Home / Berita BPJ / Baksos ke Yayasan Panti Gangguan Kejiwaan Fajar Berseri

Baksos ke Yayasan Panti Gangguan Kejiwaan Fajar Berseri

Perwakilan temen2 BPJ yang menyerahkan Sumbangan

Berbuat baik bisa dilakukan pada siapa saja, tak tergantung tempat waktu ataupun jumlahnya. Seperti halnya yang dilakukan oleh temen-temen dari Backapcker Jakarta yang melakukan Baksos kepada salah satu Panti Yayasan Gangguan Kejiwaan (Gila) diYayasan Al Fajri atau Fajar Berseri Tambun Selatan Bekasi.

Perwakilan Panitia Hammock Care & Share

Baksos ini sebenarnya bagian dari acara Hammock Care & Share yang diadakan beberapa waktu yang lalu oleh BPJ di Loji Bogor. Sesuai namanya Hammock Care maka temen2 BPJ selain mengadakan acara sharing ilmu alam sambil hammockan juga mengumpulkan biaya untuk disumbangkan kepada Yayasan Fajar Berseri sebagai bagian dari bentuk keperdulian sosial.

Berfoto bersama didepan ruang pasien wanita

Mungkin bagi sebagain orang masih jarang melakukan bakti sosial kepada orang-orang yang mengalami Gangguan Kejiwaan. Biasanya baksos dilakukan kepada orang tidak mampu, rumah yatim piatu atau korban bencana alam. Yang menarik dari baksos kali ini adalah karena kita mengunjungi Yayasan yang sudah lebih dai 7 tahun berdiri ini dimana yayasan ini menampung orang-orang yang mengalami gangguan kejiwaan baik yang ditemukan dijalanan atau dititipkan oleh keluarga atau dari pemerintah.

Gerbang Ruang pasien wanita
Ruang pasien Wanita
Ruang Pasien Wanita

Sebenarnya agak sedikit aneh sih mengingat kita memiliki rumah sakit jiwa yang bisa menampung mereka. Hal lain diungkapkan oleh pengelola yayasan yakni Bapak Marsan. Ia mengatakan jika yayasan ini berdiri karena keprihatinan banyaknya orang yang mengalami gangguan kejiwaan berkeliaran dijalanan tanpa ada yang membantunya atau menolongnya atau jika ada keluarga yang anggotanya mengalami gangguan kejiwaan mereka cendrung mengurungnya karena keterbatasan biaya jika dibawa kerumah sakit jiwa. Bahkan pasienya banyak berasal dari luar bekasi atau jawa.Hal itulah yang menjadi alasan mengapa yayasan Mulia ini didirikan.

Ruang Pasien Pria

Kembali lagi soal Baksos BPJ, Penyerahan Bantuan yang terkumpul diserahkan seminggu setelah acara Hammock Care & share yakni hari Minggu Tanggal 5 Februari 2017. Berkesempatan untuk mengantarkan bantuan yang terkumpul yakni ada Bang emye, bang odi, bang arlan, bang thamrin, husna, mba yuyun, mb endang, mulya, kak ida Zuhri. Total Dana yang terkumpul adalah Rp 3.800.000 Alhamdulilah . Tak hanya bantuan dalam bentuk uang saja yang kami berikan namun juga ada pakaian layak pakai dan bantuan lainya.

Pak Marsan pengelola yayasan

Setelah berbincang-bincang dengan bapa kami diberikan kesempatan untuk langsung berinteraksi dengan pasienya dan masuk kedalam tempat mereka tinggal. Ada sedikit kelegaan sekaligus kesedihan melihat kondisi mereka. 2 tahun yang lalu saat BPJ berkunjung pertama kali mengadakan baksos kepanti ini kondisinya masih sangat memprihatinkan dimana ruang untuk wanita masih sangat tidak layak huni. Alhamdulilahnya saat ini berkat banyaknya orang yang perduli dengan keberadaan yayasan ini kini kondisi yayasan sudah jauh lebih layak dengan bangunan permanen. Namun masih banyak perbaikan sana sini dan pemebenahan bagian atap bangunan yang kadang masih sering bocor.

Saat melihat ruang pasien wanita
Ka husan bermain dengan salah satu penghuni

Diyayasan ini memang pasien pria dipisahkan dengan ruangan pasien wanita. Total jumlah pasien yang ada dipanti ini lebih dari 200 orang loh. Wow ! Memang mengejutkan banyak sekali pasien di yayasan yang cukup kecil ini. Jumlah pasien pria juah lebih banyak dibanding pasien wanitanya yakni mencapi 150 pasien. Mungkin itu yang menjadikan ruangan pasien pria lebih luas dibanding wanita.

Salah satu pasien Wanita

Menariknya lagi dari panti ini adalah semua paseinya dalam kondisi baik dan tidak mengganggu sesama pasien atau pihak yang berkunjung. Mereka cukup tenang dan susasa dipanti cukup kondusif meski dipenuhi dengan pasien2 yang mengalami gangguan kejiwaan. Jika kita bandingkan dengan rumah sakit jiwa yang cendrung masih tidak terkontrol meski diberi obat yayasan fajar berseri menurutku jauh lebih cepat pulihnya.

Berbincang dengan pengelola panti

Menurut pengelola yayasan bapak Marsan mengatakan bahwa banyak lulusan dari panti ini yang sudah sembuh dan menjadi karyawan atau membantu bapak Marsan menjaga dan merawat para pasien. Karena banyak anggota keluarg ayang tidak menerima mereka lagi juga ucapan terimakasih mereka karena sudah dirawat dan disembuhkan dipanti ini sehinga merek alebih memilih mengabdi dipanti ini dibanding kembali kemasyarakat umum. Nmaun tak sedikit juga yang sudah sembuh dan kembali menjalani hidup normal bersama keluarganya.

Pemerintah juga sering mengirimkan pasien kepanti ini. Mereka kadang hanya mengirimkan saja tanpa mau perduli soal mereka alias lepas tangan. Bahkan bantuan dari dinas sosialpun hanya Rp 3000 jatah untuk mereka perhari dan hanya bisa diambil 1 kali diakhir tahun dan bahkan hanya mampu menghidupi mereka 3 bulan saja jika dihitung sesuai kebutuhan mereka.

Ruang pengisian Daftar tamu

Sekedar informasi saja jika dalam sehari lebih dari 2 karung beras dihabiskan untuk konsusmsi semua pasien yang berjumlah 200 orang. Belum lagi pengurusnya, belum lagi kewajiban membayar pekerja karena mereka juga berkeluarga dan wajib memenuhi kebutuhan keluarganya makanya panti juga harus menggajinya walau gak banyak tapi cukup. Keprihatin juga muncul saat pasien melahirkan atau sakit yang harus dibawa kerumahs akit karena doketer atau perawat tidak mau datang kelokasi.

Beberapa foto saat penyembuhan dan perawatan pasien

Saat kami kesana ada 1 orang pasien yang sudah mengandung 6 bulan. Awalnya saat ditemukan ibu malang ini sudah mengandung dan berkeliaran dijalanan. Beruntung ibu ini ditemukan dan dibawa kepanti ini sehinggaa kandunganya terawat dan terjaga dengan baik. Banyak cerita menarik baik lucu atau menyedihkan yang diceritakan oleh bapak Marsan namun karena keterbatasan waktu kami akahirnya memutuskan untuk kembali kejakarta dikarenakan hari sudah mulai gelap.

Alamat Yayasan

Sekedar saran buat temen-temen yang ini berkunjung kepanti ini, saat ini yang mereka butuhkan adalah :

1. kebutuhan pokok makanan
2. Tikar atau kain untuk selimut karna mereka tidur tanpa alas apalagi kasur.
3. pakaian layak pakai berbagai ukuran dewasa
4. Uang tunai untuk memenuhi kebutuhan mereka
5. Beras untuk makanan sehari2
6. Lainya yang mampu kalian sumbangkan

Oh ya satu lagi, buat temen2 yang khsuusnya dari jurusan kesehatan mungkin lebih baik kalian mengadakan bakti atau PKL diyayasan ini. Mereka sangat membutuhkan bantuan medis untuk mengecek kondisi kesehatan pasien. Semua pasien disini benar2 mengandalkan bantuan dari para donatur karena mereka tidak memiliki donatur tetap sehingga menurut pak Marsan apapun yang kalian berikan akan kami terima dan sangat berterima kasih karan dukungan kalian memberi dukungan juga pada kita semua dan keberlangsungan panti.

Terimaksih yang sebesar-besarnya kepada temen2 BPJ yang sudah berpartisipasi dalam acara hammock care 7 share maupun yang sudah menyumbang donasi baik pakaian maupun uang untuk pihak yayasan, semoga amal ibadah kalian diterima sang pencipta.

Alamat Panti :
Jalan Kmapung Pulo Rt 04/037 Sumber Jaya kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi Jawa Barat.

Untuk informasi bisa langsung menghubungi Bapak Marsan : 0818811429

Video Suasana Panti simak disini :

 

Terimakasih
salam BPJ

About admin

Foto Profil dari admin
Komunitas Backpacker Jakarta adalah sebuah komunitas Travelling yang didirikan pada 5 April 2013 dan berpusat di Jakarta dan sekitaranya (Bogor, Tanggerang, Bekasi dan Depok. Instagram : @backpackerjakarta Twitter : @official_bpj Facebook : www.facebook.com/groups/backpackerjakarta Group Wa : 089507622003

Check Also

Selamat Pagi “Backpacker Jakarta ” di Jawapos TV

  Hay Guys.. Bingung ngetrip kemana saat bulan puasa ? Atau mau tau apa aja …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *