banyak, 4 – 6 orang juga bisa, sesuai kebutuhan dan memanfaatkan peralatan yang kita punya, cukup punya kamera video, seperti kamera DSLR, Mirrorles, Action cam, dan Android. Dan shooting nya itu hanya 1 hari, simple bukan? Shooting seharian, kamu sudah mempunyai karya yang tidak sama dengan orang lain. Dan itu merupakan suatu kebanggaan tersendiri.

behind the scene 3

Contoh nya kamu sedang melakukan trip ke suatu tempat, seperti gunung, pantai, ataupun tempat-tempat wisata lain nya, kamu bisa meng-improvisasikan pengalaman, kejadian, ataupun masalah yang terjadi dalam perjalanan, ataupun saat menikmati keindahan alam. Dan kamu juga berpeluang untuk membuat karya tentang keindahan alam yang ada di Indonesia, Semua memang terlihat mudah, Namun yang paling penting itu adalah pemahaman cerita secara mendalam, dan mempunyai  tim yang solid, serta mempunyai motivasi yang tinggi untuk keberhasilan bersama bukan individu. Dan kamu tidak perlu takut karena kurang mendapatkan apresiasi seperti film-film lain. Karena film adalah suatu karya seni setiap orang, yang tidak ternilai harga nya.

About Deco Bangun

suka kelayapan, ngga jauh beda kan dengan kamu ?

Check Also

7 Barang yang wajib kamu Miliki saat ingin menjadi Pendaki

Mulai menyukai aktivitas Pendakian ? atau kamu ingin menjadi seorang pendaki tapi bingung mesti gimana …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *